Negeri Ken Arok » INTELIJEN INDONESIA

Tuesday, March 13, 2007

Negeri Ken Arok

Sebenarnya saya agak malas membahas pertanyaan saudara xdidix (silahkan cek di shoutbox atau tanya pada rekan Blog I-I yang anda kenal)tentang sebuah link yang isinya caci maki terhadap salah satu agama. Saya sengaja tidak buatkan linknya dalam blog I-I karena itu sama saja saya mempromosikan/menyebarluaskan salah satu propaganda adu-domba menghancurkan Indonesia Raya.

Tahukah rekan-rekan bahwa orang-orang asing terus berusaha memahami karakter bangsa Indonesia dengan berbagai penelitian ilmiah. Tentu tidak semua unsur asing wajib dimusuhi, banyak juga orang asing yang sungguh-sungguh peduli. Misalnya saja analisa tentang Negeri Ken Arok ini terilhami oleh seorang rekan diskusi asal Inggris yang menilai bangsa Indonesia mudah sekali dipancing untuk saling membenci. Kemudian mudah sekali menciptakan label dan stigma antar kelompok yang merusak harmoni sosial. Sebuah karakter konfliktis yang mampu menggusur citra bangsa yang cinta damai. Dalam ilmu sejarah kita mengenal Clifford Geertz dan Snouck Hugronye, dalam ilmu sosial politik kita belajar dari William Liddle, Harold Crouch, Ben Anderson, Daniel S. lev, dll sejumlah nama besar lainnya. Mereka semua memberi sumbangan yang sangat besar dalam memahami diri kita sebagai bangsa Indonesia. Kita juga sudah sewajibnya memahami karakter dan potensi diri kita sebagai bangsa, kita harus kembali membuka lembaran intelektual Prof. Koentjaraningrat, pemikiran prof. Selo Soemarjan dll, bahkan di tanah Jawa kita mengenal hasil karya sastra yang seharusnya menjadi renungan yang serius. Bukan hanya kisah kejayaan Majapahit, Sriwijaya, Samudra Pasai, Kerajaan Kutai, Kerajaan Goa, Kerajaan Bali, dll. Tetapi juga kisah-kisah tragis kehancurannya. Sejarah berpotensi untuk berulang...maka kita harus mencegah terulangnya kisah-kisah tragedi tersebut.

Kembali pada pertanyaan xdidix.....


Kembali pada pertanyaan xdidix, perlu diketahui bahwa intelijen asing juga melakukan penelitian karakter bangsa Indonesia, tujuannya jelas yaitu untuk memudahkan setiap operasi menghancurkan Indonesia Raya. Salah satu karakter yang kuat adalah apa yang sebut Negeri Ken Arok. Hal ini jauh lebih parah dari acara Republik Mimpi dan Kerajaan Mimpi di salah satu TV Swasta. Karena fakta mudahnya menciptakan konflik di Negeri Ken Arok sangat dipahami oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan Indonesia Raya.

Kutukan Mpu Gandring masih ada sampai sekarang.

Misalnya saja, ada pihak yang menghembuskan isu bahwa Blog I-I adalah kelompok sakit hati. Tetapi saya jadi tersenyum, silahkan dibaca apakah ada sebuah refleksi sakit yang lahir dari artikel-artikel Blog I-I.

Link yang diberikan saudara xdidix jelas sebuah propaganda negatif yang mencakup teknik perang urat syaraf untuk memperbesar kebencian terhadap Islam sekaligus mendorong agar kelompok Islam radikal tetap hidup. Islamphobia pertama kali dikembangkan di Eropa sejak berakhirnya perang dingin. Hal itu disebabkan oleh karena Islam satu-satunya ideologi yang utuh dan berpotensi mampu melawan dominasi pemikiran liberal (yang sebenarnya tidak identik dengan Kristen). Maraknya aksi-aksi teror semakin memberikan ruang yang luas bagi berkembangnya Islamphobia. segala carapun di tempuh, salah satunya adalah propaganda melalui media internet.

mengapa blog I-I mengingatkan bahwa kita hidup di negeri Ken Arok? hal ini karena provokasi dan hasutan untuk saling membenci sangat terbuka di sini. Perhatikan bagaimana dalam link dari xdidix tersebut tampak mencoba mendorong timbulnya kecurigaan bahwa forum website tersebut diciptakan oleh kelompok Kristen. Kristen radikalkah? Saya melihatnya tidak lebih sebagai propaganda jahat yang secara langsung di tujukan kepada dunia Islam sekaligus menimbulkan saling tidak percaya dalam masyarakat Indonesia. Sesungguhnyalah forum-forum semacam itu sudah ada secara internal dalam kelompokl-kelompok tertentu, masih ingat kasus Theo Syafei bukan? sementara dalam dunia Islam Indonesia masih ingat kelompok yang menghalalkan darah non muslim bukan? Mereka semua tidak lagi memiliki nurani dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.

Bahwa ada kelompok-kelompok elit tertentu di negeri ini yang bekerja untuk kepentingan asing adalah benar. Tujuannya menciptakan keabadian Negeri Konflik Ken Arok.

Sebagai perbandingan, perhatikan bagaimana konflik Islam-Buddha di Thailand dan Myanmar. Kemudian juga konflik Islam-Hindu di India-Pakistan. Tahukah rekan-rekan bahwa konflik tersebut sebenarnya tidak berakar di masalah agama, tetapi lebih pada masalah sosial-ekonomi dan eksistensi etnisitas?

Saya yakin bahwa saudara-saudara yang beragama Islam tidak mudah terprovokokasi oleh ajakan untuk membenci non-muslim. Sebaliknya saudara-saudara yang beragama Kristen dan Katholik tidak akan mudah percaya begitu saja menerima hasutan Islamphobia dari negeri-negeri Barat. Begitu juga dengan saudara-saudara dari agama Hindu dan Buddha serta keyakinan lainnya yang begitu banyak ragamnya di Nusantara ini.

Kita hidup di tanah yang satu Indonesia
Kita berbeda dalam persatuan Indonesia
Kita bahu-membahu mengubur negeri konflik Ken Arok
Kita belajar dari sejarah kehancuran Ken Arok
Singkirkan duri kebencian demi Indonesia Raya

Sekian
Comments:
Bung Seno,
yang saya dengar bahwa 'raja' kita sekarang di support oleh 'sipaman' so antek2 mossad pun bebas keluar masuk ke negeri kita ini. Bung Seno tentunya bisa tahu dimana saat seblum pilpres 2004 muncul pesawat sperti ' air force one' parkir di halim lalu pswt US " panglima asia pasifik" juga parkir di halim dan juanda. saat itu saya ada di halim dan menanyakan kepada rekan pilot & crew pswt disana, bahwa mereka baru melihat jenis pswt yg agak 'unik' dan penjagaannya ketat skl (scr tertutup).
sekali lagi... memang tidak aneh jika sang 'raja' terlalu didikte oleh 'si paman'. dana kampanyenya sdh sangat luar biasa.... tidaklah aneh bila partai pendatang tiba2 bisa tampil sbg pemenang. sperti club chelsea yg di suntik oleh Taipan Rusia, membeli banyak pemain bagus & scr instant menjadi kampiun di liga Inggris.
saya rasa anada pasti tahu bahwa Hijau Nasionalis tentunya sdh gerah juga dengan sang 'raja' sekarang.... Sang raja yang berasala dari 'ksatria' tetapi hanya pandai teoritis dan TIDAK NASIONALIS !! AMBISIUS dan sebenranya mengorbankan KEPERCAYAAN RAKYAT. sayang sekali rakyat telah di bodohi oleh jargon2 dan janji2 manisnya.. terbukti semua rakyat skr menyesal telah salah memilih 'sang raja'..... apkh upaya penurunan 'sang raja' akan jadi dilaksanakan tahun ini ? memang mahal sekali akibatnya.... harapannya siiih seperti Thailand 2006bisa terjadi disini.... ALAM PUN SUDAH ENGGAN BERSAHABAT DENGAN KITA ?? semoga saja Tidak ! karena ALAM menolak kepemimpinan 'Sang Raja' !!
salam hormat yang mendalam.....
 
xdidix: Terima kasih penjelasannya om,maaf klo menyita waktu dgn hal yang tak penting seperti ini."The good facist the dead facist".
 
terus bayangan kita negeri apa?majapahit?mataram?yang semuanya berakhir juga
 
@anonymous -11.45 AM
mau bagaimana lagi... kalau mereka sudah punya keinginan sangat susah untuk dibendung :) bahkan 10 tahun yang lalu sudah ada prediksi soal ini...

bukan begitu Om Seno ;)

masih merah putih kah para pemimpin kita ??????
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters