Kepada Sahabat Bunglon Hitam » INTELIJEN INDONESIA

Monday, August 04, 2014

Kepada Sahabat Bunglon Hitam

Terima kasih atas masukan dan komentar baik yang boleh dipublikasikan maupun yang tidak. Mohon maaf bila saya menjawab beberapa rasa ingin tahu anda melalui artikel yang berarti akan dibaca banyak orang. Saya sangat mengapresiasi siapapun warga bangsa Indonesia yang obyektif dan mau meluangkan waktunya untuk lebih teliti dan jauh dari sikap emosional dalam menyikapi isu-isu sensitif keamanan nasional. Adapun keberadaan Blog I-I sejak awalnya kontroversial karena membawa-bawa nama intelijen, namun hakikatnya apa-apa yang dipublikasikan dalam Blog I-I adalah media edukasi bangsa Indonesia, sehingga tidak pernah bermaksud untuk menggurui intelijen resmi, melakukan operasi propaganda, ataupun melakukan klarifikasi-klarifikasi atas polemik yang berkembang di masyarakat. Terlebih untuk mengembangkan operasi intelijen di social media sebagaimana banyak dilakukan oleh lembaga-lembaga intelijen di dunia. Hal itu semua berada dalam ranah bidang tugas intelijen resmi dan bukan Blog I-I yang hanya mengandalkan jaringan relawan yang kadang aktif kadang tidak karena kesibukan masing-masing.

Dalam jawaban ini, walaupun akan terbaca normal tentunya sahabat Bunglon Hitam dapat membaca diantara kata-kata pesan bermakna yang merupakan apresiasi tertinggi yang dapat saya sampaikan, tanpa perlu terjadi penciptaan titik komunikasi nyata karena itu merupakan titik terlemah dalam semua komunikasi intelijen. Hanya mereka yang lama mengikuti Blog I-I yang segera paham bahwa yang terpenting dalam membangun bangsa termasuk membangun ketahanan nasional suatu negara semuanya diawali dari diri kita masing-masing di bidang yang paling kita kuasai masing-masing. Apa artinya menjadi intel apabila pekerjaannya sangat jauh dari idealnya seorang telik sandi yang handal yang bekerja always out front. Akan lebih baik menjadi orang biasa yang memiliki akses informasi yang luar biasa bukan?

Mengenai gagasan untuk menulis berbagai isu yang sahabat Bunglon Hitam sampaikan, Blog I-I juga memiliki berbagai keterbatasan hanya sekedar untuk tetap hidup karena sudah beberapa kali dimatikan pihak-pihak yang membenci atau anti Indonesia. Atau dituduh oleh sesama elemen bangsa Indonesia yang kurang mengerti pentingnya edukasi publik di bidang keamanan nasional. Saya akan menghormati dan sangat mengapresiasi siapapun sahabat Blog I-I yang concern dan mau berkontribusi dalam membangun pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu keamanan. Khususnya terkait dengan terorisme, lelah dan sedih rasanya melihat saudara-saudara kita terjebak dalam jebakan konflik geopolitik internasional dan kawasan baik dalam wujud terorisme global maupun ideologi radikal. Sebuah ketidakberdayaan dalam menghadapi kekuatan kapitalisme, liberalisme, dan dominasi kecintaan dunia umat manusia. Sementara mereka yang merasa berjuang dengan jihad tanpa sadar berada dibawah kendali kekuatan yang juga mengabdi untuk urusan duniawi. Namun demikianlah manusia, hanya hidup dari satu kesan kepada kesan lainnya, dari satu persepsi kepada persepsi lainnya, dari satu gambaran kepada gambaran lainnya. Manusia yang mampu hidup dalam multidimensi yang melihat kenyataan dunia bagaikan ahli sufi yang sudah tersingkap hijabnya.

Demikian tegur sapa saya untuk sahabat Bunglon Hitam, semoga tidak bosan-bosannya berinteraksi dan berkontribusi demi kemajuan Indonesia yang bermoral.

Salam
Senopati Wirang

Labels:

Comments:
saya mencoba memahami makna dari artikel ini saja, adapun maksud dan tujuan artikel ini hak setiap individu utk menilai.
apa yg di jadikan rujukan dlm penamaan atau identitas pengunjung blog ini dgn sebutan "BUNGLON HITAM." sebenarnya ada kesamaan kaitan dgn pemilik blog ini, dlm arti situasional. adapun hak sbg pengunjung Blog antara lain sesuai disiplin metode analisis yg di gunakan, pemindaian artikel - artikel sebelum"nya ttg isu" nasional dan internasional, oleh krn itulah kiranya adanya labeling tsb, jika sebaiknya secara arif dan bijak dari sudut pandang pemaknaan kalimat keseluruhan, pemilik Blog sepatutnya utk terlebih dulu menjabarkan secara terperinci kronologi penamaan kata BUNGLON dan HITAM, utk apa? tentu diharapkan pemilik Blog berjiwa besar mengakui bahwa pemahaman pengunjung Blog ini di dlm membaca setiap keadaan tdk asal"an! "tanpa mengurangi rasa hormat",selanjutnya saya ingin berbagi hipotesa analisis sbg dasarnya yaitu data" sbg kelengkapan utk dpt menambah profesionalisme sbg bahan penilaian artikel. bagi saya definisi kata BUNGLON sdh tdk asing lagi di ranah para pengguna sosial media di internet utk itu saya tdk akan menguraikanya! alhasil, sesuai atau pun keinginan dari pemilik Blog utk menambahkan kata HITAM sesudah BUNGLON, menurut saya kata" itu bisa di persepsikan sebuah ajakan atau panggilan bersifat moralitas. dlm hal ini panggilan moralitas tsb menjawab aktifitas seseorang dlm konteks perbuatan yg dilakukan, baik legal maupun ilegal. ringkasnya saya percaya para BUNGLON yg diduga atau di tengarai berkedok "hitam" sdh dapat menarik benang merah apa" yg bisa di jadikan petunjuk,yg mendasari pemilik Blog ini,menamakan pengunjung Blog sbg "BUNGLON HITAM" seperti lazimnya prosedur dlm mencari informasi utk mengetahui berbagai hal, adapun dlm hal ini sgt jelas bisa di tebak tlh menggunakan teknik" khusus yg biasa digunakan institusi intelijen berupa penyelidikan, penggalangan, dan pengamanan. ketiga faktor tsb adalah cara" yg paling efektif dlm mencari, mengumpulkan, bahan sbg data bagaimana hal ihwal keberadaan target operasi. saya membaca utk mengetahui label HITAM mustahil tnp ketiga faktor tsb, bhs sederhananya BUNGLON HITAM sdh di kenal dan di jadikan sbg acuan dari opsi" yg lain. semoga apa yg saya ketahui bisa memberikan sedikit gambaran. HITAM dan PUTIH sejatinya adalah sebuah warna yg setara...
 
Post a Comment

Links to this post:

Create a Link



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?


blog-indonesia.com



PageRank

Flag sejak Agustus 2009 free counters