Klarifikasi Soal HW dan DPJ » INTELIJEN INDONESIA

Tuesday, January 02, 2007

Klarifikasi Soal HW dan DPJ

Saya sangat berterima kasih atas respon rekan-rekan Blog I-I mengenai kontroversi 2 figur nasional berinisial HW dan DPJ yang sangat berpengaruh dalam politik luar negeri Indonesia (lihat catatan-akhir-tahun-pemerintahan-sby). Sayangnya sebagian besar respon tersebut disampaikan dalam bentuk e-mail yang secara khusus diminta untuk tidak dipublish.

Sayapun sadar akan potensi terpelesetnya sebuah tulisan menjadi fitnah atau pencemaran nama baik seseorang. Oleh karena itu, saya akan memberikan klarifikasi sebagai berikut:


1. Menjadi agen asing, apakah itu CIA atau lembaga intelijen asing lainnya tidak berarti secara aktif menjadi agen operasional. Dalam kaitan ini, saya mengkritik keras sikap dan pandangan HW yang cenderung pro AS. Disadari ataupun tidak, potensi untuk menggiring kebijakan luar negeri Indonesia yang pro AS tersebut bisa menjerumuskan Indonesia ke dalam situasi yang sulit. Perlu saya ralat secara sadar bahwa HW hanya terpengaruh secara halus untuk mengarahkan kebijakan LN Indonesia menjadi pro AS, dengan demikian tidak secara aktif menjadi antek CIA. Saya mohon maaf atas kekeliruan saya sebelumnya yang terlalu menyederhanakan. Semoga bila saudara HW mengetahui tulisan ini bisa memaafkan saya dan juga sebagai masukkan untuk introspeksi.

2. Berbeda dengan saudara HW, maka pada kasus DPJ saya justru menerima banyak informasi yang semakin memperkuat dugaan bahwa saudara DPJ memang antek AS. Bahkan pertikaian antara saudara DPJ dengan sejumlah pimpinan intelijen dan Deplu (termasuk HW) sudah sedemikian parahnya. Khusus terhadap intelijen negara sampai-sampai DPJ berani melecehkan dengan usulan merombak lembaga intelijen termasuk unsur pimpinannya, alasannya adalah karena diperlukan lembaga intelijen baru yang profesional. Hal ini tidak berarti saya membela lembaga intelijen, melainkan hanya menyoroti sisi kepantasan saja. Salah satu indikasi kuat yang saya terima dari unsur pimpinan Deplu adalah bahwa AS beserta misi diplomasi dan agenda tersembunyinya "melangkahi" Deplu dan langsung meluncur ke Istana dengan membawa sejumlah kesepakatan yang sangat penting.

Mengenai mengapa tidak ada atau belum ada tindakan aparat keamanan, hal ini memerlukan pengumpulan hard fact yang bisa dipertanggungjawabkan karena berhadapan dengan figur yang penting dan memiliki power yang lumayan kuat. Saya kira sejumlah bahan yang sudah terkumpul sudah bisa digunakan untuk memberikan peringatan. Karena apabila pihak-pihak yang saya sebutkan tersebut segera sadar, maka bisa jadi akan tetap diperkenankan untuk mengabdikan keahliannya di negara ini, tentu saja semua itu dalam pengawasan yang seksama.

Sekali lagi bukan maksud saya untuk menyebarkan fitnah belaka, saya hanya menginformasikan dan mohon maaf bila ada kekeliruan, mohon koreksi rekan-rekan Blog I-I.

Sekian

Comments:
Barangkali HW (dan intelijen)adalah korban permainan DPJ ya. Saya sendiri muak melihat gaya "bicara" DPJ saat di...,lihat saja pandangan matanya.. penuh "rencana"!. Tentang power besar yg ada dibelakang DPJ,apa Intelijen sekarang sedang "low-power"?
Cepatlah bertindak sebelum bangsa kita menjadi jongos di negeri sendiri.-Matadheva-
 
akhirnya jatuch juga tuch DPJ tgl 5/2/07, tembakan yg menarik, ayoo ganyang antek antek intel asing, siap siap mereka akan melakukan serangan balik, ayoo pak senopati galaang kawan kawan
 
Sorry ..newbie nih ..
Kl menurut sy , Intel kita juga ngga bodoh ..
Ingat kan ada kejadian 2 laptop hilang di istana , salah satu milik DPJ.

Logika nya ..mana mungkin laptop di Ring1 bisa hilang .

Kl menurut sy , itu di curi oleh pihak2 tertentu setelah dengar isu2 tentang DPJ , dan mereka pengen cek kebenaran nya , dgn mencuri itu laptop , karna di dlm laptop tsb biasa nya terdpt data2 rahasia DPJ

Dan kejadian nya , pas beberapa hari sebelom si Bush ato Rice dtg ke Indonesia.

Ini teori konspirasi sy yg bodoh ini ..

maap kl salah
 
Saya tahu dan kenal HW , sepertinya tidak masuk akal kalau dia cenderung terpengaruh Amerika , dia dulu "kiri" betul dan perlahan mencoba untuk lebih netral .... Dapat info dari mana ??????
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters