Saifudin Zuhri dan Muhammad Syahrir » INTELIJEN INDONESIA

Thursday, September 17, 2009

Saifudin Zuhri dan Muhammad Syahrir


Pengungkapan demi pengungkapan yang dilakukan Polri, khususnya Densus 88 tentunya sangat membanggakan bagi bangsa Indonesia. Apresiasi yang tinggi patut kita berikan kepada Polisi Indonesia. Setelah 14 titik sidik jari Noordin M. Top yang identik dengan data dari Polisi Diraja Malaysia, kita tinggal menunggu beberapa jam lagi untuk pembuktian final yang tidak terbantahkan lagi.

Beberapa rekan Blog I-I menanyakan peranan intelijen AS, Australia dan Inggris yang membantu Polisi dan Intelijen Indonesia. Dalam kaitan ini perlu saya sampaikan bahwa kerjasama internasional adalah hal yang wajar, khususnya dalam pertukaran informasi dalam melawan terorisme. Namun keseluruhan keberhasilan adalah milik aparat keamanan Indonesia, dan saya minta rekan-rekan dapat meyakini bahwa peningkatan kapabilitas Polri adalah benar-benar telah mencapai prestasi internasional, bahkan dapat dinilai tidak kalah dengan Polisi-polisi dan aparat keamanan di negara-negara maju.

Kita sebagai bangsa Indonesia boleh saja meragukan kemampuan aparat keamanan kita sendiri, namun ketika bukti keberhasilan sudah jelas di depan mata, tentunya kita dapat membuka mata kita bahwa benar polisi kita telah mencapai prestasi yang luar biasa.

Akan lebih positif apabila seluruh elemen bangsa Indonesia yang peduli dengan keamanan nasional dan keselamatan rakyat turut membantu aparat keamanan dalam penyelidikan dua tokoh yang belum tertangkap yaitu Saifuddin Zuhri dan Muhammad Syahrir.

Kecerdikan para pelaku teror yang bersembunyi dibalik kedok ajaran Islam telah membuat banyak orang tertipu sehingga simpati kepada para teroris tersebut. Sedangkan propaganda Barat melawan Islam juga telah menimbulkan kecurigaan yang tidak beralasan.

Jaringan Blog I-I melihat bahwa keterkaitan Barat dan Islam perlu diselidiki secara lebih dalam lagi dalam pembuktian adanya master mind internasional. Dengan pengungkapan para pelaku teror di dalam negeri kita, tentunya dapat digali lagi apakah ada keterkaitan itu, dan saya menghimbau untuk mulai berpikir secara lebih obyektif berdasarkan fakta-fakta empiris seperti yang dilakukan oleh aparat keamanan Indonesia.

Mari kita dukung upaya aparat keamanan Indonesia menjaga keselamatan rakyat Indonesia dengan memberantas terorisme hingga ke akar-akarnya, dan pada gilirannya rakyat Indonesia dapat berkonsentrasi dalam pembangunan ekonomi, sosial dan politik.

Labels:

Comments:
Semoga dengan tewasnya Gembong Teroris NMT keadaan negeri semakin aman juga ini sebagai "pesan" kepada negara tetangga kita yang sok usil pintar2lah "mendidik" rakyatnya spy tidak bikin rusuh dinegeri orang. Tidak ada kejahatan yang abadi suatu saat pasti dapat di basmi, Selamat kepada Polri atas prestasinya!
 
bung seno saya mau tanya kalo cpns BIN infonya bisa dapat dari mana ya?.........
btw info ttg BIN sedikit sekali websitenya pun tidak ada
 
saya orang sipil pakde, nunut nanya kalo boleh, apa ada kaitannya ditentukannya waktu penangkapan yang terjadi baru2 ini antara di temanggung dan solo dengan pengalihan fokus masyarakat akan suatu hal yang sebelumnya sempat terkuak (ex: pemilu dan polisi-kpk)? kemudian yang kedua, kenapa ya pakde wirang kira2 kok noordin m top pilih aksinya di Indonesia? atau sdh ad kelompok mrk di negara lain yg ditugaskan? kalo iy kenapa sy jarang dngr aksi bom2 di negara2 asia tenggara yg lain?.
Mohon petunjuknya, dari saya yang membanggakan figur seorang SENOPATI WIRANG.

'abdullah'
 
Selamat buat Densus 88!! Kenapa gak dari dulu begini??hehe btw oke banget prestasinya layak dapat bintang!! Maju terusss...
 
Saya pikir ada sebuah skenario besar untuk medeskriditkan islam. Densus 88 merupakan boneka dari rencana besar tersebut untuk mewakili tangan-tangan X dalam ruang lingkup Indonesia khususnya.
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters