Tentang Moral Story » INTELIJEN INDONESIA

Thursday, May 20, 2010

Tentang Moral Story

Hari Bapak Seno memaksakan diri untuk mendiktekan penuturan tentang cerita moral bangsa Indonesia. Silahkan membaca:

Cerita Pertama, pada tingkat nasional Indonesia terjadi pertarungan politik terkait isu kekuasaan dan akses ekonomi nasional serta kebusukan koruptor dan perampok kekayaan bangsa. Pemenangnya sahabat Blog I-I sudah mengerti siapa. Tetapi sudahlah, mungkin belum waktunya idealisme dan keadilan menang. Kepergian Dr. Sri dari pengelolaan ekonomi nasional Indonesia jelas akan berdampak hebat serta telah menghancurkan kredibilitas pemerintahan sekarang. Tanpa disadari, penguasa saat ini tidak melihat bahwa titik kritis Indonesia adalah pada tahun 2014 yaitu saat pertarungan calon pemimpin nasional yang sesungguhnya terjadi. Tanpa performance ekonomi yang tinggi dan apabila angka pengangguran dan kemiskinan tidak menurun secara signifikan, maka pemerintah saat ini akan gagal total dan Partai Demokrat akan melorot tajam. Gambaran yang lebih buruk adalah turunnya kepercayaan investor, menurunnya devisa, melambungnya hutang, tetap tingginya angka penggelapan Pajak khususnya dari kelompok pemenang pertarungan konflik Bank Century dan penggelapan pajak, hancurnya kredibilitas Kepolisian dan KPK dengan performa penyelesaian delik kasus korupsi yang sangat rendah, serta puncaknya adalah tidak tercapainya pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan secara bertahap dari 5...6...hingga 7% lebih. Akibatnya publik marah besar, maka Presiden akan diturunkan ditengah jalan yaitu sekitar tahun 2013. Jaminan dari para pemenang konflik Bank Century tidak dapat dipercaya, hal ini merupakan catatan sejarah Indonesia dan merupakan track record dari mereka.


Cerita Kedua, pada tingkat internasional ada sebuah isu pinggiran yang menjadi central ketika Perdana Menteri Inggris David Cameron menyampaikan komentar bahwa situasi di Papua Barat buruk dan dia bersimpati kepada rakyat Papua. Tidak tanggung-tanggung, kelompok separatis Papua yang merupakan link di jaringan di Papua, Jawa dan di luar negeri khususnya di Inggris segera melakukan manuver menyampaikan selamat dan permohonan agar PM Inggris yang baru tersebut memberikan perhatian khusus kepada Papua, atau bahkan mendukung kemerdekaan Papua sebagaimana disebarluaskan oleh mereka. Sebuah kerja keras yang luar biasa, dan kemana dan dimana segenap aparat keamanan intel, TNI, Polisi dibutuhkan untuk mencegahnya? Kelemahan terbesar tentunya berada di tangan intelijen yang sangat rendah performanya baik di dalam maupun di luar negeri. Tentu saja saya tidak menyalahkan siapapun, karena semua pemberontak dimanapun di dunia akan melakukan hal yang sama, yaitu pesannya "saya ada disini dan tolong saya untuk berontak dari Indonesia". Kelemahan dalam pengelolaan Papua menjadi tambahan kegagalan terbesar pemerintah Indonesia saat ini, dan saya perkirakan puncaknya akan terjadi menjelang pemilu 2014. Presiden akan jatuh menyakitkan apabila tidak melakukan tindakan yang tepat dalam penyelesaian masalah ini secara terhormat.

Cerita ketiga, pada tingkat lokal komunitas Blog I-I telah banyak diracuni oleh pihak-pihak yang tidak menghendaki Indonesia Raya menjadi maju dan cerdas dalam pemikiran, sehingga perang urat saraf terjadi bahkan beberapa pengelola Blog I-I menjadi ragu dan menyatakan non-aktif sementara. Saya cukup senang awalnya melihat adanya perkembangan komunikasi dengan menggunakan facebook yang dikelola salah seorang sahabat. Namun entah mengapa, sang sahabat menyampaikan bahwa dirinya tidak sanggup menanggung emosi diskusi. Setelah menceritakan perkembangan terakhir, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan namun diperlukan kematangan dan kehati-hatian dalam berkomunikasi sehingga tidak perlu terpancing dalam upaya-upaya yang tidak perlu. Kepada beberapa sahabat Blog I-I yang terlanjur berkomunikasi secara pribadi dengan pengelola Facebook Blog I-I mohon untuk dapat mengerti.

Saya sendiri rasanya sudah tidak mungkin untuk terus-menerus mengajak sahabat Blog I-I untuk bersemangat dan optimis dalam mewujudkan mimpi Indonesia Raya karena keterbatasan saya.

Benar sekali sahabat yang berpendapat bahwa Blog I-I tidak menampilkan catatan yang bersifat rahasia karena itu sama saja dengan proses self-destruction negara kita sendiri. Sensitif-pun sebenarnya tidak juga karena apa yang dibahas disini adalah logika dan fakta belaka. Bahwa Polisi berkali-kali melakukan rekayasa dalam perang melawan teror meniru cara Amerika namun dalam versi dagelan konyol yang pernah membuat Blog I-I keliru, adalah wajar saja karena kita dalam perjalanan hidup tentu pernah melakukan kekeliruan. Satu hal yang disayangkan adalah sahabat Blog I-I yang berada di lokasi penyergapan Noordin M. Top waktu itu terlalu terbawa situasi dan telah dibohongi mentah-mentah oleh [deleted]. Saya tidak akan membantah apapun caci maki dan kritikan terhadap Blog I-I, karena semua yang tertulis dan terlanjur tertuang disini telah menjadi catatan sejarah.

Blog I-I mencari simpati? secara teori sah-sah saja manusia menggunakan kemampuannya untuk mencari simpati. Demikian juga sahabat yang membenci cara Blog I-I mencari simpati atau menuduh sebagai exit strategy mengakhiri perjalanan Blog I-I, atau sengaja mendorong terus perjalanan Blog I-I sementara penyelidikan terhadap identitas saya dilakukan secara intensif.

Mengapa memusuhi Blog I-I? Apakah Blog I-I sedemikian berbahayanya?
Mengapa membenci Blog I-I? Apakah Blog I-I sedemikian buruknya?
Mengapa menjadi sahabat Blog I-I? Apakah Blog I-I tulus dalam bersahabat?
Mengapa mencintai Blog I-I? Apakah Blog I-I pantas dicintai?

Bahwa telah terjadi kerusakan dalam Blog I-I adalah hal yang wajar, apa cerita moralnya?

Bagi saya pribadi cerita moralnya adalah sebagai berikut:

Bahwa kita sebagai bangsa tidak pernah menghayati arti persaudaraan Nusantara untuk saling menolong dalam kebaikan dan saling menasehati untuk menghindari kejahatan. Bangsa Indonesia yang terdiri dari rumpun Melayu Tua, Melayu Muda, Melanesia, serta ratusan bahkan ribuan suku-suku yang kecil belum menghayati pentingnya dialog, diskursus dalam membangun jati diri kita bersama.

Cerita moral yang lain adalah adanya arogansi pada saat kita tampak lebih kaya atau lebih pintar sehingga menindas yang miskin dan bodoh. Seharusnya bila kita dalam keadaan lebih mampu wajib untuk menolong saudara kita yang kesulitan di berbagai kawasan di Indonesia. Saya faham bahwa banyak sahabat Blog I-I yang memiliki kemampuan di atas rata-rata rakyat Indonesia, namun janganlah kemampuan yang sudah baik tersebut justru digunakan untuk menghina yang satu dengan yang lainnya.

Saya bisa saja menuturkan lebih banyak lagi cerita moral tentang kerusakan kebangsaan Indonesia. Tentang ketidakpedulian kita kepada alam kita yang semakin hancur, tentang perilaku sewenang-wenang karena memiliki akses kepada senjata dan kekuasaan, tentang perilaku korupsi, tentang kemalasan kita dalam berpikir dan bertindak, tentang rendah dirinya bangsa kita, tentang keserakahan pada kekuasaan, tentang ketakutan kita untuk kehilangan kekuasaan dan harta, tentang ketidakpedulian kita pada orang miskin, tentang kesombongan kita sebagai pejabat, tentang berbagai hal yang membuat kita mundur.

Kita dapat berkaca melihat situasi di Filipina dan Thailand, yang lebih dahulu dianggap demokratis dibandingan Indonesia. Bahkan Filipina puluhan tahun silam sudah demokratis dengan people powernya, tetapi di tahun 2010 ini terjadi pembunuhan politik. Thailand juga termasuk negara yang menjanjikan dengan sistem demokrasi dan sekarang apa yang terjadi dengan korban jiwa teror bom dan bentrokan bersenjata anatara kaum kaos merah dengan aparat keamanan tentunya menjadi catatan serius bagi Indonesia. Apakah kita dapat menepuk dada dan yakin hal yang sama tidak akan terjadi dengan Indonesia di masa depan, khususnya menjelang 2014?

Silahkan sahabat Blog I-I merenungkan.
SW

Demikian penuturan Bapak yang juga berpesan kepada seluruh sahabat Blog I-I sbb:

Saya berharap sahabat Blog I-I sudi melanjutkan diskusi tentang masa depan Indonesia dalam facebook Blog I-I secara mandiri karena akan lebih leluasa dan dapat saling memelihara persaudaraan dan membangun perdebatan yang sehat. Meskipun pengelola Facebook Blog I-I saat non-aktif, namun ruang diskusi tidak pernah ditutup, semoga diantara sahabat blog I-I ada yang berinisiatif untuk mengangkat tema diskusi yang baik dan penting bagi rakyat Indonesia. Kembangkanlah terus hingga sebanyak-banyaknya baik dari sisi isi maupun jaringan, tanggung jawab eksistensi Facebook Blog I-I tetap berada ditangan saya, sehingga tidak ada resiko yang dapat dibebankan kepada sahabat Blog I-I.


Labels:

Comments:
Kehidupan ini memang telah terbalik... Salah kaprah telah membudaya... Kebenaran & kebatilan telah dicampuradukan...
Sampai kapankah kita terdiam dalam kondisi semacam ini?
 
Orang nomor 1 aja maling,bagaimana dengan anak buahnya
 
jika kritik tentang kesalahan berpikir dianggap tidak berbudaya..?
Psikologi cyber tidak lagi diindahkan.
semua hanya mendasarkan pada pengamatan. sedang beberapa "subjek kecerdasan" yang lebih mampu mengontrol arah opini malah dibuang.
============
singkat kata:
PENDALAMAN MENGENAI SIMBIOSA GOOGLE LEBIH BANYAK MENGAJARI KITA BAGAIMANA MENCARI DAN MENGONTROL INFORMASI DARI DUNIA DIGITAL daripada BUKU TEORI DAN KINERJA SEJARAH YANG MASIH BANYAK SALAHNYA.
==
SAVE NKRI FROM EVIL INJECTION.
==
SAYA MARAH.
NOTHING IS SECURE.
 
saya bersyukur msh ada di bumi nusantara ini ada org yg berpikir ttg jati diri,dan martabat sebagai bangsa indonesia,saya berharap kepada sang maha bikhu semoga di lahirkhan lebih banyak lg di bumi nusantara ini org2 seperti bapak..... wslm.Arya kumintir
 
tulisan yang baguss.. tapi hanya sekedar tulisan.
ga ada implementasinya.
lebay..
 
orang yang No 1 sapa...?jelasin dong.
jangan main nuduh. fakta dong..\
banyak omong..
 
Blogl-l tak perlu takut dengan sebuah ancaman yang menganggap blog ini berbahaya. Dianggap berbahaya karenan ada pihak lain yang merasa terusik dengan tulisan-tulisan yang begitu tajam sesuai dengan realita yang ada. Pendukung blogl-l akan terus berpartisipasi demi mewujudkaan kejayaan Indonesia Raya, jangan sampai Indonesia Raya hanya tinggal sebuah nama dan tinggal sejarah, karena ulah golongan yang berebut ingin berkuasa, rakyat tak akan tinggal diam bila golongan elit yang punya kepentingan sesaat, berusaha mengeruk kekayaan demi golongannya. Tulisan di blogl-l akan membuat golongan yang merasa terancam akan selalu waspada, jangan sampai realita yang ada dalam kepentingannya terkuak dalam dunia maya yang tak bisa dibatasi oleh sebuah kekuatan. Jayalah Indonesia raya dan blogl-l...
 
Pakde SW yang budiman,
semoga Tuhan YME senantiasa memberi kesehatan baik dalam hati, pikiran dan jiwa.
miris sekali membaca tulisan yang Bpk sampaikan ....
bangsa ini membutuhkan orang2 yang memiliki hati, jiwa dan pemikiran yang bersih... bersih sama sekali sangatlah sulit karena kita adalah manusia pada umumnya. tetapi keinginan untuk memperbaiki bangsa, moral dan keprihatinan dengan kondisi skr ini campur aduk menjadi satu....
penyesalan adalah tiada arti, yesterday is history, tomorrow is mistery and today is a gift.
semoga keinginan kuat untuk memperbaiki selalu tetap dipelihara meskipun didalam hati... kita saat ini krisis pemimpin yg memiliki jiwa pemersatu, ikhlas dan berwibawa serta cakap dalam bertindak.
besar harapan ada moment pada suatu saat dapat bersatunya para hati yg memiliki kepedulian dan jiwa yg tulus, berkumpul bersama...
salam satu jiwa dan hati

Wass
 
tania:
mari kita awali keterbukaan counter attack.
saya bukanlah orang pemalu ketika menyuarakan kata hati.
jika ada kegagalan pada jalan setapak yang lain.
buktikan bahwa darah kalian siap terhisap untuk satu pertempuran pikir.
siapa yang akan kalian menangkan?
siapa yang akan kalian tikam?
mari BERPERANG:
LOCATION:
HTTP://WWW.KOMPASIANA.COM
lihatlah temaram INDONESIA dari sendratari yang lain.
 
Tampilkan yang indah tentang Indonesia! Pikirkan yang POSITIF tentang Indonesia! Bangun pemikiran POSITIF tentang Indonesia. BerDOA untuk Indonesia. Ketika Setiap orang melakukannya, Insya ALLAH negara ini akan maju.
 
tania:project mayhem..wanna join?

setitik pasir jagadraya
 
dinegara kita yang pinter disingkirkan, yang jujur difitnah makanya susah majunya karena banyak anggota NATO (not action talk only)
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters