Diary Senopati Wirang » INTELIJEN INDONESIA

Thursday, April 15, 2010

Diary Senopati Wirang

Sekedar teringat sejumlah kritikan beberapa tahun silam, bahwa Blog I-I pengecut karena tidak membuka identitas dirinya, sehingga mati berkali-kali ibaratnya seorang pengecut.

Juga teringat catatan sahabat Blogger terkenal A. Fatih Syuhud tentang anynomous blogger atau ghost blogger.


Saya sedang berpikir-pikir apakah sudah waktunya membuka diri ataukah tetap dalam semangat Indonesia Raya saja. Terangsang dan tergoda dengan tantangan untuk segera berani mati satu kali dan Blog I-I akan berakhir, juga menantikan tulisan, opini dan artikel berani dari rekan-rekan sahabat Blog I-I yang mungkin mulai bosan dengan catatan saya yang monoton dan cenderung menjadi monolog.

Sedih membaca beberapa komentar yang kurang jelas di shout box Blog I-I, beberapa sahabat lama menghilang dan sebagian datang kembali hanya sekedar menengok rumah Blog I-I.

Berkhayal menantikan kelahiran senopati-senopati muda yang ikhlas mengabdi tanpa tanda jasa begabung dan menyumbangkan pemikiran melalui Blog I-I, bersama-sama sebelum saya benar-benar tidak lagi mampu menulis dan berpikir jernih.

Mengkhayal pula memberikan pencerahan kepada ilmuwan Indonesia yang mempelajari intelijen di Universitas Indonesia, ITB, Unpad, UGM, dll untuk berhati-hati dalam penyusunan kurikulum studi intelijen agar tepat dalam membangun dunia akademik intelijen yang kredibel, serta tidak terjebak dalam motivasi ekonomi semata dengan mengabaikan pondasi intelektual dalam studi intelijen, misalnya dengan membangun studi terorisme sebelum studi intelijen, studi strategis, dan studi perang boleh dikatakan mapan.

Banyak sekali mimpi-mimpi Blog I-I untuk membangun bangsa Indonesia yang Waskita, Waspada dan Cerdas dalam merespon zaman. Namun pengecut adalah pengecut karena Blog I-I hidup di dunia underground yang berharap dapat membawa perubahan di dunia melalui tulisan dan diskusi sunyi dalam gelapnya labirin informasi dan panasnya gejolak hati bangsa Indonesia.

Setiap yang bernyawa pasti akan mati, demikian juga Blog I-I yang saat ini masih bernafas suatu saat akan mati, dan rekan-rekan sahabat bahkan tidak akan dapat melihat upacara kematiannya, sekedar berdoa-pun akan terlambat seiring dengan perputaran waktu, karena kematian datangnya tiba-tiba. Kematian di dunia underground adalah sangat sunyi walaupun kematian tetaplah indah bagi profesi yang penuh resiko.

Tetapi ingatlah bahwa ide, gagasan, dan semangat tidak akan pernah mati sehingga tidak ada jiwa pengecut dalam menghidupkan semangat merah-putih Indonesia Raya. Dukungan sahabat Blog I-I, komentar kritis, positif-negatif, dan diskusi selama ini merupakan pancaran semangat anak bangsa yang saya harapkan dapat terus dilanjutkan secara estafet dari generasi ke generasi. Sehingga kita tidak akan menjadi bangsa yang lupa sejarah.

Saat ini bangsa Indonesia belum dapat berdiri tegak merdeka dengan kekuatan dan mampu membawa pengaruh kesejahteraan pada umat manusia di seluruh dunia, bahkan rakyatnya sendiripun menderita. Tetapi janganlah putus asa karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkeTuhanan, yang meyakini kekuatan Yang Maha Besar akan menolong setiap harapan dan semangat yang masih menyala di dada kita.

Semoga seluruh sahabat Blog I-I dapat menangkap pesan kegundahan hati saya.

Senopati Wirang


Labels:

Comments:
semoga disaat kematian itu tiba, cita-cita mewujudkan Indonesia waspada dan waskita sudah terwujud.
 
kami para senopati merah putih tetap akan melanjutkan perjuangan walaupun suatu saat nanti, senopati wirang sudah tiba waktunya menghadap sang master spy ILAHI RABBI. percayalah perjuangan tetap berlanjut, demi kejayaan INDONESIA RAYA. MERAH PUTIH !!!!!!

TIDAK ADA YANG LEBIH HAKIKI DARIPADA KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA
 
jadi teringat film V For Vendetta berkaitan dengan ide. Orang bisa dibunuh tapi ide akan tetap hidup. Saran saya tidak perlu mengungkapkan jati diri, stay silent. Bentuk kader yang dapat meneruskan cita-cita anda.
 
Jangan gundah dan pikun anakku Seno, Ibu Pertiwi tetap menjaga dan memahamimu, karena telah menjadi pilihan hidup demi kejayaan dan kedaulatan negerimu
 
mas wirang jangan putus asa masih banyak yang harus sampean benahi atau menyumbangkan pemikiran-pemikiran dan analisa untuk membendung informasi yang sifatnya menghancurkan keutuhan NKRI tetap semangat mas, merdekaaaa
kami selalu mendukung sampean mas terus bergerak biar mati mengeintai tetaplah berkibar semangat muda-mudi indonesia raya
 
Om Seno...kita harus berani Menang untuk tidak di kenang...

apalah artinya penilaian seorang manusia...

TUHAN tidak akan pernah tidur..

Hidup cuma sekali,harus benar-benar berarti,sudah itu baru boleh mati..

Tetaplah dengan Semangat Indonesia Raya...
 
salam,


Sebagai seorang yang mencoba mengikuti tulisan anda, saya sangat menghargai setiap apa yang anda tuliskan di blog ini, semangat anda, tekad anda untuk menjadikan bangsa indonesia menjadi lebih baik, menjadi bangsa yang besar dan beradab.

soal membuka siapa diri anda sebenarnya menurut saya tidaklah penting, mengapa ? karena sudah terbayar dengan semangat anda, tekad anda, pikiran anda, waktu anda dengan menulis berbagai opini,ekspresi dll dalam blog ini demi kemajuan indonesia raya ini.
demi kelangsungan yang lebih baik semua warga negara di republik tercinta ini.

tetaplah menulis blog I-I, dengan kerendahan hati saya ingin banyak belajar dari tulisan anda, walau anda bilang anda hanya hidup, berjuang dari dunia "undeground" dan anda dikatakan pengecut tidak masalah, karena orang orang seperti saya dan banyak lagi diluar sana akan senantiasa meneruskan perjuangan bangsa ini untuk mencapai kejayaan, tentunya dengan tidak terpaksa walapun ada pepatah " berhasil tidak dipuji, gagal di caci maki"

perjuangan anda adalah nafas bagi banyak orang seperti saya.

salam,


mahargia
 
Ini memang situs pencerahan gaya baru. Jurnal, ya bukan, situs berita, ya bukan. Tapi memang "maunya" menggalang pemikiran ttg Intelijen terkait dengan perkembangan intelijen Indonesia.

Yang harus dicari memang positioningnya agar punya pangsa yang pas dengan "maunya" pengelola.

Kalo dilihat sih, mau dibuat macam "warung kopi" tpt orang ngobrol ngalor ngidul soal intelijen, gitu (brain storming).

Model begini memang tergantung kepiawaian moderator, yang harus pintar lempar topik dan isu.

CIA juga punya beginian, namanya The Sherman Kent Center, tapi tegas dinyatakan dikelola lewat situs CIA. Selain itu ada semacam "kurikulumnya" yang terstruktur jelas.

Maksudnya Om Senopati perang ide lawan yang gitu2 tha, lewat blog ini?

Lha kalo pengelolanya dibuat macam "shadow figure" ya hasilnya juga mengundang "various shadow men" Tapi itu terserah yg punya Blog. sih.
 
seorang perwira, seorang senopati tidak akan mudah menyerah dalam kondisi apapun, kalau menuruti keinginan yang pasti banyak maunya, kalau nuruti omongan orang yang pasti banyak salahnya. yang penting tujuan kita sama, semangat kita sama, agar merah putih tetap berkibar dengan gagah di bumi Indonesia dan generasi muda kita tetap bangga menjadi bangsa indonesia.
 
maaf, gaya tulisan pak sw kok terasa beda dengan gaya tulisan pak sw 3-4 tahun silam ya?
 
saya harap tetap anonymous...blog ini hampir sama dengan blog atau situs2 hacker...walau anonymous bukan berarti pengecut..dan mungkin perlu diadakan perekrutan ronin2 baru..untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan blog ini...yogaichi
 
dalam dunia underground mengutip istilah mas sw, membuka diri untuk menerima sumbangsi pikiran melalui bog I-I adalah keharusan, namun untuk membuka diri alias membuka identitas, sangat lah tidak etis. setelah beberapa bulan ini saya baru mengenal Bolg I-I, saya menjadi berpikir apakah pendiri blog ini suatu saat ingin terkenal dengan menunjukan identitasnya ataukah akan terus berjuang hingga merah putih benar2 mampu menahan badai yang datang dan pergi di bawah satu tiang Indonesia raya.
itu semua tergantung anda. mas sw pengecut = lari dari kenyataan akan tanggung jawab.
 
Tetep ikhlas.ga perlu mbuka ID.biar Allah yg mbalas kebaikannya (klo anda muslim lo).Jangan lupa tar klo mo mati baca "laa ilaaha illallaah" sbagai ucapan trakhir,biar dpt jaminan syurga yg blm pernah didengar,dilihat, maupun dirasakan kenikmatanya di dunia fana ini.smoga Allah memberi hidayah taufik kpd anda....
 
waw.. ternyata ITB itu salah satu kampusnya calon2 agen toh!

berarti almni ITB banyak yg agen donk.. bener ga om seno?
 
sabar Pak De,jgn merasa resah spt itu.
 
Walau tak dikenal manusia yang penting perjuangan berlanjut karena ilmu adalah amonisi senjata tertinggi.

Salam,

invisible
 
sebelumnya saya minta maaf membuat kotor halaman ini,

MENANGGAPI ANONYMOUS BLOGGER:

1 saya ingin bertanya kepada siapa saja yang ada disini, lebih baik baik membuka diri TAPI dengan identitas palsu semua, atau dari awal memang sudah anonymous ?

2 tujuan anonymous adalah bermacam-macam bisa baik bisa tidak baik, tujuan ini, menjadi tidak relevan kalau anda membaca poin no 1 di atas dengan kata lain kalau mau menjadi jahat, tanpa menjadi anonymous-pun bisa !
pembaca adalah orang hebat !, mereka tahu mana yang "hoax" mana yang bukan, tanpa memperdulikan anonymous atau bukan.

3 saya merasa kasihan dengan orang yang anti anonymous, dan sangat menyedihkan disampaikan dengan kata-kata yang kasar, sepertinya
menghakimi orang lain hanya karena penasaran tidak tahu siapa orang di balik layar.

4 kadang-kadang mereka menjadi lupa, dan ahirnya bertindak melebihi kemampuannya, untuk apa anda submit ke berbagai direktori kalau memang berniat jahat ?
apakah saya harus mengajari anda cara menghindar, bagaimana sekuriti internet ? tentu saja saja merasa tidak pantas, karena menghargai anda semua yang ada
disini dan saya merasa belum ada apa-apanya dibandingkan anda semua.
 
membayangkan ada yg ngaku2 penulis bolig anonymous ini trus mendadak terkenal ngisi seminar ke sana sini ...
 
...sabar sedikit, harapan segera bertemu..
 
"Kematian hanyalah mutasi dari mimpi..........."
berjuanglah terus..paman seno,. pahlawan atau pengecut hanyalah sekedar pandangan manusia..dan kebanyakan mereka yg menyatakan klw mereka adalah pemberani sesungguhnya pengecut sejati..yang terutama adalah realisasi dari mimpi..semua manusia akan mati,tapi kenangan akan seorang ksatria sejati tidak pernah mati..anda adalah ispirasi bagiku,..bagiku yg selalu memilih menjadi bayang2..bangsa ini membutuhkan orang sepertimu,bukan mereka yg hanya bisa bicara dan bermimpi tetapi prakteknya hanyalah kosong...
 
Intelijen kok bikin blog...... kalau mau jadi penulis ya munculkan jatidiri supaya isi tulisan dapat dipertanggung jawabkan.... kalau mau tetap ngintel ya jangan jadi penulis.. ingat FOR YOUR EYES ONLY...
kantong kanan tau.. kantong kiri haram tau...kalau bikin blog, mau apapun namanya kalau ngga ada identitas.. sama aja dengan tabloit/wartawan BODREX.. ilustrasinya.. kita bisa aja bilang bahwa pejabat "A" punya kelainan sex.. tapi dasar dari tulisan itu Nol besar kalau dilemparkan tanpa identitas.. hanya untuk pembunuhan karakter... tidak usah lah pakai embel2 KESATRIA sejati.. karna kesatria tidak pernah hidup didaerah bayang2.. hitam ngga.. putih juga ngga..orang2 yang bertanggung jawablah yang KESATRIA SESUNGGUHNYA.. wass,,, semoga bisa menjadi pencerahan,,
 
cemen ah..
masa: Comment moderation has been enabled. All comments must be approved by the blog author.
 
Tetap Semangat Pak SW, jangan pernah membuka identitas anda karena tidak ada kewajiban seorang senopati membuka diri nya, untuk orang2 yang menggangap Pak SW pengecut, pahamilah dalam dunia intelijen, analisa intelijen lebih penting ketimbang mencari tau siapa SENOPATI yang membuat analisa tsb.
 
Biarlah org hny mengetahui
Temanmu akn menyerupai musuhmu....
Dan musuhmu akn menyerupai temanmu...
Tetap maju dunia Intel Indonesia...
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters