Keluarga Seorang Intel » INTELIJEN INDONESIA

Monday, January 06, 2014

Keluarga Seorang Intel

Artikel singkat kali ini hanya sebuah gambaran sederhana tentang keluarga seorang Intel. Hal ini mungkin sangat diperlukan bagi calon-calon intel atau mereka yang penasaran dengan kehidupan keluarga seorang intel.

Keluarga seorang intel secara umum adalah sama saja dengan keluarga yang normal adanya, seperti juga kebanyakan keluarga mereka yang bekerja di Pemerintah. Kehidupan cenderung sederhana dan apabila tidak ada kebocoran, maka masyarakat dapat dipastikan tidak akan mengetahui kaitannya dengan dunia intel. 

Meskipun demikian, hal ini sangat tergantung pada karakter individu masing-masing. Kadang kala ada juga karakter intel kampungan yang kesana-kemari memamerkan identitas intel-nya. Bahkan dalam beberapa kasus sangat memalukan dengan menyebut asal lembaga kerjanya untuk hal-hal yang tidak perlu. Akibatnya keluarga yang harusnya normal-normal saja, tiba-tiba menjadi dikenal lingkungan sebagai keluarga intel, dampaknya tentu kurang baik bagi keselamatan keluarga dan psikologis anak-anak.

Kemudian tergantung dengan posisi pekerjaan, apakah "intel kantoran" yakni semacam birokrat intel yang masuk jam 8 pagi dan pulang jam 5 sore, ataukah "intel kalong" yang harus standby memantau dinamika keamanan nasional pada saat orang lain tertidur lelap, ataukah "intel agen" yang bahkan identitas aslinya tidak banyak diketahui orang, maka semuanya akan berdampak pada pola pembinaan keluarganya masing-masing.

Dari semua model intel, maka intel agen adalah yang paling berat dalam membangun keluarga karena resiko pekerjaan dan posisinya yang selalu dalam penyamaran. Pada masa lalu, agen semacam ini dianggap dapat dihilangkan, alias tidak diakui eksistensinya. Tetapi di era modern, sudah dilengkapi dengan sistem kompensasi atas semua kerugian yang seharusnya dapat dinikmati apabila bekerja secara normal.

Pengalaman saya membangun keluarga adalah semuanya kembali kepada kekuatan niat kita dalam memelihara keluarga yang baik. Dengan alasan menjadi agen, seorang intel bisa saja terjebak dalam membangun banyak keluarga, karena istrinya akan tersebar dimana-mana, namun hal itu justru akan menggerogoti mentalnya karena dibangun diatas kebohongan dan nafsu belaka. Hal ini tentunya berbeda dengan mereka yang secara terbuka berpoligami, karena identitas intel banyak maka pernikahan yang dilakukan dengan menggunakan nama identitas palsu sama saja dengan kebohongan dan tidak ada satu agamapun yang merestuinya. 

Kisah-kisah seperti James Bond sesungguhnya memang banyak terjadi dalam dunia perintelan yang asli. Hal itu dikarenakan tuntutan pekerjaan dan akses serta kemampuan memanipulasi sasaran demi memperoleh informasi yang diperlukan oleh negara. Namun sekali lagi, kisah ini adalah kisah ekstrim yang jarang ditempuh intel agen organik, yang mana intel negara Barat sekalipun akan sangat berhati-hati karena jebakan yang sangat banyak dimana-mana yang dapat mengakhiri perjalanan seorang intel.

Singkat kata, keluarga intel adalah keluarga yang normal sebagaimana masyarakat pada umumnya. Bersosialisasi secara wajar dan diketahui oleh istri atau suami serta anak-anaknya setelah mereka mulai paham atau beranjak dewasa. Suatu pengalaman yang menyedihkan adalah manakala anak-anak anda tidak dapat berbangga karena ayahnya atau ibunya adalah seorang intel. Berbeda bila seorang anak bercerita bahwa ia anak seorang dokter, anak jenderal, anak politisi, anak direktur bank, anak direktur anu dan itu, dst. Tidak akan ada seorang anak intel yang akan menceritakan bahwa ia anak seorang intel kecuali ayah-ibunya tidak memberikan arahan atau didikan sesuai dengan prosedur standar keamanan anggota intelijen.

Sekali lagi ingin saya tekankan bahwa masalah keluarga adalah masalah pribadi dan sangat tergantung pada individunya. Anda dapat berbahagia dalam berkeluarga bila anda bertekad untuk mewujudkannya, bekerja keras, dan berdoa. Pekerjaan intel tidak menjadi halangan untuk memiliki keluarga yang berbahagia. Sekian, semoga bermanfaat.

Salam
SW

Labels: , , ,

Comments:
assalam mualaikum, pak apa orang sipil bisa di rekrut menjadi intelejen?
 
Asalamalaikum. Pak apa ada perekrutan intelejen lewat jalur INFORMAL(tidak resmi)
 
salam intelijen indonesia...........
 
salam Intelijen
 
info | Berita | Tips | Streaming TV

valentine
 
www.limasanjati.com
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters