BOM Menyambut Tahun Baru 2006 » INTELIJEN INDONESIA

Sunday, January 01, 2006

BOM Menyambut Tahun Baru 2006

Saya harus menuliskan ini meski kesehatan belum 100% pulih. Sekali lagi aksi teror bom berhasil di wilayah nusantara, Palu berduka.

Seperti pernah saya tuliskan pada artikel Bom Natal 2005 dan Tahun Baru 2006, pelaku teror bom benar-benar selalu mengintai kelengahan masyarakat. Karena kewaspadaan masyarakat lebih ditakuti dibandingkan dengan operasi keamanan polisi yang mudah dideteksi. Sayangnya saya lupa menuliskan detail kemungkinan sasaran bom. Pasar daging babi!!! bagaimana mungkin ini lolos dari pengamanan ketat aparat. Sebuah simbol "musuh" dari kacamata radikal Islam yang sengaja ditampilkan oleh pelaku bom dengan pesan yang mirip dengan bom terhadap gereja.

BIN tentu saja segera menjadi sorotan karena overconfident telah mendeteksi seluruh kemungkinan ancaman teror. Bahkan keluar pernyataan-pernyataan tentang berubahnya sasaran target teror, sayangnya perubahan target itu dipahami sebagai pengalihan dari aksi bom menjadi aksi culik. Mungkin saja rencana aksi culik itu bocoran dari agen BIN yang berhasil penetrasi, tetapi BIN lupa mengkalkulasi kemungkinan adanya informasi yang sengaja dilempar untuk menyesatkan, konon saya dengar dari kalangan pendukung kelompok teror Indonesia diluar negeri ada isyarat, BIN telah termakan oleh isu pengalihan sasaran teror. Sayang seribu sayang.....

Andai saja saya cukup sehat untuk menuliskan peringatan kepada BIN soal pernyataan Ketuanya kepada publik itu, tentu BIN tidak akan terpojok lagi seperti sekarang ini. Apalagi BIN baru saja meresmikan kantor cabang Bali yang cukup menyolok di media massa dengan 20 anggota aktif.

Sebagai catatan akhir, perlu saya sampaikan secara umum kemungkinan sasaran aksi teror berikutnya:

1. Sasaran aksi bom
2. Sasaran aksi lain

Sebuah poin penting yang saya dengar telah menjadi salah satu pilar agenda kelompok teror di Indonesia adalah menjaga eksistensi, baik dengan melakukan aksi teror maupun memelihara organisasi atau bahkan tetap mengaktifkan rekrument baru.

Sekian dan terima kasih pada rekan-rekan yang telah mengirimkan e-mail perihal do'a dan simpati buat kesembuhan saya...hanya Tuhan YME yang bisa membalas.

Comments: Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters