INTELIJEN INDONESIA » intel oh intel...... <br> Disclaimer Notice: All statements of fact, opinion, or analysis expressed in this blog are my own. This is not necessarily reflect any official or views of Indonesian Intelligence Agency or any other Indonesian Government entity, past or present. Nothing in the contents should be construed as asserting or implying Indonesian Government endorsement of an article's factual statements and interpretations.

Wednesday, May 24, 2017

Antara Manchester Arena dan Kampung Melayu: Bahaya Radikalisme dan Terorisme

Senin 22 Mei 2017 serangan bom bunuh diri terjadi di Manchester Arena tempat dimana Ariana Grande beraksi dalam konser musiknya. Korban tewas mencapai 22 orang dan sekitar 120 orang luka-luka, tidak lama kemudian polisi Inggris melakukan serangkaian penangkapan terhadap orang-orang yang diduga tahu atau merupakan bagian dari jaringan teroris (baca: Manchester Evening News). Rabu 24 Mei 2017 serangan bom bunuh terjadi di kawasan terminal Kampung Melayu yang menewaskan 5 orang yakni 3 orang polisi dan 2 orang terduga pelaku bom bunuh diri serta belasan orang luka-luka (baca: BBC Indonesia).

Pelajaran apa yang dapat kita ambil dari dua peristiwa yang berjauhan lokasinya namun berdekatan waktu serangannya serta kesamaan modus bom bunuh diri tersebut?
Read more »

Labels: , , , , , , , ,


Read more!

Monday, May 22, 2017

Selamat Ulang Tahun BIN ke-71

71 tahun bukan usia yang muda 
71 tahun berkarya di bidang intelijen
71 tahun antara ada dan tiada
71 tahun senyap kerja intelijen

Lebih banyak caci maki dari pada pujian kepada intelijen
Lebih banyak curiga dari pada penghargaan terhadap intelijen
Namun semakin banyak harapan di pundak intelijen
Walau sedikit yang mengerti kesulitan intelijen

71 tahun beroperasi jaga kedaulatan negara bela rakyat
71 tahun menganalisa ancaman cegah marabahaya
71 tahun berbenah diri penuhi harapan rakyat
71 tahun terus berkarya hilangkan bahaya

Tidak dikenal bukan berarti tidak ada
Meski ada hal itu belum tentu wujudnya
Intelijen dimanakah engkau berada
Dicintai walau tiada jelas apa wujudnya

Intel berhasil rakyat merasa biasa
Intel gagal bencana segera terasa
Intel giat bekerja adalah biasa
Intel tidur rakyat binasa  


Dirgahayu Badan Intelijen Negara ke-71 (7 Mei 2017)
Semoga tercapai Intelijen yang Profesional Obyektif dan Berintegritas
Salam Intelijen
Velox et Exactus

Komunitas Blog Intelijen Indonesia
Dharma Bhakti

Labels: , , ,


Read more!

Benarkah BIN Anti Islam?

Kontroversi Surat Edaran BIN (sumber dari Internet)

Tidak lama setelah BIN mengembangkan propaganda dukungan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), BIN kembali menjadi sorotan berita karena bocornya Surat Edaran Larangan Berjenggot dan Memakai Celana Cingkrang bagi pegawai BIN yang kemudian diklarifikasi dua kali yakni pertama oleh Deputi Komunikasi dan Informasi BIN yang membenarkan SE larangan berjenggot dan kedua oleh Sestama BIN yang membantah SE larangan berjenggot tersebut.

Sungguh aneh bin ajaib, bagi organisasi intelijen yang akan memasuki usia ke 71 tahun bahwa kebocoran informasi telah berulangkali terjadi. Meskipun Blog I-I selalu memperoleh kebocoran-kebocoran tersebut, namun demi menjaga kehormatan BIN, Blog I-I hanya mengangkat kebocoran yang telah menjadi pembicaraan publik di media massa sebagaimana larangan berjenggot tersebut. Sengaja Blog I-I mengangkat artikel ini setelah perdebatan di media mereda sebagai bahan pelajaran semata.
Read more »

Labels: , , ,


Read more!

Monday, May 15, 2017

Tentang WannaCry Ransomware



Terkait serangan cyber WannaCry Ransomware yang menimpa sekitar 150 negara, pertama-tama Blog I-I menyampaikan apresiasi yang tinggi dan mendukung penjelasan Kepala BIN tentang serangan tersebut. Baik tentang perlunya peningkatan kemampuan sistem pengamanan informasi, tentang melemahkan negara, maupun berbagai analisa terkait kasus tersebut lainnya (baca: Kepala BIN soal Serangan Ransomware WannaCry, Imbauan BIN soal Serangan Ransomware, dan berbagai pemberitaan terkait lainnya).

Read more »

Labels: , , , ,


Read more!

Saturday, May 13, 2017

Memecah Belah Persatuan Indonesia: Sebuah Skenario Jahat



Strategi Divide et Impera - Divide and Rule - Divide and Conquer yang konon pertama kali dikembangkan oleh Philip dari Macedonia sangat sukses diterapkan oleh Kerajaan Hindia Belanda ketika menaklukan kerajaan-kerajaan di Nusantara yang sekarang bersatu menjadi Republik Indonesia. Banyak perdebatan tentang berapa lama sesungguhnya kekuatan politik dan sosial di seluruh Kepulauan Nusantara berada didalam genggaman Belanda, rakyat Nusantara diperas, dieksploitasi, diperkosa, dibunuhi, dan hidup dalam kehinaan, kemiskinan dan dibayangi kematian dari hari ke hari. Artikel hari ini mencoba melihat kembali bagaimana sebuah strategi memecah-belah konsentrasi kekuatan yang besar Nusantara ke dalam kekuatan-kekuatan kecil yang lebih mudah dkendalikan/dikontrol penjajah tersebut sangat mungkin untuk terjadi kembali di bumi tercinta Indonesia.
Read more »

Labels: , , , , , , ,


Read more!

Thursday, May 11, 2017

Belajar intelijen: Berita Bohong (Fake News)



(Sumber ilustrasi dari search di google image)


Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini anda semua akan mudah mendapatkan bahan pelajaran intelijen yang di masa lalu sangat rahasia dan hampir tidak mungkin diakses atau dipelajari masyarakat umum. Salah satu teknik intelijen kuno yang saat ini marak terjadi di Indonesia adalah penyebaran berita bohong atau fake news atau hoax yang cukup merepotkan bukan saja aparat keamanan dan negara, namun juga meresahkan masyarakat karena menciptakan kebingungan dan mengiring masyarakat untuk berpikir atau berprasangka secara keliru terhadap suatu keadaan, terhadap suatu masalah ataupun terhadap seseorang atau kelompok orang.


Artikel ini semoga dapat membuka mata dan telinga kita semua warga bangsa Indonesia utuk senantiasa waspada terhadap berbagai bentuk berita bohong yang dapat menyebabkan kita berkonflik, terpecah-belah atau berada dalam keadaan yang tidak nyaman. Sumber analisa ini adalah pelatihan khusus CIA yang pernah kami terima puluhan tahun silam.
Read more »

Labels: , , , , , ,


Read more!

Wednesday, May 10, 2017

BIN Celometan? Blog I-I Celometan?

Ketika saya dan beberapa jaring Blog I-I masih menjadi kadet calon agen puluhan tahun silam, ada satu prinsip dasar intelijen yang selalu diingatkan oleh instruktur guru intel yakni "jangan celometan" atau banyak bicara tentang pekerjaan, identitas, maupun tentang posisi/sikap tentang suatu dinamika sosial maupun politik. Kemudian hal itu juga kami terima dari pelatihan dengan CIA dan Mossad, dimana prinsip need to know adalah kunci sukses sebuah operasi. Yakni dengan memahami sensitivitas dan dampak dari suatu informasi yang diketahui oleh banyak orang. Bahkan untuk propaganda penciptaan opini yang memerlukan penyampaian informasi secara tepat dan efektif, intel tidak pernah melakukan propaganda atas namanya sendiri apalagi atas nama lembaga intel.
Read more »

Labels: , , , ,


Read more!

Monday, May 08, 2017

Info singkat tentang darimana saja pengunjung Blog I-I

Memenuhi rasa penasaran sejumlah pembaca Blog I-I yang ingin mengetahui darimana saja pengunjung dan pembaca setia Blog I-I, daftar berikut ini dapat memperlihatkan urutan lokasi pengunjung Blog I-I dari yang terbanyak sampai peringkat ke 10. Mohon ma'af untuk statistik detail sejak awal Blog I-I lahir tidak ada karena fasilitas counter blogger pakai yang gratis dan hit counter pengunjung juga gratisan dengan kapasitas yang sangat sedikit dibandingkan dengan jutaan pengunjung Blog I-I.
  1. United States
  2. Indonesia
  3. Singapore
  4. Germany
  5. Malaysia
  6. France
  7. Netherlands
  8. Russia
  9. South Korea
  10. India 
Sebelum Pemerintahan Jokowi-JK memblokir Blog I-I, kunjungan terbesar adalah dari Indonesia, sedangkan AS nomor dua dan selanjutnya diikuti oleh Singapura dst. Biasanya Blog I-I juga banyak dikunjungi dari negara-negara dimana banyak warga Indonesia karena wajar Blog I-I menggunakan bahasa Indonesia. Ketika Blog I-I mengangkat isu Palestina dan Israel, maka kunjungan dari Israel juga meningkat pesat mencapai 5 besar. Artinya Blog I-I disadari atau tidak menjadi bacaan rutin pihak asing yang berkepentingan terhadap Indonesia. Semoga langkah Blog I-I tidak keliru dan mohon kepada jaringan, sahabat dan pembaca setia Blog I-I untuk tidak bosan-bosanya memberikan peringatan bila Blog I-I kebablasan.

Labels: , ,


Read more!

Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)


Sebuah kebijakan anti-demokrasi yakni memberangus kebebasan berkumpul, berorganisasi, dan bependapat akhirnya ditempuh Pemerintahan Jokowi. Korban pertama adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebuah ormas Islam yang masuk ke Indonesia pada tahun 1980-an dengan merintis dakwah di kampus-kampus besar di seluruh Indonesia. Dalam perkembangannya pada era 1990-an ide-ide dakwah Hizbut Tahrir tersebut merambah ke masyarakat, melalui berbagai aktivitas dakwah di masjid, perkantoran, perusahaan, dan perumahan (sumber: HTI). HTI yang terdaftar di KemenkumHAM dengan status sebagai badan hukum “perkumpulan” NO: AHU-00282.60.10.2014 merupakan korban dari kegeraman politik karena kekalahan partai politik penguasa yang menjadi sangat khawatir dengan pilpres 2019 yang telah diramalkan Blog I-I akan menjadi sejarah kekelahan telak Presiden jokowi bila maju lagi.

Read more »

Labels: , , , , , , , , , ,


Read more!

Thursday, April 27, 2017

Tentang Propaganda Intoleransi


(sumber ilustrasi: jaminology.com)

Pada 2 Februari 2017, Blog I-I mempublikasikan artikel berjudul Dinamika Toleransi dan Politik Radikal di Indonesia yang telah sedikit membahas masalah intoleransi yang oleh sebagian kalangan dikembangkan untuk menekan kebebasan berpendapat berdasarkan keyakinan agama, khususnya agama Islam. Ketika pada 11 Oktober 2016 Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa yang merupakan pendapat dan sikap keagamaan tentang pernyataan Sdr. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, maka serta merta tuduhan keji ditujukan kepada MUI dengan berbagai nada yang  mendiskreditkan, salah satunya adalah tuduhan mengembangkan intoleransi dan berpotensi meningkatkan intoleransi umat Islam. Padahal pendapat dan sikap keagamaan dasarnya adalah Al Quran, Hadist, dan pendapat para ulama yang merupakan ahlinya dalam bidang agama, artinya jauh dari persoalan politik apalagi niatan bersikap intoleran.
Read more »

Labels: , , , , , , ,


Read more!

Tuesday, April 25, 2017

Penghinaan Baru dan Arogansi Pledoi Ahok

Sejak awal kasus penistaan agama menimpa Ahok, Blog I-I menantikan munculnya kesadaran pada diri Ahok untuk memahami pentingnya kerendahan hati dan sikap yang saling menghargai sesama anak bangsa Indonesia, serta yang tidak kalah pentingnya adalah rasa terima kasih kepada pemerintah Jokowi yang telah membelanya habis-habisan sampai Jaksa Penuntut Umum harus menuliskan tuntutan yang sangat ringan. Namun hal itu tak kunjung mewujud bahkan sampai penyampaian pledoi Ahok justru semakin menegaskan betapa angkuhnya Ahok dalam merendahkan umat Islam Indonesia. Berikut ini analisa Blog I-I terhadap pledoi Ahok.

Mohon ma'af sebelumnya, analisa Blog I-I ini tidak dimaksudkan untuk memojokkan Ahok, melainkan lebih sebagai bahan pembelajaran memahami dinamika kasus penistaan agama yang sangat sederhana namun menjadi melebar kemana-mana dan telah melahirkan potensi konflik, revolusi dan kebencian antar sesama anak bangsa. Kepada Ahok, kepada kelompok anti Ahok, dan kepada kelompok pro Ahok, dan kepada pemerintah dan intelijen resmi, bacalah secara teliti seluruh analisa Blog I-I tanpa dipotong-potong.

Read more »

Labels: , , , , ,


Read more!

Sunday, April 23, 2017

Klarifikasi Soleman Ponto tentang Propaganda Allan Nairn


 
Allan Nairn dan Soleman Ponto

Old soldiers never die, intelligence never retire, hari ini Blog I-I menerima informasi dari jaring Blog I-I yang dekat dengan mantan Kepala BAIS, Laksda TNI AL (Purn) Soleman B. Ponto yang merupakan klarifikasi sahabat Ponto tentang propaganda ngarang bebas dari Allan Nairn. Untuk lebih jelasnya silahkan baca sumber berita yang telah mempublikasi penjelasan sahabat Ponto berikut ini: Twitter Soleman B Ponto, Klarifikasi Soleman Ponto dan Penjelasan Soleman Ponto. Sebagai media untuk belajar tentang hal-hal strategis dan intelijen, Blog I-I ingin memaparkan bagaimana Allan Nairn melakukan pemelintiran informasi melengkapi artikel sebelumnya Tentang Propaganda Allan Nairn. Mari kita simak dan pelajari bersama!


Read more »

Labels: , , , , , , , , , , ,


Read more!

Saturday, April 22, 2017

Tentang Propaganda Allan Nairn

Beberapa analis strategis TNI dan sejumlah jaringan Blog I-I menyampaikan pentingnya pengungkapan latar belakang propaganda-propaganda yang dikendalikan oleh Allan Nairn tentang Indonesia. Sesungguhnya agak sulit dan cukup kompleks dalam menjabarkan suatu propaganda dari akarnya hingga target tujuan yang sesungguhnya. Karena di dalam propaganda yang baik akan mengandung pesan propaganda lain yang bersifat multidimensi. Namun ketika anda telah paham betul tentang teknik-teknik propaganda dan juga sangat mengerti tentang emosi dasar manusia serta berbagai pola reaksi umum dari masyarakat, maka membedah suatu propaganda tidaklah sulit. Namun demikian, harus tetap diingat bahwa ketelitian dan keahlian dalam memaknai kata dan kalimat menjadi sangat penting dan merupakan kunci dari ketahanan seseorang, bangsa dan negara terhadap gelombang propaganda. Sebagai contoh perhatian pola kalimat yang digunakan Blog I-I dalam menjelaskan propaganda intoleransi Pemerintahan Jokowi-JK pada artikel-artikel sebelumnya. Singkatnya meskipun propaganda intoleransi sangat penting untuk masyarakat yang multikultural, namun karena tekniknya sangat buruk dan tujuannya untuk membela Ahok, maka nilai propaganda tersebut menjadi sangat rusak pula.

Read more »

Labels: , , , , , , , , , , ,


Read more!

Wednesday, April 19, 2017

Pilkada DKI Jakarta: Sebuah Perang Intelijen


Sumber SwaraSenayan

Sebelum mengucapkan selamat kepada pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang baru, Blog I-I ingin mengucapkan selamat kepada komunitas intelijen resmi Indonesia, kepada Polri, dan TNI yang telah melaksanakan tugas dengan baik mengamankan proses pemungutan suara di berbagai TPS yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Blog I-I juga ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jaring dan sahabat Blog I-I yang selama ini memberikan masukan analisa baik secara logika akademis maupun ilmu kewaskitaan tingkat tinggi yang sekali lagi membuktikan ketepatan ramalan Blog I-I bahkan jauh sebelum para pollster mengumumkan hasil surveinya. Tentu saja Blog I-I juga menyampaikan selamat kepada paslon Anies/Sandi atas keberhasilan menjadi gubernur dan wakil gubernur yang baru, serta berpesan: tepatilah janji-janji anda, jadilah gubernur dan wakil gubernur untuk seluruh warga Jakarta; jadilah pemimpin yang amanah, profesional, tegas; dan wujudkanlah harapan masyarakat Jakarta. Perlu dicatat: meskipun sejumlah artikel Blog I-I dapat diterjemahkan secara keliru sebagai dukungan politik kepada salah satu paslon, semua yang Blog I-I sampaikan adalah tetap berada diatas sikap dasar intelijen NETRAL dalam kompetisi politik di tanah air tercinta Republik Indonesia.
Read more »

Labels: , , , , , , , ,


Read more!

Saturday, April 15, 2017

Apa Kabar Badan Intelijen Negara?

Kesalahpahaman yang terjadi antara komunitas Blog I-I dan Pimpinan BIN seharusnya sudah selesai setelah akhirnya Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan berhasil membersihkan jajaran pimpinan BIN dari penyakit-penyakit berbahaya berupa tindak sewenang-wenang, kekerasan dan perilaku korup pada Januari yang lalu. blog I-I telah secara terbuka menyampaikan permohonan ma'af yang tulus baik kepada pimpinan BIN maupun kepada seluruh anggota BIN yang terkena dampak dari kesalahpahaman tersebut (baca: Permohonan Maaf Kepada Kepala BIN dan Permohonan Ma'af Kepada Anggota BIN). Tekait kesalahpahaman tersebut, apa-apa yang tersirat dalam tulisan Blog I-I hanya dapat dipahami oleh anggota intelijen dan komunitas intelijen yang terkait, sementara publik tidak akan pernah paham apa yang sesungguhnya terjadi.
Read more »

Labels: , , ,


Read more!

Friday, April 14, 2017

Apa Kabar Jakarta?

Sebulan lebih Blog I-I tidak mempublikasikan berbagi analisa, pengalaman, dan wawasan kepada pembaca setia sahabat Blog I-I yang baik hati. Tidak disangka-sangka ratusan email menyapa, bertanya-tanya, dan memberikan dukungan moril agar Blog I-I tetap eksis. Terima kasih.....terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh sahabat Blog I-I yang tetap bersemangat menyebarkan kebaikan untuk Indonesia Raya. Marilah kita semua tetap menjaga semangat KeIndonesiaan yang telah teruji jalan panjang sejarah perjuangan bangsa dari berbagai etnis suku bangsa yang memiliki kesamaan cita-cita dari dari awalnya berupa kemerdekaan dan kemudian kemerdekaan itu kita isi dengan kesejahteraan dan keadilan yang merata di seluruh tanah tercinta Indonesia Raya.


Read more »

Labels: , , , , , , , , ,


Read more!

Friday, February 17, 2017

Kisah Pembunuhan Kim Jong-nam: Operasi Intelijen Korut?

Disclaimer: All photos in this Blog is taken from the internet from many different sources and the copyright belongs to the photographers, news agencies, and authorities of Kuala Luampur International Airport for the CCTV captions.

Hasil penyelidikan sementara Kepolisian Malaysia menyimpulkan ada 6 orang yang terlibat melakukan pembunuhan "bermotif politik" terhadap Kim Jong-nam yang juga kakak tiri dari pemimpin Korea Utara saat ini Kim Jong-un.

Kim Jong-nam adalah anak tertua dari Kim Jong-il dari wanita bernama Song Hye-rim lahir pada tahun 1971sedangkan Kim Jong-un lahir pada tahun 1984 dari wanita bernama Ko Yong-hui.

Kim Jong-nam (kiri) dan Kim Jong-un (kanan berjas)
Read more »

Labels: , , , , , , , , , , , ,


Read more!

Thursday, February 16, 2017

Tentang Hacking KPU Jakarta : Penting dibaca dan dipahami !

Puluhan email dan pesan singkat masuk ke jaringan Blog I-I menanyakan tentang terjadinya hacking terhadap jaringan sistem informasi KPU. Terutama hal itu dikaitkan dengan peristiwa down yang selama beberapa saat meninggalkan pesan seperti berikut ini:

https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/dki_jakarta

Pesan Internal Error 500 tersebut sebenarnya bukan hanya menimpa pada bagian hasil pemilu DKI Jakarta pada website https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil namun juga menimpa bagian hasil pilkada propinsi, kota, dan kabupaten lain di Indonesia. 
Read more »

Labels: , , , , ,


Read more!

Wednesday, February 15, 2017

Ahok/Djarot VS Anies/Sandi

Sebelum memulai artikel ini, izinkan kami seluruh jaringan Blog I-I mengucapkan selamat kepada Tim Operasi Intelijen memenangkan Ahok/Djarot yang telah berhasil memulihkan elektabilitas Ahok/Djarot melalui berbagai operasi yang secara meyakinkan memojokkan seluruh lawan-lawan politik Ahok termasuk lawan-lawan politik Presiden Jokowi. Ingat ! Kami selalu mengawasi !

Sejalan dengan analisa Blog I-I dalam artikel Kode Sandi: Old Town Operation bahwa calon gubernur terdakwa penista agama Islam, Ahok telah mengalami pemulihan elektabilitas berkat operasi intelijen yang massif menyasar kepada lawan-lawan politik Ahok. Tepat sebagaimana digambarkan dalam artikel tersebut peluang Ahok untuk kalah atau menang menjadi 50%, artinya memasuki putaran kedua pilkada DKI persaingan paslon Ahok/Djarot VS Anies/Sandi benar-benar ketat dengan perkiraan awal 50-50. Sebagai mana tercermin dari hasil perhitungan cepat yang akan terkonfirmasi dengan perhitungan KPUD DKI Jakarta secara resmi nanti, tampak bahwa perolehan suara paslon Ahok/Djarot dan Anies Sandi hanya selisih antara 1 s/d 3% sementara paslon Agus/Sylvi tertinggal jauh lebih dari 20%,

Apakah Blog I-I masih meramalkan kekalahan Ahok? jawabnya IYA
Read more »

Labels: , , , , , , , ,


Read more!

Friday, February 10, 2017

Kode Sandi: Old Town Operation

Sehubungan dengan tidak adanya komunikasi resmi dari Intelijen Negara yang melarang pengungkapan operasi intelijen mendukung Ahok, jaringan Blog I-I yang masih diblokir rezim Jokowi merasa perlu mengungkapkan kepada publik tentang beragam operasi inteljen dalam Pilkada DKI Jakarta yang jelas-jelas telah melukai keadilan dalam pesta demokrasi di Jakarta. Hal ini juga berdasarkan permintaan sejumlah politisi nasional yang menginginkan demokrasi di Indonesia bersih dari segala bentuk operasi intelijen atau keterlibatan praktek-praktek intelijen profesional. Artikel ini juga dipublikasikan sebelum masuknya masa tenang Pilkada Jakarta sehingga tidak mengganggu ketenangan masyarakat Jakarta dalam menentukan pilihannya.

Artikel ini bukan hoax atau fitnah namun tidak dapat diungkapkan secara utuh guna menghindari terjadinya kegaduhan politik nasional yang berpotensi menjungkalkan Presiden Jokowi sebelum waktunya. Guna menjaga kehormatan berbagai pihak yang menyelenggarakan operasi intelijen, maka artikel ini hanyalah satu contoh dari beragam operasi intelijen yang terjadi pada periode 2016-2017. Tujuan pengungkapan ini hanya sebagai peringatan kepada pelaku, bahwa jaringan Blog I-I terus mengawasi siapapun yang menyalahgunakan kegiatan intelijen untuk kepentingan sempit kelompok.
Read more »

Labels:


Read more!

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank