Publikasi dalam Dunia Intelijen » INTELIJEN INDONESIA

Monday, December 29, 2008

Publikasi dalam Dunia Intelijen

Sangat menarik ketika beberapa rekan Blog I-I menyampaikan bahwa publikasi dunia intelijen adalah "TABU" alias haram atau dilarang keras, namun alasan pelarangan tersebut hanya mengacu pada ketertutupan tanpa batasan sehingga keangkeran dunia intelijen menjadi semakin gelap dalam pandangan publik.

Diperlukan sebuah kemahiran yang sangat serius dalam mengelola publikasi intelijen, dimana hal itu juga harus mengacu pada peraturan hukum yang melindungi informasi rahasia sekaligus membuka ruang akses yang adil bagi rakyat yang dilindungi oleh hukum positif kita.

Apabila bangsa Indonesia sudah sepakat untuk mengarungi lautan demokrasi dalam budaya Indonesia, maka sistem ketatanegaraan termasuk institusi intelijen di dalamnya harus siap melakukan perbaikan yang akan memperkuat demokrasi Indonesia.


Persoalannya kemudian adalah bahwa perubahan atau reformasi itu bukanlah sesederhana membalikan tangan kita dan mewujudkan mimpi dalam waktu semalam. Proses perbaikan harus dimulai sesegera mungkin berdasarkan konsep yang matang yang memperhatikan berbagai aspek yang selama ini menjadi tanggung jawab intelijen. Kita bisa saja secara semobrono mengaku telah melakukan perubahan-perubahan, padahal secara fundamental tidak ada yang berubah.

Contoh kecil misalnya dalam melihat wacana intelijen di ranah publik. Blog I-I bukanlah satu-satunya media yang berusaha memberikan sedikit ilustrasi tentang dunia intelijen Indonesia yang penuh tanda tanya. Telah banyak cara ditempuh dalam memberikan ilustrasi dunia intelijen kepada publik, misalnya melalui penerbitan buku-buku tentang intelijen yang bisa kita peroleh di toko-toko buku. Terlepas dari kebenaran isi informasi yang dipublikasikan, telah terjadi komunikasi yang luar biasa dari dunia intelijen Indonesia kepada publik. Namun tentu saja, publik juga harus menyadari bahwa ada keterbatasan informasi yang dapat dipublikasikan, khususnya bila dikaitkan dengan potensi dampak dan masalah waktu yang tepat dalam memberikan penjelasan kepada publik.

Intelijen Indonesia di era demokrasi bukan milik perorangan (elit) yang berkuasa sehingga rakyat berada dalam ketakutan "diinteli" serta bukan juga alat politik yang tunduk patuh dalam melanggengkan kekuasaan elit politik. Hal ini tentunya menjadi dasar perubahan yang sangat signifikan bila kita menengok sejarah intelijen pada era Orde Lama maupun Orde Baru. Sebuah proses pembodohan intelijen yang tereduksi menjadi Polisi Rahasia untuk menopang kekuasaan telah menjadikan kemerosotan yang luar biasa dalam evolusi intelijen Indonesia.

Saya mengakui bahwa dunia Intelijen Indonesia pernah memiliki Master Spy yang hebat, namun mereka hebat hanya di masa hidupnya dan bersifat taktis. Saya berani menyatakan secara terbuka bahwa belum ada satupun Master Spy Indonesia yang memiliki karakter intelijen visioner ke masa depan kejayaan Indonesia Raya. Kebanyakan dari intel-intel Indonesia hanya terpaku pada keseharian pekerjaan yang akhirnya terjebak dalam ruang lingkup yang sempit serta tidak kreatif dalam melihat perkembangan zaman yang begitu cepat.

Bayangkan jika ketertutupan intelijen tersebut ternyata hanya membuat dunia intelijen semakin terkungkung dalam tempurung yang semakin sempit. Saya yakin bahwa ada cukup banyak insan intelijen yang "menahan diri" melihat kebijakan blunder yang berbau politik yang masuk dalam pekerjaan intelijen. Akibatnya intelijen menjadi kuat ketika menjadi garda penjaga stabilitas politik kekuasaan, namun rapuh ketika berbicara untuk kepentingan keselamatan rakyat dan negara dari berbagai krisis yang lebih besar.

Stabilitas politik adalah hal yang vital dalam keberlangsungan sebuah negara, namun hal itu tidak menjadikan alasan yang benar dalam mengembalikan intelijen Indonesia ke dalam pendekatan taktis menjaga ketertiban publik di seluruh jengkal dinamika politik Indonesia. Akan lebih tepat apabila hal itu menjadi tanggung jawab Polisi Indonesia melalui pendekatan komunitas yang manusiawi sehingga rakyat ikut merasakan tanggung jawab bersama demi keselamatan bersama.

Andaipun intelijen terpaksa masuk dalam dinamika politik, hal itu berarti sungguh-sungguh berdasarkan pertimbangan yang matang bahwa ada suatu gerakan Makar yang serius yang dapat mengganggu eksistensi Indonesia Raya serta membahayakan keselamatan rakyat Indonesia, misalnya potensi konflik komunal, perang lokal, kerusuhan dengan kekerasan, gerakan kemerdekaan sepihak melalui kekerasan, dll.

Setelah sedikit membaca wacana di atas, tentu kita perlu berpikir untuk mengkomunikasikan langkah-langkah intelijen adalah sungguh-sungguh demi kepentingan yang sangat vital bagi negara, bangsa dan rakyat Indonesia. Publikasi ini misalnya memiliki tujuan yang sangat jelas yaitu menempatkan intelijen pada posisi yang sebenarnya dalam negara demokrasi Indonesia. Serta bukan membocorkan rahasia negara yang dapat mengganggu stabilitas.

Publikasi dalam dunia intelijen memiliki makna informatif sekaligus edukatif serta bukan bombastis seperti gossip selebriti. Lebih jauh lagi tentu memiliki proses seleksi berdasarkan prioritas keselamatan rakyat Indonesia, berdasarkan pada obyektifitas yang tinggi serta tidak bersifat provokatif.

Pertanyaan terakhir saya kepada komunitas intelijen.....Untuk melakukan semua itu, Tidak Mudah Bukan?

Salam
SW



Labels:

Comments:
Bung mudah dan tidaknya adalah masalah kemauan....
 
Menarik membaca artikel ttg publikasi dalam intelijen.
Bung SW, apakah sidang Muchdi juga merupakan satu publikasi or pendidikan ttg intelijen??
 
artikel yg bagus. Terus terang saya tidak tahu bnyk ttg intelijen,walaupun ada bbrp kawan yg memang praktisi di lapangan. Tetapi saya setuju bahwa seharusnya intelijen berpikiran visioner,paling tidak sdh bisa membuat perkiraan utk 2 sd 5 th kedepan. Sesuatu yg susah dilakukan oleh org yg sibuk dgn kegiatan day to day merespon kejadian demi kejadian dilapangan.

Intel yg begini mungkin bisa meringankan kerjanya dgn berkonsultasi pd org yg memang diberi oleh Tuhan kemampuan melihat jauh ke depan. Mirip dengan kejadian di zaman rasulullah ketika dlm QS Ar Rum Tuhan memberitahu Rasulullah bahwa walaupun skrg romawi kalah,bbrp tahun kedepan,romawi akan kembali mengalahkan parsi. Ini kan berita intelijen dari Tuhan.
 
Blog I-I bisa menjadi media informatif dan edukatif agar masyarakat Indonesia bisa Intelijen Minded. Untuk itu, janji Cah Bodho untuk memberikan training seputar intelijen sudah ditunggu publik.
 
selamat tahun baru buat semua...

saya sangat tertarik dg pembicaraan seputar intelijen dan analisa2 ttg kegiatan2/peristiwa-peristiwa yg terjadi di sekitar qta dipandang dari sudut intelijen yg disampaiakn oleh saudara senopati wirang, mudah2an apa yang Saudara sampaikan diblog ini tidak membuat masyarakat awam seperti saya akan semakin bingung diantara ketidaktahuan saya akan ragam kegiatan intelijen yg mungkin ada di dalam suatu peristiwa yg terjadi di muka bumi ini.malah sebaliknya saya berharap dengan adanya blog ini kami-kami ya awam ini akan semakin tahu secara lebih mendalam mengenai gerakan2 intelijen.

maju terus buat Anda Senopati Wirang

salam knal dari saya

tambeng si petualang gila
 
Pergantian tahun hijriah dan masehi tidak diiringi hujan semoga pemilu 2009 tidak sepanas hari2 itu, kalo media massa berperan sebagai rem dan pendingin suasana pemilu, selalu mengingatkan setiap peserta bahwa siap menang harus diiringi sikap siap kalah dengan damai. Sehingga ini akan menjadi proses awal yang akan berulang, yang tdk memerlukan asing turut campur. Kami menerima siapa pun pemenangnya. (jgn dimuat)
 
saya membaca majalah tempo ttg 10 pimda yg inspiratif, sangat bagus, tapi mengapa anggaran belanja selalu lebih tinggi daripada pendapatan daerah? Apakah di daerah itu semuanya belum dinilai dengan uang? Berharga ketika sayur mayur mencapai mulut manusia atau menjadi sampah seperti sawit yg membusuk di pohonnya karena tidak bernilai uang. Menjadikan alam sebagai ajang judi ketika Mars belum diinjak kaki manusia. Ekonomi berawal dari barter (berdasarkan kebutuhan masing negara2, saya pikir NASA akan melakukannya ketika bertemu dgn alien), maka mata uang global akan menjadi solusi, dengan melakukan penetapan kuota produksi, kuota konsumsi, pemetaan produksi dan konsumsi, pembatasan jumlah uang yg beredar berdasarkan beberapa faktor misalkan kelahiran, kematian dll, memberikan identitas yg lebih jelas untuk uang seperti dari negara asalnya agar memudahkan ditarik kembali atau ada keharusan uang itu agar kembali ke negara tersebut, identitas u kegunaannya, memberikan masa edar atau berlaku uang itu agar ia tetap berputar, orang kaya akan tetap memutar uangnya sehingga tidak terjadi seperti sekarang, identitas uang jelas sulit bagi kegelapan untuk memegangnya, sebelum menjadi uang digital atau semu. Saat ini mungkin awalnya adalah Amerika harus memberikan identitas jelas bagi uang dolarnya yg hanya boleh beredar khusus di lokal Amerika, sementara di luar itu dolar2 amerika lainnya harus diberi identitas jelas khusus perdagangan luar, dan ini harus melalui satu pintu. Ini akan menjadi uang awal dari uang global, tapi saya harap pelaksananya adil, kalo tidak kami akan akan menyalakan api perlawanan. Saya hanya membayangkan uang digital yg memiliki umur dan perjalan historynya dan peruntukannya.

Saya begitu menyadari semakin saya ke kota semakin saya tergantung dengan uang, semakin tergantung dengan banyak orang, dan semakin tidak mandiri, semakin hilang sikap baik saya. Saya heran dengan fakta di koran tempo bahwa 1998 1 dolar US masih 2500 rupiah sekarang hampir 11.000 rupiah, terpuruknya jauh dengan negara2 tetangga kita yg lainnya, apakah ini artinya harga sumberdaya alam, keringat manusia Nusantara semakin murah. Cadangan dolar malaysia mencapai 100 miliar dolar, singapura? Hampir semua di sekeliling Nusantara kaya dari mencuri hak kita, atau pijakan sejarah yang ada menjadikan kita pengecut (seperti saya). Bunga bank di amerika mendekati 0%, juga di jepang, juga kebanyakan negara2 maju di eropa apa artinya ini? Jika saya meminjam untuk usaha dari bank amerika maka uang saya diputar di NUSANTARA uang itu akan berlipat ganda dengan cepat apalagi harga tanah atau sembako naiknya lebih cepat daripada turunnya (mungkin u tanah ga pernah turun2). Ini benar2 penjajahan, solusi uang emas emas bagus tapi apakah kita menguasai freeport? siap menanggulangi bencana alam sebelum galaksi bima sakti adalah satu titik dan galaksi lain adalah titik yang lainnya? Apa kata Machiavelli? Tapi Bagaimanapun juga tulisan itu menginspirasi saya tetap bersemangat untuk mewujudkan mimpi lama saya, menulis ulang sejarah Nusantara(melakukan penulisan seperti penyusunan hadis, lebih terpercaya sepanjang jaman dengan satu bahasa dan aksara, pijakan sejarah fatal bagi nasrani yg merayakan 25 desember sebagai natal dan SUN day sebagai hari ibadah,bahasa yg berubah, hari ini satu kata adalah denotatif, besok konotasi negatif, menurut info teman saya, orang gila, 'mereka' menjadi teman tertindas nasrani, membelokkannya, mengkhianati setiap perjalanan, menjatuhkannya dengan melahirkan anak2 bernama atheis, komunis, liberalis,kapitalis, dan lis2 yg lainnya, seragam2 u mengadu domba, bersembunyi di balik status quo untuk menemani revolusi untuk eksistensi mereka, melenakan manusia tentang konsep waktu, bagaimana jika hidup di galaksi lain, waktu begitu absurd, dan kita mencoba mengingatnya, ingatan yg bagus adalah ketika hijriah menjadi awal tahun islam, perubahan) & mewujudkan konsep Nusantara Cyber Army (angkatan ke-V, gara2 melempemnya APRI, tanpa nuklir dan hak veto, semakin tinggi teknologi lawan (candu yg berbahaya) akan selalu ada celah, raksasa akan selalu lebih lamban, wujud gerilya maya) yg akan menjadi pijakan awal hingga bumi adalah satu titik dan bulan adalah titik yg lain bagi RAKYAT NUSANTARA.
Saya akan tetap independen makanya saya akan mewujudkan BHUMI NUSANTARA dgn menumpu kan pendanaannya dari usaha2 kecil kami ini, perusahaan besar sekarang bahkan ngutang ke perusahaan kecil2 anda tahu istilah nya TIME = TEMPO. Mohon jgn dimuat, untuk anda saja, karena amburadul, tergesa-gesa, terstruktur karena di warnet dan sedang diburu orang2. Saya tahu anda tahu saya selalu berpijak di 'tempat yg sama'.
 
melanjutkan yg tadi, nasrani lebih menjadi alat penguasa/golongan X di barat, terutama bila dibandingkan dengan yahudi dan islam yg masih mengharamkan babi dan anggur begitu juga sunat u laki2. Uang seperti energi, sifatnya kekal (ketika kadaluarsa harus muncul lagi) jadi hanya mengalami perubahan bentuk, atau bisa kita anggap sebagai bagian dari energi. Beruntung manusia ketika tidak diberitahu kapan kiamat tetapi hanya diberi gejala2nya saja sehingga masih selalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri dan mengarungi alam semesta. Acak2an karena pikiran selalu meloncat2 dan memorynya hanya otak. Saya bukan anti nasrani karena nasrani yg benar adalah bagian dari islam (berdasarkan sumber sejarah terbatas yg sy baca), tapi aplikasi nasrani di barat adalah bukti dari campur tangan manusia terhadap agama secara berlebihan. Jangan di muat pa, tadi semua curhat otak saja, kalo ga dilepas kepikiran tiap malam. U Bpk G M. tulisannya bagus2 tapi...tetap beda, saya pengen tahu pandangan anda mengenai kematian, apakah kematian adalah pintu keabadian?
Tulisan ttg pimda, benar2 menjaga harapan rakyat, menampar ke sekian kalinya kemalasan, kelalaian, dan kebodohan saya. tolong jangan dimuat, terima kasih.
 
Pakde SW,
Semoga Tuhan YME senantiasa memberi kekuatan & karunia rakhmat buat Pakde & Kel.
Buku-buku bagus apa saja yg bisa saya pelajari ? mohon referensinya...
 
yg perlu diingat,.tidak setiap org dpt "menkgonsumsi" bahan keterangan yang ada, siapa SA-nya jon??
 
...Hallo,maju tidaknya indonesia dlm mesasuki masa depan yang cerah, semua ada ditangan para intelijen indonesia garda pertahanan terdepan indonesia...tingkatkan kemampuan dan teknologi intelijen indonesia...jaya indonesia
 
semua hal berjalan baik dan lancar tergantung porsi, semua hal mempunyai formulasi yg proporsional.
perputaran bumi dan jarak antar planet2 mempunyai formulasi yg proporsional dan continyu. ikan hidup di air dg insang dan burung tidak pernah lelah atau lupa terbang beserta caranya.
yg terjadi baik individu maupun kelompok adalah,ingin mempercepat(manipulasi) perputaran bumi,atau ingin memelihara seekor kucing dalam kolam air.
bisakah seekor burung menerangkan cara berenang kepada kucing?
semoga semua "real" satrio wirang yg terserak akan terkumpul dan mempunyai formulasi yg proporsional baik individu maupun berkelompok.
semoga satrio wirang yg terserak akan bisa berkumpul,bersatu dan berjuang bersama dlm wujud nyata , meneruskan cita2 luhur para pendahulu kita untuk : mempersatukan kembali, membangun,mencerdaskan dan mensejahterakan bangsa dan negara kita tercinta ini.
semoga semua pemilik sejati lagu Indonesia Raya secara sadar dan penuh semangat untuk bersatu dan saling mencerdaskan demi utuhnya kembali puing2 persatuan keturunan kerajaan2 ini dengan mengingat kembali aturan main yg proporsional sesuai dg fungsinya..
kpd ayahanda Satrio Wirang, tuntunlah kami generasi satrio wirang yg terserak ini demi cita2 luhur yg benar2 berat dan tidak mudah ini.
 
Kenapa Bosz di blog hanya dimuat berita perjanuari 2009, apakah tidak ada lagi berita mengenai intelejen yang terkini, apakah sudah kehilangan
nara sumber yang bisa dijadikan acuan? sehingga beritanya nggak up to
date ! Bagaimana Mbah SW?
 
lisega.110mb.com
 
mat kenal semuax yh...
 
mat kenal yh
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters