Makna Komunikasi » INTELIJEN INDONESIA

Friday, November 20, 2009

Makna Komunikasi

Pertama-tama saya ingin menyampaikan terima kasih atas kritik dan saran sahabat Blog I-I yang tidak bosan-bosannya mengunjungi, membaca dan menyampaikan informasi penting kepada Blog I-I. Inilah yang kita dapat maknai sebagai komunikasi untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Harus saya akui bahwa kritikan terhadap kualitas tulisan Blog I-I yang "datar" ada benarnya. Tetapi sebagaimana pernah saya jelaskan beberapa tahun silam, Blog I-I tidak mungkin mengambil ruang analisa mendalam yang akan menyaingi laporan Intelijen sesungguhnya. Apabila Blog I-I diisi dengan data-data dan analisa yang valid dan mutakhir tentang Indonesia, tentunya hal ini sama saja dengan pembocoran rahasia negara.

Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa faktor paling utama dan terpenting dalam peningkatan kinerja intelijen Indonesia adalah spirit/semangat untuk membela nasib rakyat dan memperjuangkannya dengan segala kemampuan yang ada. Hal itu dilandasi oleh ketulusan dalam pengabdian, berani mengambil resiko, dan kecerdasan dalam kalkulasi yang menguntungkan bangsa dan negara tercinta Indonesia Raya. Hilangkan segala kepentingan pribadi dan kelompok, hapus cara pandang katak dalam tempurung dan belajarlah dari sejarah dan dinamika perkembangan dunia.


Komunikasi yang telah terbangun dalam wadah Blog I-I belum dapat mendorong perubahan yang nyata dalam peningkatan kualitas intelijen Indonesia, namun setidaknya telah menyalakan semangat perjuangan tanpa kenal menyerah di dalam hati sanubari kita. Bila anda seorang Senopati aktif, bukankah hati kecil anda selalu memanggil untuk mengabdikan segala kemampuan demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia? Andaipun anda telah menjadi Senopati non-aktif, panggilan hati itu masih kuat dan kita tidak boleh menyerah dengan segala tantangan dan ancaman yang terus menghantui Indonesia Raya.

Mohon kiranya hal ini dapat dimengerti dan janganlah memancing Blog I-I untuk mengeluarkan analisa yang melebihi laporan intelijen resmi di bumi pertiwi. Kita semua paham bahwa informasi intelijen 90% lebih bersifat terbuka, dan di era yang sangat terbuka saat ini diperlukan ketelitian dan keahlian dalam melakukan klasifikasi secara tepat atas setiap informasi yang beredar. Kalangan intelijen juga paham betul bahwa 10% informasi tertutup tidak mudah untuk diperoleh, namun sering menjadi kunci yang dapat mengkonfirmasi suatu asumsi ataupun membantahnya. Hal itu hanya dapat berjalan mulus apabila kita memiliki dasar ilmu analisa intelijen yang memadai dan kemampuan analisa yang cemerlang ditambah dukungan alat bantu analisa data yang banyak dijual oleh perusahaan penyedia layanan analisa intelijen dan keamanan dalam bentuk software. Apakah kita sudah menggunakannya, dan ada berapa analis Indonesia yang paham betul bagaimana bekerja di era informasi ini?

Satu hal lagi yang membuat Blog I-I hanya menyentuh permukaan dari persoalan-persoalan bangsa adalah untuk menghindari terciptanya suasana yang semakin keruh. Misalnya dalam kasus kontroversi KPK-Polisi-Kejaksaan Agung, pertanyaan Blog I-I adalah seberapa sanggup bangsa Indonesia menanggung kekacauan politik ekonomi apabila persoalan itu dipolitisir sebagai kasus yang maha dahsyat dengan segala asumsi dan teori. Mengapa saya katakan kacau secara politik dan ekonomi, pertama hal ini akan meruntuhkan kepercayaan publik, kepercayaan pemain ekonomi dan investor serta akan mendorong Indonesia terpuruk dalam lubang krisis yang dalam. Diperlukan bukan hanya penegakkan hukum melainkan juga keberanian dan kebijakan serta penyelesaian yang tidak berlarut-larut. Karena semakin lama akan semakin mendorong orang berteori masing-masing, akibatnya adalah kepercayaan yang semakin menipis dari masyarakat Indonesia dan masyarakat internasional.

Menurut laporan sahabat Blog I-I di KPK, teknologi telah sangat menolong KPK dalam perang melawan korupsi di Indonesia. Sejumlah data sangat akurat dan dapat digunakan untuk menjebloskan para pelaku tindak pidana korupsi ke dalam penjara. Permasalahannya adalah bahwa koruptor di negeri tercinta Indonesia Raya sangatlah banyak sehingga aparat hukum tidak dapat dapat menyelesaikan seluruhnya dalam periode waktu tertentu. Akibatnya sejumlah aparat yang memiliki akses menjadi tergoda, dan beberapa pihak yang terbidik ketakutan, serta beberapa pihak lain senang bermain-main. Akibatnya adalah apa yang sekarang terjadi, yaitu ruwet dalam pertarungan panjang untuk menang-menangan dan bukan untuk kebenaran dan keadilan itu sendiri.

Hidup hanya sekali dan kesempatan berbuat baik untuk bangsa dan negara Indonesia tidak akan terulang berkali-kali. Apabila saat ini kita memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan dan perbaikan kondisi bangsa, tidak ada yang perlu ditakuti. Apakah sahabat Blog I-I takut mati? Apakah sahabat Blog I-I takut miskin? Apakah sahabat Blog I-I takut kehilangan jabatan? Apakah sahabat Blog I-I menjadi sedemikian pengecutnya sehingga membiarkan bangsa Indonesia terbenam dalam lumpur korupsi yang terbukti telah memiskinkan bangsa Indonesia.

Bangsa Indonesia telah kehilangan jati dirinya dan tidak lagi pantas disebut bangsa yang besar, mengapa demikian? Karena sesama komponen bangsa kita saling menyakiti, saling menghancurkan dan tidak bersatu padu membangun kesejahteraan nasional yang merata. Di saat terjadi praktek tindak pidana korupsi, tahukah bahwa di pelosok Indonesia yang lain saudara kita kelaparan. Memang hal ini klise atau bahkan sudah membosankan di telinga kelompok Middle Class ke atas yang menikmati kemerdekaan. Bangsa Indonesia belum merdeka apabila masih ada yang tertindas, masih ada yang sangat miskin dan kelaparan, masih ada yang dipukuli oleh aparat keamanan, masih ada yang tidak dapat menyuarakan suara hatinya. Maka apalagi yang harus kita lakukan sebagai anak bangsa Indonesia ?

Blog I-I hanya satu dari ribuan atau bahkan jutaan suara anak bangsa Indonesia dalam bentuk Blog yang mencoba membangun kesadaran massal bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kepada sahabat Blog I-I yang masih malu-malu dalam berkomunikasi, silahkan sampaikan apapun yang sahabat rasakan dapat mendorong kemajuan Indonesia Raya. Blog I-I adalah milik bangsa Indonesia, sehingga sahabat Blog I-I dapat menyuarakan suara hati yang nyaris tak terdengar itu.

Sekian, semoga bermanfaat.


Labels:

Comments:
Melalui peraturan presiden no. 7 tahun 2005 pemerintah menyusun tiga agenda utama dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM)yang meliputi ;
1. menciptakan Indonesia aman dan damai
2. menciptakan Indonesia adil dan demokratis
3. meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Hal tersebut bisa dievaluasi melalui kinerja pemerintahan SBY-JK periode 2004-2009. Apakah tiga agenda tersebut sudah terwujud secara riil bagi bangsa dan negara Indonesia. Terlepas dari segala kekurangan dari kinerja pemerintahan KIB I maka pemerintahan KIB II harus meletakkan fundamen pembangunan ekonomi dan budaya politik yang matang untuk masa ke depan.
 
Inilah wajah pertarungan antara kelompok borjuasi yang haus kekuasaan yang nota bene budak kapitalis.Antara yang berkuasa dan satu lagi ngakunya oposisi.

Rakyat kecil di biarkan menderita.

Apakah data ini benar? Kawan2x yang bisa menilainya sendiri.


RESUME PERTEMUAN DI HOTEL DHARMAWANGSA


PESERTA: PRABOWO SUBIANTO, SURYA PALOH, SURYOPRATOMO, SYAFII MAARIF, DIN SYAMSUDIN, JUSUF KALLA, YUDI LATIF, FAJROEL RACHMAN & RAY RANGKUTI.

ANALISA SITUASI:

1. Isu korupsi adalah memang isu kelas menengah.

2. Tidak menyentuh ke rakyat langsung.

3. Namun berdasarkan pengalaman, dalam demokrasi liberal isu ini effektif untuk menjatuhkan kekuasaan SBY (Gus Dur, Estrada dll) , melalui mekanisme parlementer.

4. Di tingkat rakyat, isu korupsi dapat menjadikan kekuasaan kehilangan kepercayaan dan apatisme terhadap elit politik
.
5. Jika isu ini terus berkembang dan persoalan kemiskinan serta lapangan kerja akut, akan berpotensi menjadi sentiment yang akut juga : maka akan terjadi kesamaan isue. Isue ekonomis akan terdorong ke isue politik bisa mengulangi mei 1998

KLASIFIKASI TARGET:

1. MEMPERBESAR ISU Pemerintah bersih dan effektif, HINGGA SBY TERDELEGITIMASI

2. Reposisi Jabatan dan tawar menawar untuk mengganti posisi.

3. MENGGULINGKAN SBY sebelum 100 hari dengan Parlementer

4. MENGGULINGKAN SBY dengan amuk massa

POLA GERAKAN:

MENDORONG GERAKAN ATAS :

1. AKAN TETAP Dimotori oleh KELOMPOK yang berkumpul di Imparsial dan Kontras (DITUGASKAN KEPADA SYAFII MAARIF DAN DIN SYAMSUDIN YANG MASIH BISA BERBICARA DENGAN TODUNG M. LUBIS, KOMARUDIN HIDAYAT DAN GUNAWAN MUHAMMAD/BAMBANG HARRYMURTI). Platform : clean goverment, sasaran prioritas : pemeberantasan korupsi dengan membersihkan institusi penegak hukum. Kelompok ini cenderung bergaining karena mereka pendukung liberalisasi, dan berhenti setelah TPF terbentuk. (Tetapi. ketika SBY berpidato tentang pengungkapan Bank Century, dianggap akan mengorbankan Budiono, kemudian mereka langsung menyerang SBY yang bakal
jatuh sebelum 100 hari).

2. AKAN TETAP DIMOTORI KOMPAK, (DITUGASKAN KEPADA Fajroel Rahman, Ray Rangkuti, Yudi Latif). Posisi politik sama dengan yang diatas, SEAKAN AKAN mendorong semua institusi
negara mematuhi rekomendasi TPF, LALU DIDORONG UNTUK MENGGULINGKAN SBY

3. Forum Rektor, garisnya hampir sama menolak kriminalisasi KPK dan masuk ke isu bank century (SYAFII MAARIF).

4. Forum 28 (DITUGASKAN KE YUDI LATIF/FAJROEL)

5. DPR, hak angket bank century (TUGAS BERSAMA JUSUF KALLA DAN PRABOWO DENGAN MELOBI MEGAWATI DAN ABURIZAL BAKRIE)

6. Media, ini cukup memberikan energi bagi pergerakan yang ada di bawah. DIMOTORI METRO TV, dan TV ONE dan media cetaknya adalah KOMPAS dan MEDIA INDONESIA (DITUGASKAN KEPADA SURYA PALOH DAN SURYOPRATOMO)

7. Face booker, kelas menengah, yang pro kemapanan sistemik, hitam putih melihat perkembangan politik, MENDORONG AGAR TAK TERHENTI DI GERAKAN PEMBEBASAN BIBIT-CHANDRA (DITUGASKAN PADA TIM IT KAMPANYE MEGAPRO)

SEGERA MENDEKATI SIMPUL-SIMPUL/TOKOH MASSA GERAKAN BAWAH:

1. Gerakan spontan setelah Bibit Chandra ditahan.
2. Gerakan, mahasiswa aktif, akademisi, beberapa tokoh masyarakat.
3. Bergerak di luar kampus.
4. Bergerak sedikit meluas ke kota-kota
5. WALAU Belum melibatkan massa yang luas

(PARA SIMPUL/TOKOH INI BISA DIDEKATI DENGAN PENDEKATAN YANG PERSUASIF DAN MATERI UNTUK DIDORONG KE GERAKAN PENGGULINGAN, DITUGASKAN KEPADA YUDI LATIF).

-bintang merah-
 
good blog.
my blog http://baraadam.blogspot.com/
 
Apa kabar Pak? kok diam saja melihat keadaan bangsa ini? sudah tidak mampu berbuat kah? lelah kah? apa pun alasannya semoga bapak dalam keadaan sehat...
 
blog u bagus. ayo join - gratis mumpung membernya masih sedikit. http://adepromo.com/?id=via
 
aku pendatang baru. katanya intelijen itu rahasia, tapi kok publik buat blog begini? terus yang jadi intelijen itu cuma tentara? maaf gak nyambung sama postingnya.
 
Pengen punya domain .COM sendiri????
Baca info lengkapnya di Info Komputer
Ikuti langkah-langkahnya, dan dapatkan domain baru kamu!
100% gratis!
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters