Thursday, September 30, 2010
Selamat Pagi Indonesia
Selamat pagi Indonesia Raya, sekian lama saya merenungi perdebatan sejumlah sahabat Blog I-I, dari yang serius sampai yang santai dengan semangat keIndonesiaan yang demokratis.
Mohon maaf lahir bathin karena saya melewatkan kesempatan Idul Fitri kemarin dulu untuk menyampaikan permohonan maaf dari lubuk hati yang terluka menyaksikan perjalanan bangsa yang tertatih-tatih dalam konflik, kemiskinan dan keterpurukan moral.
Mohon maaf kepada seluruh sahabat Blog I-I yang bertanya-tanya kemana gerangan saya, sekaligus sebagai jawaban bahwa saya masih benafas dan masih yang dulu dengan segala gundah di dalam hati yang tercurah dalam tulisan demi tulisan yang telah dianggap mengganggu.
Mohon maaf kepada bangsa Indonesia yang dengan sangat berat hati saya hanya bisa menulis di dunia maya tanpa kesanggupan atau kekuatan untuk mewujud dalam gerakan sosial, ekonomi dan politik yang membawa perubahan nyata. Tanpa aksi dan hanya bisa bicara dalam tulisan demi tulisan.
Mohon maaf pula karena tulisan saya belum tentu dapat menjawab tantangan kita bersama dalam mewujudkan Indonesia Raya yang kuat dan mampu mensejahterakan seluruh rakyat.
Mohon maaf kepada segenap insan intelijen sipil dan militer yang mungkin tersinggung atau menjadi tidak nyaman dengan keberadaan Blog I-I.
Semoga dalam kekuatan do'a kita segenap elemen bangsa yang aktif membangun di berbagai bidang, kita akan mampu mewujudkan impian kita bersama.
Salam hormat,
SW
Mohon maaf lahir bathin karena saya melewatkan kesempatan Idul Fitri kemarin dulu untuk menyampaikan permohonan maaf dari lubuk hati yang terluka menyaksikan perjalanan bangsa yang tertatih-tatih dalam konflik, kemiskinan dan keterpurukan moral.
Mohon maaf kepada seluruh sahabat Blog I-I yang bertanya-tanya kemana gerangan saya, sekaligus sebagai jawaban bahwa saya masih benafas dan masih yang dulu dengan segala gundah di dalam hati yang tercurah dalam tulisan demi tulisan yang telah dianggap mengganggu.
Mohon maaf kepada bangsa Indonesia yang dengan sangat berat hati saya hanya bisa menulis di dunia maya tanpa kesanggupan atau kekuatan untuk mewujud dalam gerakan sosial, ekonomi dan politik yang membawa perubahan nyata. Tanpa aksi dan hanya bisa bicara dalam tulisan demi tulisan.
Mohon maaf pula karena tulisan saya belum tentu dapat menjawab tantangan kita bersama dalam mewujudkan Indonesia Raya yang kuat dan mampu mensejahterakan seluruh rakyat.
Mohon maaf kepada segenap insan intelijen sipil dan militer yang mungkin tersinggung atau menjadi tidak nyaman dengan keberadaan Blog I-I.
Semoga dalam kekuatan do'a kita segenap elemen bangsa yang aktif membangun di berbagai bidang, kita akan mampu mewujudkan impian kita bersama.
Salam hormat,
SW
Labels: Indonesia
Comments:
Links to this post:
<< Home
mudah2an kami mendapatkan pencerahan kembali, mengingat kondisi akhir2 ini cukup menegangkan...
saatnya membaca kan ??
saatnya membaca kan ??
Semoga Indonesia semakin jaya, tidak ada permusuhan dan perselisihan, dan semoga aparat penegak hukum dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Tetap semangat buat para penegak hukum di Indonesia.
Ada yang perlu saya tambahkan Mas...! tentang Masalah Fasisme Religius sangat efektif untuk dekade di bawah tahun 2000 semenjak peristiwa BOM BALI itu bagaikan membangunkan MACAn TIDUr yaitu para TAREKAT atu sekte 2 aliran rahasia yang menaungi 5 agama di indonesia ( dengan kata lain bahkan menganggap mereka hanyalah aliran kepercaayn) karena bagaimanapun juga merekalah yang membangun Pondasi Negara Indonesia bahkan yang mengarahkan dasar2 dan lambang2 negara dan merekalah yang membantu membentuk NEGARA KESATUAN RI ini lah JARINGAN RAHASIA PENGAMAN DARI FASISME RELIGIUS dan setelah tahun 1997 gerakan fasisme mulai menancapkan akar2 Doktrinasi dengan memasuki calon2 intelektual di ranah kampus terutama yang cemerlang di bidang akademik dengan metodologi pendekatan Religius namun gerakan ini di manfaatkan oleh beberapa kalangan Politikus yang mengerti tentang kekuatan Bawah tanah Fasisme Religius di indonesia yang telah terkoneksi dengan jaringan Internasional dengan doktrinasi pendirian negara Religi Dunia di butuhkan ketegasan pemerintah untuk menekan dan mengendalikan mereka agar kekuatan seperti ini tidak terlalu VOKAL dan mengganggu ketertiban dan aturan hukum yang berlaku di NKRI dan kekuatan Jaringan pengaman fasisme ini sudah mengakar rumput di indonesia sayangnya kurang adanya Perhatian dan pembinaan dari negara sehingga semenjak dari sebelum berdirinya negara NKRI sampai sekarangpun mereka hanyalah bertugas menjaga kestabilan fasisme religius dan mereka tidak pernah terendus oleh Media massa karena keberadaan mereka yang LOW profile dengan segudang kemampuan termasuk kemampuan pertahan , militer, intelijen ( ilmu klasik yang di tururunkan secara turun temurun) bahkan beberapa dari mereka sebenarnya mampu untuk mendapatkan Uang,politik dan kekuasaan dengan kemampuan mereka tetapi mereka ini cenderung tertutup pada kemampuan yang mereka miliki dan jika mereka punya kemampuan strategi MODERN ini adalah ASSET negara yang perlu di selamatkan karena jaringan mereka dan DOKTRINASI pada jaringan ini sudah mengkultur bagaikan tali memutar yang saling terhubung ke seluruh indonesia
Post a Comment
Links to this post:
<< Home
