Rethinking 03 » INTELIJEN INDONESIA

Saturday, June 16, 2007

Rethinking 03

Bayangkan apa jadinya bila informasi super sensitif mampir ke Blog I-I dan dipublikasikan, ambil saja contoh kasus Munir. Bayangkap apa jadinya jika Blog I-I tidak tahu bahwa informasi itu sangat sensitif dan terlanjur diungkapkan kepada publik.

Bayangkan juga jika Senopati Wirang tidak lebih dari seorang awam yang tidak tahu apa-apa, namun karena derasnya informasi bisa membuat Blog I-I tetap eksis.

Bayangkan juga jika Senopati Wirang adalah ternyata seorang agent of influence didikan Mossad dan Langley yang sedang merancang kehancuran Indonesia Raya, langsung di jantung intelijen. Bukankah banyak orang asing yang sangat fasih menulis dalam bahasa Indonesia.

Bayangkan jika Senopati Wirang memang benar-benar pesiunan yang sakit-sakitan serta cukup sakit hati untuk membangun Blog I-I.

Bayangkan jika Senopati Wirang hanya seorang penggemar IT yang berada di jantung informasi rahasia negara.

Bayangkan jika Senopati Wirang hanya anak ingusan dari pejabat intelijen yang sembarangan membawa tugas ke komputer di rumah sehingga mudah dibaca oleh sang anak.

Bayangkan jika Senopati Wirang adalah agen muda yang tersingkir dari percaturan utama dunia intelijen dan menjadi super kreatif membangun jaringnya sendiri.

Bayangkanlah.....

Rethinking adalah sebuah proses membuka pandangan seorang agen untuk melihat keseluruhan kemungkinan yang bisa terjadi dalam suatu persoalan yang menjadi perhatian intelijen. Jangan pernah berasumsi secara linear terhadap setiap kasus yang anda dalami. Cara pandang komprehensif memang akan melelahkan karena diperlukan wawasan dasar yang cukup dan energi yang besar untuk dapat menekuninya, sampai suatu saat anda bisa secara sistematis memiliki insting intelijen. Percayailah insting tersebut bila anda telah mendalami dan mengujinya ratusan kali, insting intelijen akan sangat menolong dalam pekerjaan.

Anda akan tahu kapan memulai, kapan berhenti, kapan memberikan detail persoalan, kapan memberikan perkiraan umum, serta anda akan selalu menyimpan "sesuatu" yang akan menyelamatkan nyawa anda.

Sekian

Contoh sengaja diarahkan kepada saya sendiri agar lebih mudah dipahami. Selanjutnya terserah anda bagaimana memandang Senopati Wirang, sangat bergantung pada wawasan dasar dan insting intelijen yang anda miliki.





Comments:
itu alasannya ada motto: Audi, Vide, Tace
(be a good listener, a keen observer, and ALWAYS keep silent about your job)
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters