Blog I-I Tidak Mendukung Jokowi maupun Prabowo » INTELIJEN INDONESIA

Friday, August 15, 2014

Blog I-I Tidak Mendukung Jokowi maupun Prabowo

Disamping komentar yang mempertanyakan netralitas Blog I-I dalam pemilu terkait artikel Stanley Greenberg, terdapat sejumlah email yang bernada intimidasi maupun kritis terhadap Blog I-I, seolah-olah menuduh Blog I-I adalah pendukung Jokowi. Selain itu, juga terdapat beberapa artikel yang dianggap pro Jokowi, seperti artikel Megawati memilih Jokowi, Penyadapan Jokowi, dan Pemberitaan Jokowi, untuk perlu ditegaskan lagi bahwa Blog I-I menjunjung tinggi netralitas intelijen. Bahwa artikel-artikel tersebut kemudian dipublikasikan oleh Blog I-I semata-mata sebagai pembelajaran dan temanya aktual serta faktanya banyak dibaca sahabat-sahabat Blog I-I.

Blog I-I merupakan salah satu media yang mempublikasikan bahwa Prabowo pasti akan diterima Amerika Serikat seandainya menang dalam pemilu. Hal ini perlu Blog I-I lakukan sehubungan dengan adanya upaya kelompok tertentu yang mencoba mendorong keterlibatan AS dalam pemilu Indonesia dengan mengganjal Prabowo melalui isu blacklist Jenderal pelanggar HAM. Perlu sahabat Blog I-I catat bahwa mungkin hanya Blog I-I yang secara gamblang menjelaskan bagaimana bangsa Indonesia sebaiknya menilai blacklist para Jenderal tersebut, baca Blacklist Jenderal Indonesia.   

Namun Blog I-I perlu juga mengakui bahwa prosentase artikel tentang Jokowi lebih banyak daripada Prabowo, namun apabila sahabat Blog I-I baca, maka artikel-artikel tersebut tidak ditujukan sebagai kampanye, melainkan lebih sebagai alternatif cara pandang, misalnya tentang Pemberitaan Jokowi, Blog I-I mengajak masyarakat untuk teliti dan hati-hati dalam melihat pemberitaan Jokowi. Mengapa Kompas, Media Indonesia dan grupnya berulang-ulang mengangkat berita Jokowi bagaikan ingin menghipnotis rakyat Indonesia? Blog I-I dalam artikel tersebut menyarankan ketelitian bagi siapapun ketika membaca koran atau internet, mendengar radio, atau menonton TV. Sementara itu, berita bertubi-tubi tentang sisi negatif Prabowo juga deras bagaikan hujan oleh media-media yang bersebrangan secara politik dengan Prabowo.

Pesan yang ingin disampaikan Blog I-I adalah bahwa itu semua keniscayaan dunia politik demokrasi, dimana dalam persaingan menuju kekuasaan, peranan media dan propaganda sangat penting. 

Pesan lain yang juga sangat penting adalah agar siapapun elit politik dan pendukung di sekelilingnya sadar bahwa kebohongan publik tidak dapat diterima. Sayangnya beberapa pihak di kubu Prabowo maupun Jokowi berhasil meracuni metode kampanye masing-masing yang sudah baik dengan sejumlah insiden kampanye hitam. Dalam kasus ini blow-up kebohongan publik lebih banyak diderita kubu Prabowo karena tekniknya yang kurang halus. Dapat saya katakan masalah ini sangat signifikan, malahan saya juga curiga bahwa mereka yang berpura-pura mendukung Prabowo dengan melakukan kampanye hitam sesungguhnyalah yang memainkan peran menjatuhkan simpati publik kepada Prabowo.

Apabila ada yang menuduh Blog I-I munafik dan berat sebelah kepada salah satu calon, itu adalah hak anda sebagai sahabat Blog I-I yang rajin membaca artikel-artikel Blog I-I, dan Blog I-I sangat berterima kasih atas kritikan tersebut. Ke depannya hal ini akan menjadi evaluasi. 

Kemudian bahwa Blog I-I menegaskan ketiadaan hubungan Blog I-I dengan Gerindra adalah semata-mata karena Blog I-I adalah salah satu media alternatif yang pertama menggunakan salam Indonesia Raya dengan menyerukan kebangkitan Indonesia Raya atau The Great Indonesia. Blog I-I terpaksa mengurangi penggunaan salam Indonesia Raya yang secara bergantian dengan Salam dan Salam Intelijen yang selalu digunakan dalam akhir tulisan Blog I-I dahulu.

Akhir kata, ingin saya sampaikan bahwa Blog I-I paham keburukan dan kebaikan para pihak yang bersaing dalam politik nasional Indonesia. Blog I-I hanya mengintervensi sesuatu yang keterlaluan dalam membohongi publik Indonesia. Selain itu, pada saat artikel Blog I-I dipublikasikan tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Namun begitu, seandainya ada yang terasa kurang pas atau janggal, pintu kritik selalu terbuka untuk perbaikan kualitas artikel Blog I-I di kemudian hari.

Blog I-I adalah pengkritik Pemerintahan SBY bahkan beberapa kali menyampaikan kekecewaan kepada kepeminpinan SBY, namun hal itu dilakukan dilakukan atas dasar niat baik untuk perbaikan. Jadi nanti siapapun yang akan menjadi pimpinan nasional Indonesia harus siap menerima kritikan Blog I-I. Dalam hal ini, Blog I-I bukan guardian angel dari eksekutif yang berkuasa di Indonesia. Blog I-I akan menyuarakan jeritan hati dan amanat rakyat Indonesia.

Salam Indonesia Raya
SW

Labels: , , ,

Comments:
Info JOKOWI TERBUKTI KORUPSI
 
saya faham klarifikasi Blog I-I pd konteks masalah pilpres sekarang ini yg sdh menguras energi publik khususnya mayarakat, baik itu pd level atas bahkan pd level akar rumput pun telah terjadi perubahan yg signifikan dlm arti terjadi PHK (putus hubungan keluarga) atau pertemanan. ini bkn sesuatu yg mustahil terjadi di tatanan masyarakat awam.penyebab dari fenomena ini adalah kurangnya pemahaman bangsa ini ttg substansi permasalahan yg sesungguhnya! apakah akar masalah yg menguras energi mrk dpt membuat performa hidup mrk berubah secara instan?... tentu impossible akan bisa merubah performa mrk, saya sdh memberikan sedikit pencerahan bagaiamana kita hrs menyikapi perbedaan pandangan terhadap suksesi pilpres sekarang ini, pra maupun pasca pilpres tsb dgn berbagai intrik" di dlmnya yg mungkin atau pasti berimbas terhadap interaksi sosial di masyarakat apapun konteksnya.
peran saya dlm hal ini kurang menyentuh krn sugesti propaganda yg di lancarkan para kedua kontestan melalui kampanye" yg bernada minor/mayor sdh menyentuh kpd hal" yg bersifat sensitif, di luar hal" yg sensitif ada juga pola pikir dlm menilai sosok kepemimpinan hrs tegas, gagah, dan berani yg di tujukan kpd negara" luar maksudnya negara asing, padahal menilai keberanian seseorang bukan berdasarkan orasi atau retorika negatif dlm artian jika kita ingin berubah hrs berani melawan negara ini atau itu... ini persepsi yg salah kaprah!
 
Saya setuju dengan kalimat "pengungkapan kebohongan publik di pihak prabowo dilakukan dengan teknik yang kurang halus..." entah karena ada agen ganda dalam tim prabowo atau karena mereka terlalu terburu-buru(karena waktu kampanye yg tidak lama) untuk membuat strategi yang bagus untuk "menjual" prabowo supaya lebih dikenal publik, perlu diingat pencitraan pak jokowi berlangsung selama beberapa tahun dan berlangsung massiv sedangkan untuk pak prabowo hanya beberapa bulan saja hingga masa tenang pemilu tiba.

menurut pendapat saya yang awam ini, insya Allah blog i-i bersifat netral, sejak pengurus yang lama hingga berganti dengan pengurus yang baru.

selamat memperingati hari kemerdekaan 17-08-2014.

salam NETRAL
 
Blog II skrg semakin sensitif dan reaktif thd segala isu,berita,dan bahkan-komen pembaca-...menjadi pertanyaan " ke manakah mbah SW yang dulu?"

Pak Raden
 
Memang harus selalu netral, agar visi dan misi Blog I-I jelas, terarah dan tidak berat sebelah, salam
 
Gak ada yang dipilih dong?...
 
Lama sekali tak jumpa, Senopati.
Baru update lagi tampaknya.

Sedang sibuk bertugas di luar? :))
Salam untuk anggota yang lain, Mas.

Bunglon Hitam
 
siapa pun yang menang itu pilihan wakyat,,
 
unemployment : semoga pengajaran informal blog i-i ini berlanjut. sebagai kepedulian kita pada wasantara tercinta nkri. embah SW bijak dalam bertutur ,senioritasnya jelas. yang muda tentunya semangat juangnya masih menggebu ,nalarnya masih ribuan watt terangnya. siapapun orangnya RI1,tetaplah berada pada jalur NKRI. semangat3X sekali merdeka tetap merdeka.
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters