Sedikit tentang Islam Indonesia » INTELIJEN INDONESIA

Monday, January 02, 2006

Sedikit tentang Islam Indonesia

Ada apa dengan haraqah Islamiyah Indonesia? mengapa tiba-tiba saya menuliskannya?

Tidak ada yang spesial dengan gerakan Islam di Indonesia, sebagian besar mengadopsi dari pola-pola perjuangan di Timur Tengah dan ada juga yang telah membumi di bumi pertiwi Indonesia Raya.

Perbedaan cita-cita perjuangan dan perbedaan penafsiran sungguh sebuah fenomena biasa dalam dunia religi.

Dahulu ketika saya meneliti aliran-aliran Islam yang berpotensi menjadi ancaman (dalam definisi Orba yaitu melawan pemerintah), pemerintah Orba sudah mengantongi ratusan file berklasifikasi rahasia tentang gerakan Islam. Mulai dari level yang ingin mendirikan negara Islam sampai gerakan "sesat" yang biasanya diwarnai oleh pengalaman spiritual pemimpin gerakan, semuanya tercatat dengan baik. Dikumpulkan dan dianalisa serta diambil tindakan yang perlu. Operasi Komando Jihad mungkin yang terburuk dari sudut pandang ketidakjujuran pemerintah Orba terhadap gerakan Islam. Di kamar nomor lima seluruh elemen intelijen senior tentunya ingat betapa busuknya represi pemerintah terhadap gerakan Islam. Tetapi, langkah-langkah pemerintah Orba setidaknya sangat efektif dalam meredam radikal Islam yang menguat dengan adanya link ke kepemilikan senjata dan bahan peledak. Sehingga peristiwa teror bom bisa dihitung dengan jari dan sebagian besar berhasil di lumpuhkan sebelum aksi terjadi, bahkan tidak ada pemberitaan media massa. Konsep adu domba dan kambing hitam serta rekayasa cerita merupakan hal yang sangat mudah karena tidak adanya alternatif penyelidik lain, ingat waktu itu tidak banyak NGO dan media massa yang punya nyali.

Pola gerakan Islam pasca reformasi boleh dikata tidak banyak berubah, ada yang moderat pluralis, ada yang tradisional toleran, ada yang mempraktekkan sinkritisme, ada yang berpola aliran khusus yang biasanya "sesat", ada garis keras yang kurang toleran, ada yang liberal, dst.
Kesemua itu menjadi warna yang beragam dan masing-masing memiliki wilayah klaim atas interpretasi yang benar dari ajaran Islam.

Perbedaan yang sangat menyolok saat ini adalah dalam hal atmosfir kehidupan bangsa Indonesia pasca reformasi. Pemerintah telah melepas kunci-kunci represi secara bertahap dan kini mekanisme hubungan antara variabel sosial tengah berproses. Gerakan-gerakan Islam mendapatkan koridor dan pendukung masing-masing, mulai dari arena politik sampai pergulatan pemikiran yang lebih serius.

Kotak pandora telah terbuka, konflik ringan dan berat telah terjadi, apakah gerakan Islam yang bervariasi tersebut akan mampu menemukan titik temu tentang kemuliaan beragama? ataukah warna konflik akan tetap ada?

Sebuah kejumudan cara berpikir terlihat dari banyaknya kalangan muslim yang percaya dengan teori konspirasi, bahwa ada sesuatu dibalik setiap peristiwa yang bertujuan menghancurkan Islam. Keyakinan yang cenderung menutupi logika yang jernih tersebut menimbulkan kecurigaan yang berlebihan terhadap apa yang disebut sebagai musuh Islam.

Barangkali umat Islam di Indonesia perlu meyakini bahwa tidak ada paksaan dalam beragama.
Comments:
Sebelumnya saya minta maaf atas kelancangan saya dengan pengetahuan yang masih terbatas berani memberi komen di Blog ini. Sebenarnya kalau mau mengkaji lebih dalam Al Qur'an dengan dan mengacu pada sabda Nabi Muhammad S.A.W. (bukan tafsir atau yang lain) maka tidak akan ada pertentangan antar agama, nabi Muhammad S.A.W. sendiri mengajarkan toleransi antar umat beragama (Lakum dinukum waliyadin)dan pada konsep Hablum Min anas dan Hablum min Allah. Hanya saja banyak individu atau kelompok yang jelas jelas salah kaprah menafsirkan ajaran Islam (sengaja atau tidak) digunakan untuk menghasut masyarakat guna meraih tujuan atau kepentingan pribadi atau kelompoknya. Saat ini ditengan tengah kedukaan akibat bencana gempa di DIY dan Jateng, ada beberapa kelompok orang yang sengaja menghembuskan isu bahwa bantuan asing yang datang memiliki tujuan terselubung / hidden agenda untuk Kristenisasi. Bahkan ada pola - pola lama yang digunakan untuk menimbulkan saling curiga di masyarakat yaitu dengan sengaja membeli buku buku Nasrani lalu dipack dalam sebuah kardus dibuat seolah olah seperti paket dan diletakkan di depan masjid. Kelompok ini sudah pernah melakukan modus seperti ini di Aceh dan Ambon. Bahkan banyak para ex-Afgan (salah satunya adalah mantan komandan Mujaheed Indonesia di Camp Abubakar, Philipina)masuk ke daerah bencana menebar dakwah anti semitis dan anti Kristen. Sangat disayangkan ditengah - tengah penderitaan, para korban bencana masih dihasut seperti itu sehingga timbul rasa saling curiga di tengah masyarakat. Padahal untuk memulihkan keadaan pasca bencana baik fisik maupun psikis manusianya serta rekonstruksi material daerah bencana, semangat kemanusiaan dan gotong royong yang selama ini menjadi ciri masyarakat Indonesia, sangatlah dibutuhkan.
 
Yang kita perlu pikirkan adalah bagaimana nasib kita sesudah mati nanti, akan bahagia atau mendapat siksa. Bila sebagian dari manusia tidak percaya tentang adanya Tuhan dan negeri akherat, hal ini menyedihkan. Saya orang yang sangat menyakini keberadaan Tuhan dengan segala konsekuensinya.
Bila Tuhan itu tidak ada, saya tidak rugi, tapi bila Tuhan itu memang ada maka celakalah mereka yang tidak percaya pada Nya.

Hidup jujur, apa adanya, dan menjunjung tinggi nilai -nilai Agama, kunci kebahagiaan kita kawan !

Alf B
 
Kita perlu belajar sejarah panjang Islam.Konspirasi itu tidak muncul begitu saja.Tapi tetap terkait dengan sejarah panjang tersebut yg tdk dpt dipisahkan antara jaman dulu, sekarang ato nanti yang selalu diwariskan secara kontinyu kepada masing-masing pengikutnya ato yg sepemikiran.
Disini perlu kejujuran dan keterbukaan dimana legowo dengan kesalahan yang harus diperbaiki berdasarkan apa yg dijadikan pedoman orang Islam (Al Qur'an & Sunnah shohihah).Krn ini akan selalu terjadi sepanjang masa..dan hanya agamalah yang dapat menyelamatkan urusan kita di dunia.tanpa itu..hanya fana.
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters