Do not fall in love with your agent !!! » INTELIJEN INDONESIA

Thursday, February 23, 2006

Do not fall in love with your agent !!!

Melanjutkan refleksi nasehat untuk para agen muda, berikut ini saya sampaikan satu pesan sakral turun temurun yang hampir selalu menjadi salah satu batu ujian terberat seorang agen rahasia, yaitu bertahanlah dari godaan untuk jatuh cinta di tengah-tengah tugas.

Terlepas apakah anda masih bujangan ataukah sudah berkeluarga, sangatlah berbahaya bila anda yang baru memulai karir di dunia intelijen tidak mampu mengendalikan gelora asmara yang mudah terpercik di hati manusia yang "terpaksa" sering berkelana seorang diri.

Kesepian dan kebutuhan akan komunikasi dengan seseorang yang memahami pekerjaan agen rahasia merupakan dasar dari semua gejala bangkitnya keahlian seorang agen rahasia memikat calon partner yang diincarnya. Pada gilirannya hal ini akan menjerumuskan pada perilaku playboy ala James Bond, atau yang paling kampungan adalah kawin lagi atau selingkuh tanpa sepengetahuan Istri/Suami, atau untuk yang bujangan adalah munculnya kebiasaan buruk gonta-ganti pasangan dan ketagihan akan kebebasan.

Kesemua itu akan dengan segera mengakhiri karir dan masa depan seorang agen rahasia. Cerita fantasi romantisme seks bebas ala James Bond hanya ada dalam khayalan porno masyarakat barat. Lebih jauh lagi, cerita novel ataupun film-film spionase hampir selalu dibumbui cerita erotis yang jauh dari fakta "menyenangkan". Petualangan romantis dan terwujudnya fantasi seksual dalam dunia spionase memang banyak didukung oleh situasi dan kondisi. Namun hal itu juga sekaligus menjadi sarana atau alat jebak yang sangat efektif oleh pihak musuh. Teknik pemerasan oleh KGB dengan memanfaatkan rekaman adegan kencan agen rahasia lawan selama era perang dingin tentunya bisa menjadi salah satu contoh.

Dalam kisah-kisah klasik intelijen seringkali digambarkan seorang Case Officer (CO) jatuh cinta dengan agen (informan) yang dilatihnya. Sebenarnya nasehat tersebut tidak hanya untuk level CO, melainkan juga untuk para pendatang baru agar segera memahami situasinya.

Jatuh cinta adalah hal yang manusiawi dan wajar sepanjang hal ini sungguh-sungguh disalurkan untuk niat dan cita-cita yang luhur berupa tali pernikahan. Tetapi ketika jatuh cinta diobral maka tidak akan lebih dari lahirnya persoalan demi persoalan, seperti lagu too much love will kill you dari kelompok Queen. Dalam dunia intelijen, resiko kematian akibat mengobral cinta dapat diartikan dengan matinya kesiagaan menghadapi pendadakan pihak lawan, matinya kemampuan analisa secara jernih bila ada faktor X "yang dicintai", atau matinya pertimbangan dalam menentukan keputusan yang tepat. Itulah sebabnya saya katakan pada bagian awal, janganlah jatuh cinta dengan seseorang ketika kita sedang bertugas.

Tugas apapun yang diamanatkan dari kantor pusat adalah menjadi prioritas pertama. Faktor godaan harta dan cinta diyakini oleh mayoritas profiler lembaga intelijen di seluruh dunia sebagai faktor yang bisa menggeser keutamaan tugas dari kantor pusat. Kedua faktor tersebut saling mengisi dengan faktor yang juga tidak kalah pentingnya yaitu keyakinan ideologi.

Namun berbeda dengan faktor keyakinan/ideologi, faktor cinta bisa muncul secara spontan dan tanpa proses panjang. Unsur kejutan dari faktor cinta adalah menduduki peringkat pertama dalam kasus-kasus desersi seorang agen rahasia. Itulah sebabnya lembaga-lembaga intelijen di seluruh dunia sangat memperhatikan faktor kehidupan pribadi setiap agennya dengan menyediakan jasa konseling, agar tercipta keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Para agen yang handal tentu saja berusaha mati-matian untuk tidak pernah masuk dalam ruang konseling, karena hal ini tentu berarti MASALAH.


Sekedar catatan ringan

Bayangkan sendiri, bila anda seorang agen muda (laki-laki) sedang bersekolah di kantor CIA - Langley, USA. Berkenalan dan kemudian akrab dengan seorang wanita yang kecantikannya merupakan dambaan khayalan masa anda SMA. Si wanita-pun bersambut dan membuka dirinya dengan bebas untuk anda.... apa yang akan anda lakukan?

Tidak akan terlalu banyak beda antara yang sudah menikah ataupun bujangan, kedua-duanya akan mengalami pertarungan bathin yang amat sangat hebat, sampai-sampai tugas belajarnya terganggu. Ohhh cantik sekali dalam hati bergumam, kapan lagi ada kesempatan yang luar biasa ini. Akal dan rasio mulai goyah dan penilaian-pun mulai kabur antara batasan logis dan emosi nafsu.

Kesendirian dan pertimbangan "tidak ada yang tahu" terus menggoda dan menggoda untuk menceburkan diri dalam perbuatan yang akan segera mengakhiri masa depannya di dunia intelijen. Mengapa demikian? karena itulah salah satu ujian yang dilakukan CIA kepada agen-agen handalnya. Mungkin akan terasa aneh, agen CIA punya "moral"? saya jawab benar begitu adanya...mereka telah dilatih untuk tidak cepat terjerumus dengan jebakan cinta. Karena disamping motif uang, cinta merupakan motif yang kuat untuk mendorong seorang agen melakukan pembelotan atau desersi.


Bagaimana dengan agen muda Indonesia?
Disamping pedoman umum dari kantor pusat dan pertimbangan masa depan keluarga, bagi agen-agen muda Indonesia, saya ingatkan keberadan sejumlah filter yang bisa melindungi, yaitu keyakinan agama dan moralitas serta rasa malu. Bila itu dipelihara baik-baik dalam mengemban tugas negara...maka godaan sehebat apapun mudah-mudahan akan berlalu.

Pesan ini khusus disampaikan buat adik-adik yang sedang bertugas dan berhadapan langsung dengan godaan cinta.
Comments:
Salam buat Bung Seno...

Tidak dipungkiri, Sedikitnya blog ini mencairkan kebekuan akan dunia Intelijen di Indonesia. Dan tidak berlebihan apabila saya menganggap apabila blog ini merupakan satu bentuk refleksi dari Reformasi Intelijen di Indonesia.

Akan tetapi agaknya Bung Seno masih sediki malu-malu mengungkapkan realitas intelijen yang sebenarnya. Trick, Kebohongan, pengkhianatan, dan andrenalin adalah bumbu utama para intelijen.

Tentang "Dont fall in love with u'r agent !!! adalah aturan yang harus dipegang oleh para agen, "jangan kau korbankan kariermu demi cinta". be focus...
 
Salam buat Bung Seno...

Tidak dipungkiri, apabila blog ini telah mencairkan kebekuan akan dunia Intelijen di Indonesia.

Akan tetapi agaknya Bung Seno masih malu-malu untuk mengungkapkan realitas Intelijen yang sebenarnya. Kebohongan, pengkhiatan, games, nothingness dan andrenalin adalah bumbu utama para intel.

Tentang "Don't fall in love with u'r agent !!!, itu mesti dijadikan pegangan untuk para agent. Jangan korbankan kariermu hanya karena cinta, be focus.
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters