Menjelang Natal 2006 dan Tahun Baru 2007 » INTELIJEN INDONESIA

Wednesday, December 20, 2006

Menjelang Natal 2006 dan Tahun Baru 2007

Seorang rekan dalam shout box menanyakan penilaian Blog I-I mengenai situasi keadaan
sekitar natal dan tahun baru. Sebuah pertanyaan yang sangat wajar dan muncul terus sejak peristiwa bom menjelang natal tahun 2000. Sejujurnya sangat sulit bagi saya yang sudah semakin sedikit jaring informasinya untuk memberikan penilaian serius tentang situasi akhir tahun ini secara akurat.

Meskipun sulit dan kurang meyakinkan, namun akan saya sampaian beberapa point berikut ini:

Pertama, beberapa lokasi dengan tingkat kewaspadaan yang perlu ditingkatkan adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, Maluku, Nusa Tenggara Bara, Batam, dan Medan. Berdasarkan analisa dari sumber-sumber informasi terbuka dan beberapa informasi dari rekan dan jaring Blog I-I yang terkumpul mengindikasikan bahwa ada potensi gangguan keamanan di daerah-daerah tersebut. Hal ini tidak berarti di daerah lain lebih aman.

Kedua, gangguan keamanan yang terjadi hanya dalam skala kecil. Ada rencana bom "peringatan" yang pesannya hanya sebatas pada masih eksisnya kelompok teroris. Bisa jadi rencana ini batal apabila aparat keamanan melakukan pengawasan ekstra ketat yang telah dimulai sejak minggu ini.

Ketiga, gangguan keamanan yang bersumber dari konflik lama seperti Poso dan Ambon bisa dimunculkan sebagai pemanasan memasuki tahun 2007, hanya tindakan preventif ketat berupa operasi keamanan terpadu yang akan mencegahnya. Khusus untuk Papua tidak terdengar adanya rencana yang signifikan. Sedangkan Aceh relatif kondusif dan masih bisa ditangani oleh aparatur keamanan setempat.

Keempat, dalam kaitannya masih belum tertangkapnya Noordin M Top saya yakin pihak keamanan sudah mempersiapkan langkah-langkah pencegahan ataupun upaya penangkapan. Sedangkan tokoh JI berinisial A.D. diperkirakan lebih mementingkan konsolidasi organisasi ketimbang mengambil langkah aksi teror.

Kelima, masalah ekonomi berupa kenaikan harga beras dan rencana kenaikan komoditi sumber energi seperti gas jelas semakin meningkatkan sentimen negatif rakyat yang pada titik tertentu akan memicu aksi demonstrasi jika penanganan amatir kabinet SBY terus-terusan kontraproduktif terhadap jeritan rakyat miskin Indonesia.

Demikian catatan singkat Senopati Wirang, semoga bermanfaat


Comments: Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters