Komentar SBY tentang RUU Intelijen » INTELIJEN INDONESIA

Thursday, June 09, 2011

Komentar SBY tentang RUU Intelijen

TEMPO Interaktif, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Intelijen yang saat ini sedang dibahas tidak memuat pasal-pasal yang melampaui kepatutan tugas intelijen. Presiden juga meminta agar RUU tersebut tetap menghormati prinsip-prinsip hak asasi manusia dan menjunjung tinggi nilai demokrasi.

"Mari kita pastikan apa yang diperlukan untuk membikin aman negara ini meski dituangkan di situ, supaya intelijen bisa bekerja dengan baik," kata SBY dalam wawancara yang disiarkan secara nasional oleh Radio Republik Indonesia (RRI), Kamis 9 Juni 2011. "Tapi, yang dikhawatirkan kita semua, ini bisa mengganggu kehidupan yang baik, tentu tak perlu dimasukkan."


Lengkapnya silahkan baca RUU Intelijen tak boleh lampaui kepatutan

Manis sekali komentar Presiden RI tentang RUU Intelijen dan tentunya akan melegakan mereka yang tidak menghendaki Intelijen Indonesia menjadi kuat. Sebaliknya menambah keyakinan profesional intelijen tentang kurangnya dukungan Presiden yang menyebutkan masalah kepatutan dalam kegiatan intelijen.


Apa sesungguhnya yang patut dan tidak patut? Apakah karena kasus Munir, penculikan aktifis, penghilangan paksa? Seluruh intelijen profesional paham betul bahwa hal itu bukan kerjaan Intel sebagai institusi ataupun profesi karena pelakunya jelas memiliki motivasi pribadi demi posisi dan jabatan atau dendam. Sama sekali tidak terkait dengan intelijen aktif yang hanya mengumpulkan informasi belaka. Intelijen Indonesia adalah yang paling lemah, lembek dan menyedihkan di dunia ini serta hanya bergerak pada level yang paling mendasar yakni pengumpulan informasi. Berkat segelintir profesional intelijen yang memiliki komitmen tinggi baik di dalam lembaga resmi intelijen maupun yang tergabung dalam Blog I-I, Intelijen Indonesia masih dapat berdiri tegak menyediakan informasi terbaik untuk keselamatan bangsa Indonesia. Bahwa masih terjadi tingginya ancaman terorisme bukan semata-mata kesalahan intelijen, melainkan juga karena tidak adanya kampanye/dakwah nasional yang menyadarkan bangsa Indonesia tentang bahaya terorisme.

Sekarang bandingkan dengan water-boarding atau chili-boarding yang dipraktekan oleh CIA dengan bahasa HAM enhanced interrogation. Kegiatan penyiksaan ala CIA yang dapat mengakibatkan kegilaan tersebut dibolehkan karena ancaman terorisme terhadap keselamatan rakyat AS. Perhatikan pula bagaimana operasi pembunuhan MOSSAD di Palestina dan Dubai. Lalu perhatikan juga bagaimana FSB dan SVR membunuhi dan menyiksa pejuang Chechnya dan tersangka teroris. MPS China dengan penyiksaan dan pembunuhan terhadap pengikut Falun Gong dan pemberontak Uighur. Perilaku DCRI Perancis yang mengintimidasi imigran muslim tersangka teroris. GIS Mesir yang melakukan kekerasan terhadap setiap gerakan melawan pemerintah. Mabahith Arab Saudi yang memiliki wewenang tembak di tempat terhadap tersangka teroris, dan masih panjang daftar perilaku lembaga intelijen di dunia yang dapat menjawab pertanyaan patut dan tidak patut tersebut.

Sebelum mengambil keputusan tentang apa yang patut dan apa yang tidak patut, seharusnya ada semacam konsensus tentang apa yang harus dilakukan dalam merespon ancaman yang dapat mengakhiri perjalanan Indonesia sebagai bangsa dan negara. Apakah kita mengira dengan demokrasi dan citra baik, ancaman akan hilang? Apakah kita juga cukup yakin dengan penghormatan terhadap HAM, maka ancaman akan hilang?

Benar kita perlu meningkatkan HAM bangsa Indonesia ! Apa yang selama ini terjadi dalam pelanggaran HAM di Indonesia sesungguhnya lebih kepada penyalahgunaan wewenang atau penggunaan kekerasan yang berlebihan hingga menimbulkan korban. Perhatikan apa yang terjadi dengan tahanan baik dalam kasus separatisme maupun terorisme, mereka diperlakukan dengan sangat manusiawi dan tidak disiksa sebagaimana di AS atau Russia. Amrozi dan Imam Samudra beruntung diadili di Indonesia yang nyaman serta bebas melaksanakan ibadah selama dalam tahanan. Bagaimana dengan tahanan di Guantanamo dan negara-negara Barat lainnya ? pernahkan kita berpikir, mengapa kita didikte oleh semangat liberalisme yang bahkan melebihi di negara asalnya? Mengapa kita menjadi sangat ketakutan?

Mohon maaf yang sebesarnya kepada pihak-pihak yang mungkin terganggu dengan artikel saya ini. Saya hanya seorang penyanyi jalan sunyi yang senang bermimpi melihat kebangkitan Indonesia Raya yang berkeadilan.

Salam Intelijen
Senopati Wirang

Labels:

Comments:
ke-Indonesiaan pak harto tdk diragukan. ke-Indonesiaan pak beye dipertanyakan?
 
Perangkat Lunak adalah perangkat yg mudah untuk diinstal melalui www.spesiallysoftware.blogspot.com
 
setujuuuuuuuuuuuuuuuu
hiduplah indonesia raya !!!!!!
 
Kalau saya tidak salah mengambil kesimpulan dari artikel diatas tentang UU intelejen disini saya lihat dukungn presiden tidak penuh terhadap intelejen atau dengan kata lain setengah² padahal intelejen memegang peranan yg cukup penting dalan negara, terima kasih

salam kenal
 
Komentar Mayjend (purn) Saurip Kadi : Saya teman seangkatan SBY di AKABRI (73). Saya kenal dg pasti ttg dia, terlebih dlm bertutur kata. Barang sepele saja kalau yg menjelaskan bisa jadi bernilai lebih. Apa lagi sopal yg berbobot spt RUU Intelejen. Yg jadi soal lain bungkus lain isi. Contoh konkrit RUU BPJS, diawal pemerintah menggebu gebu, menteri terkait mendukung. Begitu mereka sadar, kalau transformasi dari Jamsostek, askes, Asabri dan Taspen hrs lewat AUDIT .....baru ramai2 mundur. Mengapa...kan bisa ketahuan boroknya...!!! Idem RUU Intelejen, yg penting JAIM sdh dia peroleh. Mau taruhan...????

tentarabelarakyat@yahoo.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®
 
Komentar Mayjen (purn) Saurip kadi atas Statement SBY diatas : Saya teman seangkatan SBY di AKABRI (73). Saya kenal dg pasti ttg dia, terlebih dlm bertutur kata. Barang sepele saja kalau yg menjelaskan bisa jadi bernilai lebih. Apa lagi sopal yg berbobot spt RUU Intelejen. Yg jadi soal lain bungkus lain isi. Contoh konkrit RUU BPJS, diawal pemerintah menggebu gebu, menteri terkait mendukung. Begitu mereka sadar, kalau transformasi dari Jamsostek, askes, Asabri dan Taspen hrs lewat AUDIT .....baru ramai2 mundur. Mengapa...kan bisa ketahuan boroknya...!!! Idem RUU Intelejen, yg penting JAIM sdh dia peroleh. Mau taruhan...????
 
Kasihan RI ini, Dimana dua kaki negara adalah Hukum dan Intellijen, Hukumnya hancur sementara Intel nya dilemahkan.
jadilah negara yang lumpuh, yang tak bisa berjalan kecuali dengan menyeret badannya.
kasihan...
 
Salam Kenal.....
Blog yang bagus ttg intel.

dodirang.blogspot.com
 
RUU Intel lonceng kematian bagi kaum "telik sandi",menurut perkiraan para pakar telik sandi bila nantinya RUU Intel disahkan dengan titik berat tugas sebagai pengumpul data saja maka dalam waktu dekat profesi wartawan akan ada saingan,bahkan mungkin orang lebih senang jadi wartawan daripada jadi aparat Intelijen dan pada akhirnya mungkin Indonesia akan semakin terpuruk diantara bangsa2 di Asia tenggara: saluteee
 
You make a valid point!Very insightful and straightforward.
Sample Job Recommendation Letter
 
sya mendukung Ruu intelijen, tapi kadang juga tidak menghormati hak asasi manusia.
 
lagian mending kalo bener2 jadi intel, ini sih nangkep teroris aja nunggu waktu yg pas soalnya ada maunya -,-
 
mas ijin baca baca dulu ya
 
...betull,,saya setuju dengan intel...
.salam kenal yhaaa...
.
.
.n_n.
 
join to hajarabis
 
join to hajarabis
 
join to hajarabis
 
Ikut menyimak artikelnya Gun :-)
Silahkan mampir2 juga ke Web saya: Pasang Iklan Baris Gratis Tanpa Daftar .

Salam,
 
salam kenal boss......
 
Intel saat Pak Harto lebih baek dari Intel Sekarang!
 
rame bgt ia mas blognya..
lam kenal..
 
sukse selalu ia...
nice to info...
 
i love indonesiaku
 
kunjungan siang gan, matep postnya.
 
maju terus pantang mundur untuk indonesia :)
 
makasih atas informasinya semoga bermanfaat
 
makasih atas informasinya semoga bermanfaat
 
Ikut menyimak artikelnya gan :-)

Salam,
Belajar Forex
 
saya kurang mengerti terhadap maslah ini, namun saya doakan yg terbaik bagi negara ini!
 
pak beye...kami bangsa indo mendukung anda
 
blognya menarik, aplagi kalo gambar2nya diperbanyak, saya yakin pengungjung blog akan bertambah banyak, thanks
 
Saya sangat setuju dengan komentarnya Pak SBY.
 
Numpang komen Gan...
 
ini berita yang gue cari" , hehe

thanks gann

-->> JUDUL SKRIPSI, TESIS, DISERTASI <<--

Yang sedang bingung dengan judul SKripsi, Tesis, Disertasi
mampir aja kesini... banyak dan lengkap dengan abstrak, artikel dan semua BAB

http://mulok.library.um.ac.id/
 
mampir ya gan di

propertisurabaya99.blogspot.com

tengkyu..kyu..kyu...

 
Pasal santet aja dulu benerin, kaya berita yang disini: http://www.adaterus.com/single/read/981/pro-kontra-pasal-santet
 
setuju deh......
 
salam kenal mas bro... ijin nyimak...
 
Thank you for such an honest and informative post! This is the first time I've stumbled upon your blog, and I am so happy that I did.Online Travel Agencies

 
Ayo menangkan 250K Voucher Sodexo sesimpel Like Fanpage, Follow Twitter, dan Isi Survey yang terdapat di website ACTIVORM. Activorm adalah Activation Platform untuk Social Networks Marketers, Online Marketing Ads, Internet Marketing dan sekaligus memberikan Prize bagi fans..
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters