Travel Warning Aparat Asing ! » INTELIJEN INDONESIA

Tuesday, December 04, 2007

Travel Warning Aparat Asing !


DI KLATEN, MOBIL DIHADANG 3 ORANG; Direktur Sekolah Antiteror Ditembaki

Sejujurnya saya tidak kaget dan tidak ngeri dengan kasus penembakan yang dialami Direktur Sekolah Antiteror Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC), Lester Cross. Boleh saya saya sampaikan itu cuma warning saja...berikutnya bisa dipastikan berupa bom atau minimal peluncur granat yang lebih efektif terhadap mobil-mobil anti peluru. Ketika saya menerima surat yang mengatasnamakan Abu Dujana saya menilai untuk perlu menyampaikannya kepada publik karena nadanya yang cukup serius. Beberapa informasi tambahan semakin menambah keyakinan saya bahwa apa yang diancamkan terhadap aparat asing atau intelijen asing akan terwujud pada saatnya. Kelompok yang menyampaikan informasi kepada Blog I-I benar-benar mengetahui gerakan aparat asing yang resmi, dan mereka terus meningkatkan kewaspadaan terhadap aparat asing yang menyamar.


Sangat mungkin bila kasus yang menimpa Lester Cross yang berkebangsaan Australia itu salah satu realisasinya. Dengan pengalaman nyaris terbunuh oleh tiga orang tak dikenal yang salah seorang di antaranya menembak ke Lester, mudah-mudahan melahirkan kesadaran kepada aparat asing untuk tidak seenaknya di bumi Indonesia Raya.

Juga terbuka kemungkinan bila pelakunya ternyata cuma perampok bersenjata yang kebetulan menduga ada mangsa empuk. Kalo kata Polisi tunggu hasil penyelidikan, tetapi hasil itu nanti setelah direka-reka dengan segala perhitungan situasi dan kondisi silahkan rekan-rekan nilai sendiri mana yang mendekati kebenaran.

Bagi saya sebenarnya sah-sah saja ada kerjasama internasional sesama lembaga penegak hukum, sesama lembaga intelijen, sesama aparat keamanan. Namun diperlukan kecerdasan bagi segenap aparat Indonesia untuk lebih waspada dalam mencermati tindak-tanduk aparat asing. Selain itu, yang lebih penting lagi adalah dalam mengungkap motif-motif tersembunyi yang mengarah pada penghancuran Indonesia Raya. Lebih jauh lagi jangan menjadi cecunguk kepentingan asing yang akan merobek-robek kedaulatan Indonesia Raya, apapun bentuk proyeknya betapapun menggiurkannya dana proyek, serta bagaimanapun manisnya investasi dan bantuan itu, harus berjalan di atas blue print amanat penderitaan rakyat Indonesia Raya.

Ingat kerjasama tidak identik dengan melacurkan diri kepada asing, karena kerjasama dibangun diatas fondasi kesetaraan dalam bentuk partner atau counterpart, saling menghormati. Memang tidak bisa disangkal apabila ada aparat kita yang kebablasan menjadi simpati kepada asing karena disuapi 200-500 dollar per hari atau diberi fasilitas ini dan itu. Bila ada yang kebablasan tentunya menjadi tugas provost atau inspektorat tiap-tiap institusi untuk menyelidikinya.

Kembali pada masalah travel warning aparat asing, saya garis bawahi bahwa travel warning ini benar-benar hanya untuk mereka orang asing yang melakukan kegiatan mata-mata atau yang mengganggu ketentraman rakyat Indonesia. Bagi orang asing yang ingin berwisata menikmati keindahan alam nusantara dan menikmati keelokan budaya Indonesia, maka travel warning ini tidak berlaku.

Catatan : Mas Agus yang baik...terima kasih atas infonya.

Sekian
SW
Berdasarkan peringatan Intelijen Komuniti maka Blog I-I menghapus Foto Mister Lester dan sejumlah pejabat Polri dalam artikel ini.

Comments:
THIS IS WIERD, kenapa kebetulan dengan datangnya seorang telik sandi kangguru di 0274 ya?

dulu beberapa hari sebelum penangkapan abu dujana pun, telik sandi dari kangguru (dan dari badan yang sama) pun datang di 0274.

sepertnya ada yang mencari alasan pembenaran bahwa "terorisme" masih ada di indonesia yang berakhir dengan naiknya anggaran "kanggoroo detachment" engan dari war on terrorism. bloody hell!
 
Salam Sejahtera... semoga Pak De Seno sehat selalu & Tuhan senantiasa mencurahkan barokah dan kekuatan hati dalam menegakkan NKRI.
senang rasanya membaca kembali tulisan Pak De Seno, seakan murid kembali menemui gurunya yg lama pergi...
Tadi Malam saya bertemu dgn yg namanya Stanislav Velinov, yg ternyata dgn hal simple saya searching di google, hasinya sangat mencengangkan, benarkah itu ?! 2 the point, kawan, lawan atau org biasa ?? kalo dilihat dari hasil google, jelas seperti gado2 yg diberi karet 3, amat pedas sekali he....he..he...
Semoga sehat selalu & GBU
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters