INTELIJEN INDONESIA » intel oh intel...... <br> Disclaimer Notice: All statements of fact, opinion, or analysis expressed in this blog are my own. This is not necessarily reflect any official or views of Indonesian Intelligence Agency or any other Indonesian Government entity, past or present. Nothing in the contents should be construed as asserting or implying Indonesian Government endorsement of an article's factual statements and interpretations.

Wednesday, April 23, 2014

Perhatikan Manuver Propaganda Media Singapura (Serial Belajar Propaganda)

Baru-baru ini, media Singapura dan Jakarta diramaikan pemberitaan tentang koleksi Jam Tangan mewah milik Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Mengapa menjadi ramai? Sepenting apakah berita tersebut?

Mari kita simak dari kacamata propaganda.
Read more »

Labels: , , , , ,


Read more!

Perubahan Intelijen Perang Dingin dan Paska Perang Dingin (Serial Belajar Intelijen)

Dalam artikel hari ini, saya hanya ingin sharing tentang catatan dari buku William J. Lahneman berjudul Keeping U.S. Intelligence Effective tentang pentingnya perubahan sikap dan skill intelijen yang harus berubah bila menginginkan intelijen tetap efektif. Meskipun buku tersebut lebih banyak berbicara tentang bagaimana intelijen AS menjadi lebih efektif dalam menghadapi dinamika ancaman terhadap kepentingan nasional AS, namun tidak ada salahnya jika kita dapat mempelajarinya juga.

Read more »

Labels: , , , ,


Read more!

Thursday, April 10, 2014

Selamat Kepada Bangsa Indonesia

Kebesaran hati bangsa Indonesia sekali lagi teruji melalui pesta demokrasi pemilu legislatif 2014. Berdasarkan quick count sudah tampak peringkat sementara hasil pemilu sbb:
  1. PDI-P
  2. GOLKAR
  3. GERINDRA
  4. PD
  5. PKB
  6. PAN
  7. PKS
  8. NASDEM
  9. PPP
  10. HANURA
  11. PBB
  12. PKPI
Read more »

Labels: , ,


Read more!

Tuesday, April 08, 2014

Menuju Indonesia yang Kuat, Adil, dan Makmur

Pernahkah kita sadari bersama bahwa tersimpan potensi positif yang sangat besar dari hiruk pikuk demokrasi, persaingan politik, kegaduhan berbagai kasus korupsi, protes masyarakat, geliat civil society, keseriusan reformasi birokrasi, perbaikan strategi pembangunan, penanganan masalah keamanan, dan berbagai dinamika dalam pemberitaan media? 

Meskipun dinamika yang gaduh tersebut sering membuat kita bingung dan pusing, namun demikianlah proses suatu kemajuan yang perlu kita lalui bila bangsa Indonesia ingin naik kelas menjadi negara yang kuat, adil dan makmur.

Mengapa demikian?
Read more »

Labels: , , , ,


Read more!

Monday, April 07, 2014

Koordinasi Intelijen Lemah?

Dua pernyataan yang bertolak belakang yakni dari BIN yang menyatakan kelompok teroris tiarap dan dari Polisi yang menyatakan ada ancaman dari kelompok teroris. Meskipun BIN tetap menyatakan perlu kewaspadaan khususnya terkait dengan wilayah yang rawan seperti Aceh, namun BIN tidak menyebutkan adanya ancaman dari kelompok Abu Bakar Ba'asyir (ABB) atau potensi ancaman di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebagaimana dinyatakan Polisi. 

Mengapa hal itu bisa terjadi?
Read more »

Labels: , , , , , ,


Read more!

Saturday, April 05, 2014

Tentang Pemberitaan Jokowi (Belajar memahami pembentukan opini)

Kepada seluruh sahabat Blog I-I yang rajin mengunjungi dan menyampaikan pendapatnya kepada Blog I-I, baik dalam bentuk komentar maupun diskusi via email, perlu saya sampaikan bahwa Blog I-I tidak berpolitik dalam pemilu 2014 sesuai netralitas intelijen dalam negara demokrasi manapun di seluruh dunia.

Terkait artikel Stanley Greenberg dan Indonesia dapat saya pastikan bahwa hal itu bukan dukungan kepada Jokowi. Namun demikian saya sangat memperhatikan pertanyaan tentang pemberitaan Jokowi yang luar biasa oleh sejumlah media sebagai mana ditanyakan saudara Lutfi Hakim. Selain itu saya sangat mengapresiasi pendapat kelompok study mahasiswa yang menilai artikel Blog I-I tersebut sebagai kontras dari propaganda TM2000.
Read more »

Labels: , , , , ,


Read more!

Selamat jalan sahabat

Dalam dua minggu ini saya sedang berduka dan senantiasa berdo'a untuk kepergian seorang sahabat legenda Intelijen Indonesia code name "Ketjeng." Mohon do'anya juga kepada sahabat Blog I-I.

Dunia intelijen kembali dirundung duka mendalam karena setelah ditinggal sahabat legenda intelijen pada tahun 2011, tahun ini kembali kehilangan legenda intelijen yang membangun dunia intelijen tanpa pamrih dalam kesederhanaan hidup. Biarlah para legenda tersebut tetap tidak dikenal masyarakat luas Indonesia, namun saya berharap generasi intelijen muda tetap meneruskan perjuangan dalam idealisme intelijen yang tertinggi, yakni mengawal perjalanan bangsa Indonesia mewujudkan cita-cita setinggi-tingginya. Saya hanya berharap suatu saat pengganti saya akan lahir dan mau mengambil tongkat estafet yang semakin rapuh di dunia intelijen mengingat kami tidak akan hidup selamanya.
Read more »

Labels: ,


Read more!

Wednesday, March 19, 2014

Tentang Pusdikintel

Sejumlah generasi muda Indonesia menanyakan tentang Pusdikintel kepada Blog I-I. Khususnya saudari Vitri (saya samarkan sedikit nama anda) yang sedang mencari tahu tentang hal ini perlu kiranya langsung merujuk kepada websitenya, silahkan klik Pusdikintel TNI AD. Secara singkat pusdikintel merupakan salah satu pusat pendidikan intelijen dibawah TNI Angkatan Darat yang mendidik, melatih dan mempersiapkan prajurit TNI di bidang intelijen. Dengan demikian Pusdikintel tidak berada dibawah Badan Intelijen Negara (BIN). Untuk lebih lengkapnya silahkan langsung mempelajarinya pada link Pusdikintel.


Catatan: untuk menghindari kesalahpahaman, Blog I-I bukanlah organisasi intelijen atau bagian dari lembaga pemerintah yang memiliki otoritas resmi untuk isu intelijen. Namun, berkat dukungan yang luas dapat memiliki jaringan informasi yang mungkin dapat bermanfaat dalam mendorong kiprah intelijen untuk kepentingan bangsa dan negara. Blog I-I juga tidak akan mengungkapkan hal-hal yang masih menjadi penyelidikan intelijen, polisi dan TNI, sehingga lebih tepat dilihat sebagai tempat pembelajaran publik yang penasaran dengan dunia intelijen dan ingin mengenalnya lebih dekat.

Labels:


Read more!

Jangan cepat percaya

Salah satu prinsip utama bagi seorang intel adalah tidak cepat percaya terhadap suatu informasi atau terhadap seseorang atau kelompok. Hal ini mungkin tampak sebagai suatu penyakit psikologis yang akan selalu meragukan informasi betapapun meyakinkan informasi tersebut. Namun hal ini sangat vital dalam memastikan dan menjamin bahwa suatu informasi adalah benar sebagai fakta yang tidak ditambah atau dikurang. Di era cyber dan kemajuan zaman, sungguh sangat sulit untuk memisahkan kebenaran dari kebohongan karena kemajuan cara berpikir manusia juga meningkatkan level pengelabuan yang bertujuan menyesatkan (desepsi) demi tercapainya suatu tujuan.
Read more »

Labels:


Read more!

Tuesday, March 18, 2014

Terorisme atas nama agama adalah strategi terburuk dalam sejarah Islam

Artikel ini khusus saya susun untuk seluruh umat Islam Indonesia untuk memahami akar persoalan terorisme yang kita hadapi bersama sejak berdirinya negara Republik Indonesia. Definisi terorisme yang paling sederhana adalah penggunaan kekerasan dan intimidasi untuk tujuan politik. Hal ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perang, namun tanpa aturan karena targetnya mencakup siapapun/apapun yang dianggap musuh.

Read more »

Labels: , ,


Read more!

Sunday, March 16, 2014

Hati-hati dengan Provokasi Radikalisme dari berita kematian Osama bin Laden

Artikel ini sangat penting bukan saja bagi saudara-saudara sebangsa setanah air Indonesia yang beraliran Islam garis keras, melainkan juga kepada seluruh umat Islam baik yang mengaku moderat maupun liberal sekalipun. Mengapa saya katakan penting? Hal ini terkait dengan masih adanya upaya-upaya dari kelompok tertentu yang secara sengaja ingin memelihara eksistensi ancaman Islam yang dilabelkan dengan terorisme. Siapakah kelompok tersebut? Tidak lain mereka yang secara terus-menerus memancing kemarahan, rasa tidak senang, rasa jijik, atau membangkitkan rasa permusuhan yang merupakan akar dari perang sejak zaman dahulu kala.

Read more »

Labels: , ,


Read more!

Saturday, March 15, 2014

Keputusan Megawati Memilih Jokowi sebagai Capres PDIP

Artikel ini hanya ingin meluruskan pandangan sebagian komunitas intelijen yang menuduh Blog I-I ikut terlibat dalam mendorong Ibu Megawati memilih Jokowi sebagai capres. Hal itu berdasarkan keputusan Ibu Megawati yang keluar dua hari setelah artikel Blog I-I tentang perkiraan pemilu 2014
Meskipun perkiraan Blog I-I hampir selalu tepat sesuai prinsip intelijen, namun sekali lagi perlu ditegaskan bahwa Blog I-I tidak berpolitik dan akan tetap bersikap netral dalam politik nasional Indonesia sesuai dengan prinsip dunia intelijen yang digagas Blog I-I sejak awal lahirnya Blog I-I.
Read more »

Labels: , , , , , ,


Read more!

Wednesday, March 12, 2014

Perkiraan pemilu 2014 dan perbandingannya dengan Pemilu 2009

Dengan hati penuh harap serta do'a, saya mendo'akan agar para caleg 2014 yang sebagian besar merupakan muka lama dapat berubah menjadi lebih baik sebagai manusia, sebagai pemimpin, sebagai wakil rakyat nantinya untuk perbaikan bangsa dan negara Indonesia. Saya berdo'a bahwa meskipun kita akan melihat mayoritas muka lama di DPR RI, kita akan mengharapkan adanya kesadaran untuk perubahan demi kemajuan bangsa Indonesia. Sedangkan bagi segelintir muka baru caleg 2014, semoga semangat baru melandasi langkah berpolitik yang bersih dan sungguh-sungguh untuk memajukan Indonesia.

Berikut ini, Blog I-I menyampaikan perkiraan keadaan pemilu 2014 dibandingkan dengan pemilu 2009.
Read more »

Labels:


Read more!

Monday, March 10, 2014

Dunia bukan segalanya

Setelah artikel mempersiapkan kematian, saya ingin menambahkan dengan artikel singkat bahwa bagi seorang intel sejati, dunia bukanlah segalanya. Mengapa intel menjadi cenderung filosofis dan bagaikan membangun suatu sandaran yang kokoh dalam menjalankan hidupnya. Hal ini tidak terlepas dari dosa dan noda dunia intelijen yang sulit dibersihkan manakala kita menekuninya. 

Read more »

Labels:


Read more!

Sunday, March 09, 2014

Mempersiapkan Kematian

Salah satu prinsip dasar seorang intel yang jarang diungkapkan adalah kesiapannya untuk mati demi bangsa dan negaranya. Coba baca kembali artikel lama saya seperti mati tidak dicari, atau diary senopati wirang, dan eksistensi tanpa nama. Dalam artikel-artikel tersebut telah saya ungkapkan betapa ketiadaan dan persiapan untuk menghadapi kematian menjadi bagian dari seorang intel. Kematian disini tidak selalu identik dengan berakhirnya kehidupan kita di dunia, melainkan juga termasuk pengunduran diri dari dunia intelijen atau pengakhiran kiprah seorang intel. Pada dasarnya seorang intel tidak untuk dikenal dan tidak memiliki popularitas, tidak eksis namun aktif melakukan berbagai kegiatan rahasia ataupun kegiatan yang diselimuti cover sehingga tujuan aslinya tidak tampak.
Read more »

Labels:


Read more!

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters

Online Users
Tweet



Facebook Google Digg Reddit Pinterest StumbleUpon Email