Dimana Osama Bin Laden? » INTELIJEN INDONESIA

Tuesday, June 19, 2007

Dimana Osama Bin Laden?

Berbeda dengan kepura-puraan aparat keamanan Indonesia mengenai posisi gerakan Islam Jihad Indonesia, karena sebenarnya memang tinggal memilih siapa dan kapan menghancurkannya, maka kebingungan mengenai dimana gerangan Osama Bin Laden (OBL) justru melanda gerakan Islam Jihad baik di Afghanistan dan sebagian besar kawasan Timur-Tengah, Afrika dan Asia Tengah, juga di Asia Tenggara.

Dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi baru-baru ini di [deleted] tepatnya tanggal [deleted] yang dihadiri oleh pimpinan gerakan Jihad lapis dua terkuak sejumlah poin-poin diskusi yang sangat penting tentang OBL antara lain sbb:



1. Kemungkinan bahwa OBL sembunyi untuk keamanan

Dari kelompok sel Hamburg yang baru-baru ini mulai terbongkar, di[peroleh informasi bahwa OBL tetap bersembunyi untuk alasan keamanan dan sementara sebagai konsolidasi kekuatan. Masih ada keyakinan yang cukup luas di gerakan baru pemuda Jihad bahwa pesan-pesan OBL masih bisa efektif melalui media. Namun untuk keamanan komunikasi, sementara ini "menghilang".

Sebuah do'a dipanjatkan oleh sel Hamburg sbb: "Segala kebaikan bersamamu Osama, sementara Imam Mekkah, Saleh bin Humaid, sibuk menerima kedatangan Nancy Pelosi di Dewan Shura Arab Saudi yang hipokrit, Osama sibuk menyusun siasat menyerang dan membunuh Wakil Presiden AS, Dick Cheney, pemimpin kampanye crusader terhadap dunia Islam."

3. Kemungkinan OBL sudah tewas

Mayoritas pengikut OBL tidak bisa menerima isu bahwa OBL sudah tewas. Hal itu semata-mata karena figur perlawanan OBL terhadap kesewenangan Barat serta sibolisme dirinya sebagai pahlawan yang menjadi harapan bagi dunia Islam. Meskipun sudah beredar isu bahwa OBL adalah agen utama CIA yang sejak 20 tahun silam sudah disuntikkan dalam gerakan Jihad, namun masih banyak yang kurang percaya dengan isu tersebut. Baru-baru sudah terbit buku yang menyebutkan bahwa OBL adalah agen CIA.

Informasi langsung dari Afghanistan menyebutkan bahwa pada 18 Mei 2007 masih ada yang melihat bahwa OBL sedang berjihad di Afghanistan. Informasi tersebut diiringi dengan seruan bahwa kematian yang paling mulia adalah melalui jihad di jalan Islam.


2. OBL sedang menyiapkan serangan besar ke Amerika Serikat

Dari [Mofawid al-Awal deleted], diperoleh informasi bahwa OBL sedang menyiapkan serangan besar ke AS. Menghilangnya OBL bertujuan membuat frustasi musuh-musuh Islam karena Jihad Salafi menggunakan media seperlunya.

Bahkan lapis baru kepemimpinan Jihad Salafi sedang dipersiapkan di deleted (Yaman)yang akan menjadi test bagi generasi muda untuk menggagas teknik Jihad yang berbeda, namun dengan hasil yang maksimal. Dengan demikian masalah menghilangnya OBL (mati atau hidup) tidak menjadi masalah karena Jihad akan tetap berkobar sampai hari kiamat.

Meski demikian, diyakini oleh kebanyakan pengikut Jihad Salafi termasuk sekitar 21 orang wakil dari Indonesia yang akan menjadi pimpinan baru, bahwa OBL masih hidup dan akan segera melakukan revitalisasi organisasi.

4. OBL sebagai agen CIA

Maraknya isu OBL agen CIA telah dihembuskan hampir satu tahun belakangan di dalam gerakan jihad salafi, namun semua itu ditolak dan dianggap sebagai fitnah yang keji terhadap OBL. Sangat beruntung OBL sudah jarang berhubungan dengan media, sehingga isu itu benar-benar tampak dibuat-buat oleh AS untuk meruntuhkan moral jihad umat Islam.


5. OBL sedang sakit parah

Maraknya pemberitaan sakitnya OBL beberapa waktu silam ada benarnya, tetapi hal itu tidak parah. Namun diperbesar bahwa dinyatakan oleh deleted bahwa OBL sedang sekarat.


6. OBL masuk dalam gerakan jihad sunni di Lebanon

Menurut deleted isu masuknya OBL ke dalam konflik Lebanon terlalu dibesar-besarkan dan dimanfaatkan oleh Israel dan negara-negara Barat untuk justifikasi dukungan terhadap pemerintahan yang pro barat. Bahkan secara keji disebarkan propaganda Barat bahwa radikal syiah dan jihadi sunni bersatu di Lebanon sebagai gerakan kriminal membunuhi rakyat dan mengancam tentara PBB.


Disamping pembahasan masalah OBL, diperoleh informasi tentang masalah Jihad di Indonesia.

Komentar tentang Jihad di Indonesia

Dari UP di deleted diperoleh padangan singkat yang menyebutkan tragedi di Indonesia sebenarnya sudah diwarning sejak lama, karena aparat keamanan Indonesia adalah yang paling lengkap memiliki catatan tentang gerakan Darul Islam, dan kebanyakan tokoh JI ada kaitan dengan gerakan Darul Islam, jaring pesantren deleted, kekerabatan deleted, serta alumni Jihad yang kembali ke tanah air Indonesia. Pada masa Orde Baru ada perlindungan dari TNI Hijau yang antara lain tokoh-tokohnya deleted bahkan saat ini sejumlah tokoh tersebut masih aktif seperti deleted.

Masih besarnya harapan kebangkitan Jihad di Indonesia didukung oleh penguatan gerakan intelektual Islam dan 3 organisasi besar yaitu deleted yang akan memayungi jalan Jihad.

Biarkan Polisi bermain-main dengan daftar buruan, daftar tersebut sudah kadaluarsa dan akan segera diisi dengan deleted yang akan mewujudkan GORO-GORO yang sesungguhnya. Bila Abu Bakar Baasyir bisa dibebaskan, maka mengapa Abu Dujana tidak. Bukankah fakta bercampur fitnah yang dikembangkan aparat keamanan bersumber dari intelijen asing seperti deleted.

Selama pemimpin Indonesia masih korup, hipokrit, hedonist, pemeras rakyat, akan mudah digoyah hanya dengan keteguhan iman para Jihadis yang harus segera berkonsolidasi pada deleted sementara dengan memanfaatkan fasilitas deleted.

Tantangan terbesar Jihadis Indonesia adalah meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa jihad bukanlah tindakan kriminal seperti dinyatakan oleh Kepolisian. Selain itu, berkembangnya generasi kedua Islam Munafik yang mendirikan panji-panji Islam Liberal merupakan duri yang menyakitkan dalam perjuangan jihad.

Sebagian besar generasi pesantren tradisional berada dalam jalan tengah yang berpotensi untuk tetap istiqomah dalam agama Allah SWT dan tidak akan sulit untuk berjihad. Sementara sebagian besar umat Islam justru tenggelam dalam budaya Barat yang dianggap sudah biasa, normal dan wajar.

Semoga Allah senantiasa melindungi hambanya yang berjalan tegak di jalan Jihad....Allahu Akbar.

Demikian disarikan dari deleted tanpa mengurangi isi dan makna pertemuan deleted.


Sekian
Senopati Wirang

Comments:
Tulisan-tulisannya menarik.... Jadi secara selektif saya membantu Anda menyebarkannya ke berbagai milis.... Ya, Bung Wirang tentu saja bisa melakukannya sendiri, tanpa bantuan saya. Tapi nanti kesannya kan terlalu promosi gitu...he..he.... satrio
 
saya baru membaca blog anda hari ini..sy sependapat dgn tulisan anda..bahwa dunia teroris di indonesia tdk seburuk dgn yang diberitakan dimedia..sy salut dgn pandangan anda..
thanks for sharing..
semoga dunia islam bisa menjadi lebih indah dimata dunia..
allahu akbar
salam
 
Hanya bisa comment, bukalah pikiran lebar2, jangan berpikiran sempit, dunia ini diciptakan Tuhan YME bukan hanya untuk sekelompok orang tertentu saja, jadi hiduplah berdampingan dengan damai, hargailah perbedaan, karena anda dan saya hanyalah manusia biasa yang banyak kekurangannya. Bukalah mata dan telinga lebar2, jika terorisme di Indonesia anda katakan tidak seburuk kenyataannya, tengoklah di belahan timur Indonesia. Pembantaian berdarah yang tidak pernah diexpose media lokal secara gamblang sudah terjadi. Para korban itupun manusia ciptaan Allah Swt, tapi atas nama kepercayaan dan keyakinan tertentu sekelompok manusia lainnya merasa berhak untuk mengambil nyawa sesamanya yang berbeda keyakinan. Ga ada bedanya dong sama komunis yang menghalalkan segala cara?? Para teroris itulah yang sebetulnya mencoreng muka Islam sendiri yang katanya Rahmatan lil Alamin.
 
Trima kasih SW,
Malaikat pernah berkata kepada Allah "Kenapa ENGKAU menciptakan manusia...padahal manusia akan menumpahkan darah dan membuat kehancuran dimuka bumi, padahal kami (malaikat) senantiasa memuji dan meng-Agungkan-Mu" Allah berfirman, sesungguhnya Engkau tidak mengetahui apa yang AKU ketahui....
Hadist shahih ini memberi ketetapan bahwa pertumpahan darah manusia dengan manusia sudah menjadi pertanda sewaktu kita akan diciptakan oleh Allah. "dan sesungguhnya kalau Allah berkehendak, akan AKU jadikan satu Ummat......."
sudah menjadi tabiat dan ketentuan dari Allah bahwa manusia akan bertumpah darah. paham,ideologi, atau apapun itu yang mendorong manusia saling bertumpah darah.....
akan senantiasa terjadi sampai hari kiamat. Perjuangan untuk mempertahankan diri, ideologi, dsb. senantiasa manusia akan membela dengan darah dan jiwanya...., tinggal pilih untuk kita, akan memperjuangkan sesuatu ideologi sampai tegaknya ideologi tersebut...atau menjadi manusia yang tidak ingin ambil resiko,..bekerja..berkeluarga dan meniti masa depan untuk anak-anak kita...itu sebuah konsekuensi hidup kita di dunia fana....
tinggal apakah kita bersiap diri untuk menjawab paham kita di akhirat kelak tatkala berhadapan dengan sang khalik..wallahualam
 
saya tidak sependapat dengan anda..Islam adalah agama yang damai.untukmu agamamu dan untukku agamaku..Allah itu segalanya Maha.Kalau Allah berkehendak semua manusia bisa saja berubah jalan pikirannya menurut kehendak NYA ..tetapi?????? wallahualam
 
Jihad adalah perintah untuk setiap muslim. Jihad dengan segala dimensi dan penegertiannya, akan terus ada sepanjang ideologi Islam masih ada di hati pemeluknya. Dan Jihad dengan segala aktualisasinya saat ini, harus tetap ada sebagai penyeimbang atas segala kemungkaran dengan sejuta cover pelindungnya. Tinggal kita memilih, Jihad model mana yang akan kita jalankan.
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters