Antara Restrukturisasi dan De-Hendro-isasi B I N Bagian 2 » INTELIJEN INDONESIA

Monday, October 24, 2005

Antara Restrukturisasi dan De-Hendro-isasi B I N Bagian 2

Pada bagian dua ini saya hanya ingin menyampaikan kata selamat kepada pimpinan BIN yg telah secara meyakinkan berhasil melakukan "perbaikan internal" ke dalam tubuh organisasi BIN. Dengan tetap memegang prinsip profesionalisme, apa yg dituduhkan sebagai proses de-Hendro-isasi akhirnya bisa kita anggap sebagai revitalisasi organisasi yg nyaris terbawa dalam kutub kekuatan politik tertentu (baca kepentingan PDI-P). Harapan saya adalah bahwa organisasi BIN bisa berdaya guna dalam menjaga keselamatan negara, bangsa dan rakyat Indonesia. Bukan demi kepentingan partai politik atau bahkan kepentingan presiden sekalipun.

Seyogyanya bila BIN memperhatikan kepentingan negara dan rakyat Indonesia otomatis juga menjaga kepentingan presiden. Kepentingan politik aliran, partisan, kelompok dan yg sejenisnya hanya akan merusak derap kerja organisasi BIN.

Cuma sayang seribu sayang, sampai dengan saat ini BIN tetap bagaikan ayam sayur yg lumpuh karena ketidakmampuannya menyusun, mengajukan dan memperjuangkan lahirnya sebuah undang-undang Intelijen Negara yg akan menjadi landasan bagi kerja organisasi BIN. Bisa saja orang mengatakan bahwa intelijen tdk perlu undang-undang, tetapi dalam realita politik sekarang yg lebih demokratis, segala perangkat hukum yg melandasi setiap gerak kegiatan organ pemerintah menjadi sangat vital. Tanpa itu, bisa jadi kegiatan setiap orang BIN dianggap melanggar hukum.

Entahlah, bagi saya sehebat apapun orang, dan proses restrukturisasi dalam tubuh BIN akan percuma saja karena toh mereka tidak akan bisa bekerja secara optimal dibawah payung hukum yg jelas.

Sekian.
Comments: Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters