Soal Demo Buruh #2 » INTELIJEN INDONESIA

Sunday, May 07, 2006

Soal Demo Buruh #2

Jakarta (Bali Post)

Sangat disayangkan tampaknya belum ada seorangpun pembaca Blog Intelijen Indonesia yang menyampaikan pesan saya buat BIN atau BAIS TNI atau bila perlu langsung ke Presiden SBY.
Berikut kelanjutan catatan dari saya buat kasus Demo Buruh:
  1. Hari ini saya menerima informasi yang berdasarkan berita dari Harian Bali Post edisi 6 Mei 2006 yang judul beritanya adalah Presiden Tetap Ngotot. Salah satu kutipan yang penting adalah sbb: Kendati dikritik banyak pihak, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap saja ngotot bahwa tudingannya benar. Berdasarkan laporan intelijen, Presiden mengakui bahwa ada kegiatan politik yang dilakukan oleh individu dan kelompok yang belum menerima hasil Pemilu 2004 yang bisa merusak keamanan, kestabilan dan ketertiban negara.
    ''Saya kira sebagai seorang presiden, sebagai kepala negara, harus mengimbau seperti itu. Karena berdasarkan laporan intelijen, masukan dari banyak pihak, itu bisa terjadi dan akan terjadi lagi kalau sama-sama tidak kita tata,'' tegas Presiden, Jumat (5/5) kemarin.
  2. Adanya pernyataan ....berdasarkan laporan intelijen... menunjukkan bahwa salah satu rujukan utama pernyataan Presiden SBY adalah laporan intelijen. Dengan demikian institusi intelijen yang memberikan informasi kepada presiden menurut saya telah melakukan kekeliruan fatal yang menjerumuskan karena tidak memberikan catatan khusus bagaimana merespon informasi mentah dari hasil operasi. Lebih jauh, bila telah ada unsur analisa yang mendalam, saya nilai analisa intelijen atas kasus demo buruh terasa sangat dangkal dan tidak memperhitungan faktor pengelabuan dan tujuan yang bertingkat yang dikemas dengan cantik dan rapi serta ditambah lagi ketiadaan informasi A-1 dari lingkaran terdalam pihak yang dituding oleh Presiden SBY. Sementara itu, Wapres Jusuf Kalla lebih cerdas dengan menghindari polemik dan memberikan pernyataan yang diplomatis bahwa kasus pertentangan antara buruh, pengusaha dan pemerintah hanya kesalahpahaman.
  3. Setelah saya cek ke beberapa pihak lingkaran terdalam mereka yang kalah secara terhormat dalam pemilu Presiden 2004 yang diakui sebagai paling demokratis sepanjang sejarah Indonesia, jelas bahwa ditingkat kerucut elit tidak akan ditemui informasi yang mengaitkan mereka. Memang benar bahwa pada level tengah ada kaitan dengan elit politik tertentu, tetapi akan sangat sulit bila analisa intelijen hanya berdasarkan dugaan kuat saja.
  4. Ingat, yang kalah dalam pemilu 2004 ada sejumlah pihak sedangkan provokator demo buruh kemungkinan besar hanya dilakukan oleh salah satu atau paling banyak hanya dua pihak saja. Pihak yang terlibat ini jelas telah melihat semakin tidak solidnya kelompok oposisi karena daya terima rakyat Indonesia atas kepemimpinan SBY masih tinggi. Sekali lagi, pernyataan SBY yang masih menekankan pada kata-kata ...........individu atau kelompok yang kalah pemilu itu........... adalah pernyataan blunder yang disebabkan laporan intelijen yang buruk, karena tidak ada deteksi dini bahwa demo anarkis kemarin hanya pengungkit kecil untuk konsolidasi oposisi. Semua orang sekarang bisa melihat dan berkata....tuh kan, SBY sama saja dengan pola Orde Baru, main tuduh dan cenderung mengurangi simpatik kalangan intelektual.
  5. Bila kekeliruan laporan intelijen yang tidak menyisipkan catatan-catatan penting yang merupakan perkiraan perkembangan keadaan dari sebuah kasus berulang-ulang terjadi, dan bila terus menerus menjerumuskan SBY ke dalam proses penghancuran citra dirinya sendiri, maka saya ramalkan hanya dalam waktu 6 bulan sampai 2 tahun popularitas SBY akan menurun sangat tajam. Kita bisa menantikan studi survey Lembaga Survey Indonesia. Tetapi bila intelijen memperbaiki diri serta selalu siap antisipatif dengan catatan penting tentang perkiraan keadaan beserta sejumlah skenario bayangan yang berisi aksi-reaksi seperti dalam teori permainan, maka citra SBY akan selamat karea responnya akan jauh lebih cerdas dari apa yang terjadi sekarang.
  6. Perlu saya sampaikan pula bahwa siapapun musuh politik SBY tidak akan bisa mencapai kekuasaan melalui jalur yang tidak demokratis. Apalagi menggulingkan di tengah jalan, harus ada alasan yang amat sangat luar biasa untuk menjatuhkan SBY sebelum 2009. Akan lebih efektif bila penanganan kasus demonstrasi dan kasus konflik lokal apapun dan dimanapun di masa depan menggunakan pendekatan hukum yang tegas serta penyelidikan yang mendalam tentang penggunaan teknik-teknik anarkis yang mendorong terciptanya kerusuhan tentunya kalau bisa sampai ke aktor intelektual dan penyandang dananya. Pelaku-pelakunya diseret ke pengadilan dengan bukti kuat dan dihukum sesuai hukum yang berlaku. Hal ini sangat bagus untuk menciptakan efek jera/kapok para broker kerusuhan.
  7. Karena pernyataan sudah keluar dan nasi sudah menjadi bubur, maka respon-respon soal demo buruh yang anarkis ada baiknya diendapkan sementara atau bila perlu bisa dimulai proses komunikasi dengan pihak oposisi yang tersebar agar tidak tercipta konsolidasi oposisi menjadi gerakan rakyat yang semakin luas. Tentu saja fokus persoalan pada butir-butir UU Ketenagakerjaan tetap menjadi prioritas agar pihak-pihak yang bersebrangan mau memahami dan menerima.
  8. Bila intelijen Indonesia memiliki bukti keras yang bisa berlaku demi hukum maka sudah waktunya diadakan pendekatan hukum yang lebih serius karena bisa menjadi indikator bagi profesionalisme intelijen.
  9. Sekali lagi, pemerintahan SBY begitu kuatnya dalam aspek legittimasi, sehingga saya meragukan kekuatan oposisi bila tidak ada momentum yang bisa dimanfaatkan untuk menyatukan mereka.
  10. Demikian ump.

Semoga ada yang menyampaikan kepada pihak-pihak yang saya kritik di atas, komunitas intelijen dan SBY sendiri.

sekian

Comments:
pak seno mungkin bisa ngisi pesan ke situs nya sby ini

http://kontak.presidensby.info:8000/

sekalian kl bsa pak seno ngikut mlis hankam@yahoogroups.com

buat diskusi mslh prtahanan dan keamanan.sapa tau bisa dpat banyak pencerahan dri bapak.di sana kl gk salah banyak juga perwira TNI atau yg deket dgn petinggi TNI yg aktif berdiskusi dan memantau.

semga tetep sehat pak dan sering ngisi blog nya buat memberi pencerahan tentang dunia intelejen.
 
dear Mr. seno..

setelah saya membaca ulasan-ulasan yang anda berikan terhadap-terhadap kejadian-kejadian di Indonesia,,juga pengamatan anda tentang dunia intelijen di indonesia...

saya berpendapat,,, bahwa anda terkesan mengkontradiksikan suatu permaslahan dengan salah satu pihak, serta mendeskriditkan sesuatu...

dan saya mulai bertanya-tanya apakah tujuan dari pada ulasan yang anda tampilkan di blog anda.
atau mungkin ada pengalaman buruk terhadap intelijen indonesia...

para analis intelijen seperti CIA, atau MOSSAD juga pernah melakukan kesalahan dalam anjuran keputusan, dikarenakan kognitif manusia seringkali mengalami bias.

menurut saya kurangnya azas keseimbangan dalam penganalisaan sebuah permasalahan, serta berkesan bukan memberikan edukasi tetapi memberi pernyataan jelek kepada salah satu pihak yang bisa mempengaruhi orang yg membaca..

mohon dikoreksi dan diperhatikan
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters