INTELIJEN INDONESIA » intel oh intel...... <br> Disclaimer Notice: All statements of fact, opinion, or analysis expressed in this blog are my own. This is not necessarily reflect any official or views of Indonesian Intelligence Agency or any other Indonesian Government entity, past or present. Nothing in the contents should be construed as asserting or implying Indonesian Government endorsement of an article's factual statements and interpretations.

Saturday, November 26, 2016

Waspada Ancaman Teror Desember 2016 dan Tahun Baru 2017

Dalam artikel Politik, Agama, dan Intelijen, Blog I-I pada poin ke 2 analisa dalam artikel tersebut mengungkapkan adanya kehadiran kelompok Islam Garis Keras dalam demonstrasi 4 November 2016, dimana kelompok tersebut baik yang berafiliasi kepada jaringan pecahan JI maupun yang telah berbaiat kepada ISIS tidak tampak menciptakan kerusuhan. Kapolri Tito Karnavian juga telah menyampaikan hasil moniotring Polisi tentang Kelompok Garis Keras yang ikut menumpang demonstrasi 4 November 2016. Namun baru pada 26 November 2016, Polri mengumumkan telah menangkap 9 anggota ISIS yang mendompleng dan membuat teror terkait demontrasi 4 November lalu. Setelah mengungkapkan masalah "makar," sekarang Polri juga telah mengambil langkah penangkapan "anggota ISIS". Diantara "anggota ISIS" yang ditangkap tersebut bernama Saulihun Alias Abu Musaibah, Alwandi Alias Aseng, Wahyu Widada, Ibnu Aji Maulana, Reno Suharsono Alias Alex, Dimas Adi Syahputra, Fuad Alias Abu Ibrahim, dan Agus Setiawan.  Polri melalui Kadiv Humas Boy Rafli Amar menegaskan bahwa Polisi tidak menemukan adanya kaitan antara sembilan anggota ISIS tersebut dengan para pemimpin massa Aksi Bela Islam tersebut. Mereka hanya memancing kericuhan 4 November dan berusaha melakukan perampasan senjata api, tapi karena petugas tidak bawa senjata api, gagal,
Read more »

Labels: , , , , , , ,


Read more!

Friday, November 25, 2016

POLRI: Hati-Hati Jebakan "Makar"

Setelah Blog I-I menjelaskan kembali tentang analisa potensi makar dalam artikel tanggal 22 November 2016 berjudul Klarifikasi Tentang Potensi Makar, maka hari ini tanggal 25 November 2016 akhirnya Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengklarifikasi bahwa belum ada potensi makar pada demo akbar 2 Desember 2016, namun tetap diwaspadai. Lebih dari sekali Blog I-I mengingatkan agar Polri berhati-hati dengan jebakan yang ingin membuat Polri berhadap-hadapan dengan para pendemo dalam situasi yang kurang kondusif. Langkah-langkah Kapolri dan Kapolda Metro Jaya merangkul berbagai elemen masyarakat Muslim Jakarta dan Jawa Barat sudah tepat. Kemudian langkah-langkah proses hukum kasus penistaan agama oleh Ahok yang dipercepat juga sudah tepat. Mulai minggu depan, bola panas kasus akan berada di Kejaksaan, sehingga sejak pelimpahan berkas dari Polisi ke Kejakasaan berjalan, giliran Kejaksaan untuk menunjukkan profesionalisme dalam penegakkan hukum secar adil sesuai peraturan yang berlaku.
Read more »

Labels: , , , , ,


Read more!

Khittah Blog Intelijen Indonesia

Sejumlah sesepuh, senior, sahabat dan intelijen resmi jaringan Blog I-I mengingatkan Blog I-I agar memperhatikan Khittah Blog I-I yang bersih dari politik kekuasaan. Hal ini tidak terlepas dari masih tingginya pengaruh politik kekuasaan ke dalam dunia intelijen Indonesia yang sangat merusak profesionalisme kerja intelijen. Apabila Blog I-I diingatkan untuk tidak menyentuh dinamika politik, maka Blog I-I juga ingin menyarankan kepada para sesepuh, senior, sahabat dan intelijen resmi untuk mengingatkan pimpinan intelijen resmi agar sungguh-sungguh NETRAL dalam menyikapi pelaksanaan pemilu baik pilkada maupun pemilu nasional nanti pada 2019. Apabila intelijen resmi tidak NETRAL, maka Blog I-I tidak segan-segan untuk memberikan peringatan keras dan melaporkannya kepada Komisi Pengawas Intelijen di DPR-RI.

Read more »

Labels: ,


Read more!

Wednesday, November 23, 2016

Tentang Analisa Laksamana TNI ( Purn) Slamet Soebijanto

Tidak biasanya Blog I-I memberikan respon terbuka terhadap analisa pejabat dan mantan pejabat Indonesia tentang masalah strategis geopolitik maupun politik nasional. Namun karena permintaan lebih dari tigapuluhan email termasuk yang menggunakan nama resmi dan beberapa yang mengatasnamakan Pemerintah RI, maka Blog I-I ingin menyampaikan pendapat sebagai berikut:
  1. Laksamana TNI ( Purn) Slamet Soebijanto sebagai mantan KSAL periode tahun 2005-2007 tentunya bukan tokoh sembarangan yang berbicara tanpa fakta-fakta. Dalam beberapa kesempatan beliau mengingatkan kita semua tentang potensi ancaman dari China atau lebih tepatnya People Republic of China (PRC). Beberapa contoh peringatan beliau misalnya dalam berita: Strategi Cina Kuasai Indonesia, Mantan KSAL Bongkar Persekongkolan Jahat Ahok dan China, Mantan KSAL Slamet Subijanto: Indonesia diujung tanduk, serta Upaya Penguasaan Jakarta C.O.G (Center of Gravity).
Read more »

Labels: , , , , , ,


Read more!

Tuesday, November 22, 2016

Klarifikasi Tentang Potensi Makar

Sehubungan dengan banyaknya email yang menanyakan perihal potensi makar terhadap Pemerintahan Jokowi bersama ini Blog I-I ingin menyampaikan klarifikasi sebagai berikut:
  1. Benar bahwa Blog I-I yang pertama kali menegaskan adanya potensi makar berdasarkan pada data intelijen jaringan Blog I-I dan analisa yang hati-hati. Meskipun demikian, Blog I-I tidak pernah menyatakan bahwa Aksi Bela Islam adalah sebuah kegiatan makar. Apabila sahabat Blog I-I membaca hati-hati prediksi Blog I-I, momentum untuk mencetuskan makar masih belum ketemu dan kondisi sekarang belum cukup matang dan masih diperlukan beberapa kali lagi pusaran conditioning konflik sehingga puncaknya baru dapat terjadi pada tahun 2017. Dengan demikian, Blog I-I bukan pemasok informasi bahwa rencana Aksi Bela Islam III tanggal 2 Desember 2016 akan bergeser kepada kegiatan makar termasuk menduduki simbol-simbol kekuasaan negara seperi DPR/MPR - RI. Sekali lagi analisa Blog I-I menyebutkan bahwa proses menuju penciptaan kacau dan rusuh masih belum cukup, sehingga proses pemanasan situasi dan kondisi masih akan terus didorong oleh pihak-pihak yang melihat peluang makar. Deteksi dini dan cegah dini terhadap kelompok jahat inilah yang harus menjadi fokus intelijen dan seluruh aparat keamanan. Sebagai catatan, intelijen dan aparat keamanan harus teliti dalam membedakan manuver politik dari sejumlah kekuatan politik, aspirasi murni umat Islam, dan mereka yang jahat ingin menciptakan kerusuhan. Artinya harus tetap berhati-hati dalam menyampaikan informasi tentang aktor, dalang, sutradara, dan lain-lain yang akan meningkatkan suhu politik (catatan ini khususnya untuk Menkopolhukam Wiranto yang beberapa kali mengeluarkan pernyataan yang kurang cerdas dan kurang sensitif).
Read more »

Labels:


Read more!

Pencegahan Makar

Mulai artikel ini Blog I-I akan lebih fair menyebutkan nama Ahok dari pada sebutan cagub tersangka "penista agama" karena ybs sudah mulai menunjukkan kesadaran dan pemahaman situasi yang lebih baik, baca: Ahok Mohon Maaf, Ahok Akui Ucapannya Menyinggung Umat Islam, Ahok Tak Akan Ulangi Bicara Tanpa Mikir dan Singgung Agama Lain. Dari hasil sejumlah wawancara spontan (tanpa metode akademis) jaringan Blog I-I kepada rakyat menengah bawah di Jakarta, maka perlu disampaikan ralat dari perkiraan keadaan Pilkada 2017, bahwa saat ini potensi gagal Ahok dalam Pilkada DKI tidak lagi 100% gagal, melainkan menjadi 80% gagal, artinya masih ada ruang 20% bagi Ahok untuk dapat berhasil.

Kurang dari 24 jam Blog I-I menyampaikan analisa makar dalam artikel Mencegah Kehancuran Indonesia Raya, Kapolri Tito Karnavian mengeluarkan pernyataan tentang potensi makar, dengan pernyataan lengkap Kapolri tentang Demonstrasi 2 Desember dan Agenda Makar. Jaringan Blog I-I dari unsur Polisi dan Intelijen telah berkomunikasi dengan baik sebelum Kapolri mengeluarkan pernyataan yang telah direspon oleh sebagian kalangan politisi dan pengamat baik yang bernada pro maupun kontra.
Read more »

Labels: , , , , , , ,


Read more!

Sunday, November 20, 2016

Mencegah Kehancuran Indonesia Raya

Artikel berikut ini adalah murni provokasi untuk mencegah kehancuran Indonesia Raya dari pertarungan dua kekuatan terbesar di tanah air yang tercinta yakni antara pendukung penegakan keadilan terhadap tersangka "penistaan agama" yang mayoritas umat Islam dan pendukung liberalisme-humanisme-toleransi yang mempropagandakan Bhinneka Tunggal Ika (rally against racial and religious intolerance menurut berita internasional) setelah kurang berhasil dengan propaganda NKRI, persatuan dan Indonesia Damai. Dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia, umat Islam adalah pecundang dalam setiap konflik politik skala nasional dan selalu kalah atau mengalah kepada prinsip-prinsip nasionalisme Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika. Tidak ada satupun catatan sejarah Indonesia, dimana aspirasi umat Islam dapat dikatakan menang. Hal itu tidak lain tidak bukan disebabkan oleh karakter mayoritas umat Islam Indonesia yang moderat dalam artian takut terhadap kesulitan kehidupan duniawi. Sementara itu, mereka yang menegakkan Islam secara sungguh-sungguh lebih banyak yang terbunuh, dipenjara, atau terasingkan dengan berbagai label dari pemberontak, teroris, pelaku makar, hingga pelannggar ketertiban umum. Sudah mulai terasa provokasinya bukan?

Sementara itu para aktor dibalik propaganda Bhinneka Tunggal Ika tampak terlalu yakin bahwa strategi mengangkat pluralisme Indonesia dapat meredam gerakan yang dapat dilabelkan kepada satu golongan yakni Islam "radikal" yang seolah tidak toleran.

Sekarang marilah berpikir rasional dan memperhatikan dinamika sosial politik yang berkembang....
Read more »

Labels: , , , ,


Read more!

Friday, November 18, 2016

Politik, Agama, dan Intelijen

Dengan menuliskan artikel ini, Blog I-I hanya bermaksud meluruskan pandangan para pemimpin bangsa Indonesia, pimpinan umat Islam, pimpinan partai politik, pimpinan ormas agama maupun non agama, dan juga pastinya pimpinan intelijen. Mohon dibaca baik-baik dan dicerna secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berlebihan.

Artikel ini merupakan gabungan dari informasi jaringan Blog I-I di Indonesia dan seluruh dunia yang merasa prihatin dengan kinerja intelijen yang terpaku pada kulit persoalan yang tampak sebagai pertarungan politik, padahal pokok persoalannya adalah sangat sederhana yakni "ketersinggungan" dan "kemarahan" umat Islam yang tersebar merata di seluruh nusantara ketika terjadi peristiwa yang diterjemahkan oleh sebagian besar umat Islam sebagai penistaan agama oleh salah seorang calon gubernur Jakarta.


Read more »

Labels: , , , ,


Read more!

Sunday, September 25, 2016

Waspada Intel Asing dalam Pemilu Kepala Daerah

Artikel singkat ini mungkin belum didukung oleh data yang valid dan tidak dapat dijadikan sebagai referensi dalam melakukan analisa intelijen. Idenya berangkat dari investigasi kemungkinan keterlibatan intelijen Rusia dalam Pemilu Presiden di AS. Sebelumnya Blog I-I juga pernah mengangkat artikel yang sejenis yakni ketika Pemilu Presiden, misalnya dalam artikel Tentang Stanley Greenberg dan Intel Asing Pengaruhi Pemilu 2014. Meskipun dua artikel Blog I-I tersebut cenderung berargumentasi bahwa keterlibatan Intel Asing atau pihak Asing relatif kecil, namun tidak berarti meniadakan permainan Intel Asing yang bekerja untuk kepentingan negaranya dalam mempengaruhi atau mendukung salah satu calon dalam pemilu untuk kepentingan asing.
Read more »

Labels: , , , , , ,


Read more!

Saturday, September 17, 2016

Blog Intelijen Indonesia Hampir Menjadi Tupai yang jatuh



Setelah Blog I-I berdamai dengan BIN dan mendukung sepenuhnya misi dan visi BIN di bidang intelijen bahkan menyampaikan catatan penting berupa pointers kepada Kepala BIN yang baru, serangan cyber bertubi-tubi dihadapi akun google Blog I-I yang bersumber dari beberapa wilayah di Eropa Timur dan Rusia. Hal ini sangat mengganggu dan menyebabkan beberapa jaringan cyber Blog I-I dalam dua hari ini bekerja keras memulihkan akun Blog I-I tanpa membuka identitas. Mengapa Blog I-I diserang? Dari beberapa artikel Blog I-I dapat diduga mengapa terjadi serangan hacking terhadap akun google Blog I-I, dan ini menjadi sebuah tantangan serius kepada seluruh komunitas cyber Indonesia, khusus unit cyber intelijen resmi seperti di BIN, BAIS, dan Lemsaneg.

Pihak lawan telah berhasil melakukan login ke akun Blog I-I namun untungnya Google melakukan block terhadap upaya tersebut. Dampak lanjutan dari sejumlah serangan cyber tersebutlah yang membuat pusing karena Google terpaksa melakukan berbagai verifikasi pemilik akun dan tercatat upaya pemulihan tersebut gagal berkali-kali karena pertanyaan-pertanyaan Google yang sulit untuk diingat-ingat.
Read more »

Labels: , , , ,


Read more!

Tuesday, September 13, 2016

Nawacita Pemerintahan Jokowi - JK dan Intelijen


Alhamdulillah, puji Tuhan masukan dari jaringan Blog Intelijen Indonesia telah diketahui oleh Kepala BIN yang baru dilantik Jenderal Polisi Budi Gunawan. Bahkan beberapa langkah awal Kepala BIN memiliki kemiripan dengan masukan jaringan Blog I-I. Tentunya untuk membawa perubahan positif ke dalam organisasi BIN diperlukan waktu baik untuk mendalami persoalan internal dan tantangan eksternal, serta dalam rangka melaksanakan reformasi yang tepat guna bagi kebutuhan organisasi dan peningkatan kualitas performa BIN.

Sejalan dengan semangat profesionalisme intelijen, kali ini Blog I-I bermaksud menyampaikan masukan bagaimana menterjemahkan Nawacita atau Sembilan Agenda (cita-cita) dalam dimensi intelijen, berikut ini hasil diskusi dan masukan dari jaringan Blog I-I bagi para seniors dan sesepuh maupun generasi muda Indonesia yang aktif atau simpatik dengan dunia intelijen.
Read more »

Labels: , , , , , , , ,


Read more!

Friday, September 09, 2016

Selamat atas Pelantikan Kepala BIN Jenderal Polisi Budi Gunawan



Bersama ini segenap jaringan Blog Intelijen Indonesia mengucapkan selamat kepada Jenderal Polisi Budi Gunawan yang telah resmi dilantik menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Do'a kami semoga sukses dalam memimpin BIN menjadi lembaga intelijen yang tangguh dengan karakter kerja velox et exactus memberikan intelijen yang terbaik demi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Meski komunitas Blog I-I telah diwakili oleh beberapa jaring di Istana untuk menghadiri pelantikan, namun kami tetap tidak dapat secara terbuka kepada Kepala BIN yang baru karena akan membahayakan seluruh jaringan Blog I-I yang telah menjadi incaran beberapa pejabat tinggi intelijen Indonesia yang tidak nyaman dengan keberadaan jaringan Blog Intelijen Indonesia.

Sekali lagi semoga sukses membawa perubahan yang lebih baik, bila Kepala BIN yang baru memperhatikan masukan dari Blog I-I, dapat dijamin kemajuan pesat dari BIN dalam beberapa tahun ke depan. Jaringan Blog I-I sejak lahirnya selalu setia mendukung upaya memajukan Intelijen Indonesia.

Salam Intelijen
Dharma Bhakti


Catatan pelaksanaan pelantikan:
Kegiatan pelantikan Kepala BIN Jenderal Polisi Budi Gunawan berjalan khidmat dan lancar. Namun ada sedikit catatan jaring Blog I-I yang semoga diketahui para pejabat tinggi negeri tercinta ini bahwa dari para undangan yang berbaris tampak ada sebagian yang kurang mengerti tata upacara dimana pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, bagi mereka yang tidak memakai tutup kepala (topi, peci) seharusnya tidak mengangkat tangan memberikan tanda penghormatan. Sangat disayangkan bahwa dalam kedisiplinan pun sebagian para pejabat tinggi kita kurang mengerti atau kurang menghayati, sehingga tampak ketidakseragaman yang cukup mengganggu. Semoga dalam kegiatan-kegiatan kenegaraan, upacara, pelantikan, dan lain-lain dikemudian hari hal ini lebih diperhatikan.



Labels: , ,


Read more!

Tuesday, September 06, 2016

Rabu 7 September 2004 - Intelijen Tetap Ingat

Setiap tahun pada tanggal 7 September, aktivis HAM, kalangan masyarakat madani, keluarga dan sahabat Munir Said Thalib memperingati wafatnya Munir karena diracun. Beberapa narasi kampanye yang selalu dikumandangkan terkait kasus Munir adalah "Melawan Lupa" "Masih Ingat" "Merawat Ingatan" "Menolak Lupa" dan lain sebagainya yang intinya bahwa peristiwa tragis kematian Munir menjadi sebuah "peringatan" yang dianggap penting untuk selalu diingat. Tahun ini seperti biasa di tahun-tahun sebelumnya sejak tahun 2005, jaringan Blog I-I juga selalu ikut serta dalam "peringatan" kematian Munir sebagai pengingat untuk diri sendiri maupun komunitas intelijen secara umum. Blog I-I pernah menyampaikan sejumlah petunjuk yang sangat samar tentang bersihnya institusi intelijen (BIN) dari kasus Munir pada periode 2005-2007 ketika kasus tersebut sedang hangat-hangatnya. Mengapa BIN dapat dikatakan bersih?

Read more »

Labels: , ,


Read more!

Saturday, September 03, 2016

Surat Terbuka Kepada KomJen Budi Gunawan Calon Kepala BIN

Kepada Yth.
Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan
di Jakarta

Dengan hormat,

Bersama ini kami atas nama komunitas Blog Intelijen Indonesia bermaksud menyampaikan masukan dalam bentuk pointers yang semoga bermanfaat dalam menyukseskan proses uji kelayakan di DPR-RI dan dalam memimpin BIN ke depan. Perlu digarisbawahi sebelumnya bahwa komunitas Intelijen Indonesia tidak bersikap partisan dalam berbagai kegaduhan politik nasional maupun prasangka-prasangka yang tidak memiliki fakta sebagaimana berkembang dalam dinamika pergantian pimpinan BIN belakangan ini. Penyampaian poin-poin berikut ini adalah murni demi kemajuan BIN dibawah kepemimpinan siapapun yang mendapatkan kepercayaan dari Presiden RI selaku single client seluruh komunitas intelijen di Indonesia sesuai UU Intelijen Negara.
Read more »

Labels: , , , ,


Read more!

The return of Blog Intelijen Indonesia (Blog I-I)

Vakum selama kurang lebih empat bulan bagi Blog I-I adalah waktu yang sangat singkat dalam dinamika keamanan nasional Indonesia yang masih memerlukan kehadiran diskusi, perdebatan, dan analisa yang baik demi rakyat Indonesia. Namun waktu empat bulan juga cukup lama apabila dalam periode tersebut terjadi kejutan-kejutan keamanan nasional yang membahayakan. Alhamdulillah, puji Tuhan situasi dan kondisi keamanan nasional Indonesia relatif stabil, aman, dan terkendali.

Artikel ini adalah yang pertama setelah proses panjang kepada berbagai pihak yang berwenang untuk memulihkan kembali eksistensi Blog I-I. Tidak perlu dijelaskan secara detail mengapa terjadi dan siapa-siapa saja yang terlibat, namun hal ini cukup menjadi pembelajaran bagi kita bersama untuk senantiasa mengutamakan kepentingan nasional, persatuan dan kesatuan, membiasakan kedewasaan dalam menerima kritik, tetap profesional dalam bidang masing-masing, serta menjauhi fitnah dan perilaku korup. Namun yang pasti, Blog I-I menghadapi lawan tangguh yang brillian justru dari agen  organik BIN yang tidak pernah diduga sebelumnya, tersembunyi, dan dapat dipastikan tidak akan mengakui pekerjaannya. Blog I-I pun tidak sanggup mengetahui identitas sesungguhnya dari sang agen tersebut. Untuk itulah rasa hormat yang setinggi-tingginya perlu disampaikan oleh segenap komunitas Blog I-I untuk mengakui kehebatan agen-agen BIN yang bekerja dalam kesunyian yang bahkan tidak diketahui oleh jajaran pimpinan BIN.

Read more »

Labels: , , ,


Read more!

Saturday, May 07, 2016

Selamat Ulang Tahun Intelijen Negara: Sebuah Renungan

Artikel telah dihapus

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bersama ini kami atas nama seluruh komunitas Blog Intelijen Indonesia menyampaikan permohonan ma'af yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Badan Intelijen Negara (BIN) atas artikel yang telah menyakiti hati dan perasaan keluarga besar BIN di hari ulang tahun Badan Intelijen Negara.



Dharma Bhakti Intelijen untuk seluruh Rakyat Indonesia


Salam Intelijen
Senopati Wirang


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Labels:


Read more!

Sunday, April 10, 2016

Intelijen Buta dan Tuli

Berikut ini puisi yang dipersembahkan untuk seluruh Insan Intelijen Indonesia. Disusun dengan perasaan sedih, malu, dan berdosa kepada seluruh rakyat Indonesia. Dengan tetesan air mata dan keprihatinan yang mendalam, kami berharap seluruh Insan Intelijen Indonesia menyadari kelemahan dan kerusakan-kerusakan dirinya.

Read more »

Labels: , , ,


Read more!

Wednesday, April 06, 2016

Kepada Seluruh Umat Islam Indonesia

Artikel ini bukan artikel intelijen dalam konteks NKRI, melainkan suatu perspektif pribadi yang dijiwai oleh semangat berbuat baik sebagaimana diajarkan dalam Islam.
Mohon maaf sebelumnya apabila analisa dalam artikel Skenario Penghancuran Islam telah menyinggung sebagian umat Islam Indonesia karena dapat diterjemahkan sebagai tuduhan "kebodohan" kepada saudara-saudara kita yang berjihad ke Irak dan Suriah dan terlibat dalam perang proxy yang kompleks yang melibatkan AS-Israel-Barat-Rusia-Iran-Arab Saudi-Turki. Benar bahwa artikel tersebut menggunakan teknik framing dari data-data sejarah konflik yang terjadi terkait dunia Islam, khususnya di Timur Tengah. Benar bahwa Blog I-I tidak mengambil rujukan kepada Al Quran dan Hadits karena hal itu bukan keahlian komunitas Blog I-I. Mohon agar dimaklumi bahwa artikel tersebut tidak secara eksklusif membela Islam. Tujuan artikel tersebut adalah dalam rangka pembelajaran dengan menyajikan artikel yang bersifat netral dalam kerangka Negara Republik Indonesia.
Read more »

Labels: , , , , , , ,


Read more!

Sunday, March 20, 2016

Unit Khusus Paranormal BAKIN

Seperti juga Stargate Project DIA (AS) dan Troop 10003 KGB (Uni Soviet) pada era Perang Dingin, BAKIN memiliki unit khusus yang memonitor dinamika dunia yang sulit diterima akal manusia, baik fenomena aneh alam semesta maupun perilaku paranormal dan penghayatan keyakinan di masyarakat tercatat dengan baik dalam dokumen BAKIN. Unit ini sangat rahasia dan hanya dikenal dengan kode sandi: kamar xxx (maaf tidak dapat disebutkan disini),  hanya sangat sedikit pimpinan BAKIN yang mengetahui unit khusus ini, bila anda kenal dengan pejabat BIN saat ini, hampir dapat saya pastikan bahwa mereka tidak tahu. Kehebatan unit khusus ini lebih dari sekedar kemampuan individu yang berada di dalamnya, melainkan juga mengendalikan tokoh-tokoh paranormal dan jawara dunia kebathinan dari Aceh hingga Papua.

Read more »

Labels: , , , , ,


Read more!

Wednesday, March 16, 2016

Skenario Penghancuran Islam: Bukan Teori Konspirasi

Artikel berikut ini lebih mengarah kepada analisa dari data-data yang dikumpulkan jaringan Blog I-I sejak isu terorisme "Islam" mengemuka yang ditandai dengan peristiwa 9/11 tahun 2001. Untuk dapat dipahami oleh seluruh bangsa Indonesia khususnya Umat Islam, artikel ini sengaja dikemas tidak dalam bahasa yang berat dengan terminologi ataupun teori-teori sosial. Demikian juga dengan data-data pendukung sengaja menghindari detil informasi maupun referensi khususnya informasi rahasia. Sehingga sahabat Blog I-I yang membaca artikel ini, mohon lebih teliti dan silahkan melakukan riset sebagai cross check, sekiranya analisa Blog I-I kurang tepat.
Read more »

Labels: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,


Read more!

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters