IPOLEKSOSBUDHANKAM Intelijen Strategis » INTELIJEN INDONESIA

Thursday, June 23, 2005

IPOLEKSOSBUDHANKAM Intelijen Strategis

Apabila intelijen benar-benar bekerja profesional mendeteksi setiap ancaman bagi kehidupan rakyat Indonesia, tentu tidak akan ada kasus Busung Lapar.

Apabila intelijen benar-benar menjadi pengawal pembangunan ekonomi nasional, tentu tidak akan terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di beberapa daerah.

Apabila intelijen benar-benar membuka mata dan telinga atas dugaan korupsi dalam tubuh pemerintah, tentu tidak akan terjadi korupsi berjama'ah.

Apabila intelijen mendokumentasikan setiap temuan kasus penebangan liar dan penggundulan hutan, tentu akan mudah membongkar kasus mafia kayu.

Apabila intelijen sungguh-sungguh melakukan kontra-operasi terhadap kelompok teroris, tentu kasus bom akan segera berhenti.

dst....dst apabila....intelijen

Intelijen strategis menyangkut hajat hidup kehidupan berbangsa dan bernegara, begitu luas cakupan operasinya, begitu banyak organisasi yang berbau intelijen, tetapi sayang begitu lemah pelaksanaannya.

Intel oh intel.....riwayatmu kini
Comments:
Mas Senopati kenapa sampeyan jadi miris begitu? intelijen sudah bekerja semampunya, sudah melaporkan secepat dan setepat mungkin, sudah menganalisa keadaan-keadaan yang sedang dihadapi dan berpotensi untuk mengganggu kehidupan rakyat Indonesia.
Misalnya masalah busung lapar di NTB, itu sudah tercatat dan direkomendasikan untuk dibahas di tingkat nasional. Soal kasus demi kasus tetap merebak, itu soal pengambil keputusan dan pelaksanaannya.
Apabila tulisan sampeyan lebih obyektif dan tidak model gebyah uyah begitu, kan blog sampeyan jadi kelihatan lebih profesional....gimana?
 
Terima kasih atas kritik dan masukannya, saya akan mengevaluasi kebiasaan saya menulis seenaknya, supaya bisa lebih dipertanggungjawabkan.
 
Klo dah bekerja semampunya,,,tapi kelangkaan BBM masih terjadi, berati intelijen kita masih perlu ditingkatkan kemampuannya dong,,,mau kemampuan skill atau dana operasi,,,jangan lupa kemampuan untuk tidak menjadi agen individu (perorangan) tetaplah menjadi agen untuk bangsa dan negara.Setuju mas Senopati Wirang
 
Wah ngmgin msalah intelejen ane baru belajar nih tentang hukum.. sesuai jurusan kuliah,, he..
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters