Panik » INTELIJEN INDONESIA

Friday, August 15, 1997

Panik

Gejala-gejala kepanikan massa sepanjang tahun 1997 sebenarnya telah terdeteksi oleh intelijen. Ketidakpuasan dan menguatnya konsolidasi gerakan reformasi dianggap sepi oleh eksekutif.
Ketika terjadi perpecahan elit politik, kepanikan mulai menjalar secara perlahan. Hal ini bukan karena bayang-bayang kejatuhan ekonomi melainkan karena ketakutan terjadinya gerakan mahasiswa yang didukung tokoh-tokoh yang berpengaruh di masyarakat.

Sungguh tidak ada yang rahasia bagi kalangan intelijen. Konsolidasi gerakan anti Suharto semakin kuat sejak pertengahan tahun 1997. Lagi-lagi, pimpinan intelijen yang ingin mendinginkan suasana hati presiden menganggap semua gejala itu masih bisa diatasi. Intel oh intel.....musuh dari professionalisme dan obyektifitasmu sebenarnya adalah pimpinanmu sendiri.

Salam Indonesia Raya
Comments: Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters